• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Dukung Pesantren Obah, FISIP Undip Dorong Santri Kejar Pendidikan hingga Luar Negeri

Redaksi by Redaksi
Oktober 23, 2025
in Regional
0
Dukung Pesantren Obah, FISIP Undip Dorong Santri Kejar Pendidikan hingga Luar Negeri

FISIP Undip menggelar kegiatan pengabdian internasional di Pesantren Al Kamal, Kebumen. Foto: Humas Jateng

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, SEMARANG – Mendukung program Pesantren Obah, salah satu program andalan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), untuk memberangkatkan santri kuliah ke luar negeri melalui beasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (FISIP Undip), kembali menunjukkan komitmennya dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Yakni melalui kegiatan pengabdian internasional di berbagai lembaga pendidikan keagamaan di Jawa Tengah. Salah satu kegiatan terbaru dilaksanakan di Pesantren Al Kamal, Kebumen, Jawa Tengah.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pengabdian internasional sebelumnya yang digelar di MTsN 3 Tegal, yang diikuti oleh lebih dari 600 siswa dan 20 guru. Di Pesantren Al Kamal, kegiatan serupa melibatkan 160 peserta yang terdiri dari para siswa MA, SMK, MTs, serta para guru di lingkungan pesantren.

Baca juga: Taj Yasin Puji Pemkab Kudus Bebaskan Izin PBG dan SLF untuk Pesantren

Dalam kegiatan ini, FISIP Undip menghadirkan pembicara utama Nor Ismah dari National University of Singapore. Nor Ismah berbagi pandangan terkait pentingnya kesetaraan gender dan peran pendidikan tinggi dalam menciptakan peluang yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya perempuan di lingkungan pendidikan keagamaan.

Selain itu, dosen FISIP Undip, Nuriyatul Lailiyah, turut hadir sebagai pembicara. Ia menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak siswa dan santri untuk tidak ragu mengejar pendidikan setinggi-tingginya.

“Semangat pengabdian ini sejalan dengan visi Undip untuk terus memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Seluruh pembicara juga mendorong para santri untuk memiliki semangat studi di luar negeri baik di wilayah Timur Tengah, Eropa, Amerika, Australia, maupun Asia. Keberadaan santri di luar negeri selain di Timur Tengah juga sangat diharapkan untuk berdakwah terkait Islam Moderat sekaligus menjadi pengajar bagi diaspora.

Antusiasme para peserta, baik di MTsN 3 Tegal maupun di Pesantren Al Kamal, terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang aktif selama sesi berlangsung. Hal ini mencerminkan tingginya semangat para siswa dan santri dari lembaga pendidikan keagamaan untuk terus belajar dan berkembang, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan.

Nuriyatul Lailiyah menambahkan, melalui pengabdian internasional ini, FISIP Undip tidak hanya menyebarkan nilai-nilai SDGs terkait pendidikan berkualitas dan kesetaraan gender. Tetapi juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan keagamaan dalam mencetak generasi yang unggul, inklusif, dan berdaya saing tinggi.

Wahid Abdulrahman, anggota Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jawa Tengah, yang hadir dalam forum ini menyampaikan dukungan konkret dari Pemerintah Provinsi Jateng dalam bentuk beasiswa bagi para santri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Pak Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) memiliki komitmen kuat terhadap peningkatan kualitas santri dan pesantren dengan berbagai program yang dikemas dalam “Pesantren Obah”. Di dalamnya ada program beasiswa untuk santri dan pengasuh pesantren bisa kuliah ke luar negeri,” kata Wahid.

Sebagai informasi, program beasiswa tersebut berlaku tahun 2026. Sudah diluncurkan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen saat peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Kudus, Selasa, (21/10/2025).

Baca juga: Gubernur Luthfi Luncurkan Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren

Jenis program beasiswa yang diberikan, antara lain beasiswa S1 dalam negeri berupa biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester 1-8 di universitas yang ada di Jawa Tengah, meliputi bidang kedokteran, pertanian, sains, teknologi, teknik, matematika, dan keislaman.

Lalu, beasiswa pendidikan vokasi dan S1 luar negeri bidang saintek. Negara tujuannya antara lain Turki, India, Jepang, Korea Selatan, dan China. Selanjutnya, terdapat beasiswa S1 luar negeri untuk double degree bidang sains dan teknologi serta S1 luar negeri bidang keislaman. Kemudian, beasiswa S2 dalam negeri untuk bidang keislaman, humaniora, dan saint.

“Beasiswa tidak hanya dilakukan kepada pendidikan formal di dalam negeri tetapi termasuk di luar negeri. Dengan program yang namanya Pesantren Obah, 5.570 pesantren di Jawa Tengah akan kita openi,”ucap Gubernur. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: beasiswa
Previous Post

Kamboja-Jateng Jajaki Kerja Sama Sektor Pendidikan hingga Pertanian

Next Post

Atasi Banjir di Semarang, BPBD Jateng Kerahkan Mobil Pump

Redaksi

Redaksi

Next Post
Atasi Banjir di Semarang, BPBD Jateng Kerahkan Mobil Pump

Atasi Banjir di Semarang, BPBD Jateng Kerahkan Mobil Pump

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

4
Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

3
Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

September 6, 2026
Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

September 5, 2026
Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

September 5, 2026
Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

September 5, 2026

Recent News

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

September 6, 2026
Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

September 5, 2026
Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

September 5, 2026
Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

September 5, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com