• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Pakai Pupuk Eceng Gondok, Petani Pati Berhasil Panen 10 Ton dalam 1 Hektare

Redaksi by Redaksi
Juli 7, 2025
in Regional
0
Pakai Pupuk Eceng Gondok, Petani Pati Berhasil Panen 10 Ton dalam 1 Hektare

Warga Desa Jambean Kidul, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, sedang memanen padi di sawah. Foto: Linikata/LK2

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Petani Desa Jambean Kidul, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Kamelan, berhasil memanen 10 ton gabah dari satu hektare lahan setelah memakai pupuk eceng gondok.

Hasil itu diketahui saat Kamelan melakukan ubinan, Minggu (6/7/2025). Dari uji coba didapati hasil 6,8 kilogram sehingga diperkirakan hasilnya mencapai 10,880 ton per hektare

“Untuk penghitungan pasti kami lakukan saat dikeringkan. Namun melihat hasil ubinan lebih dari 10 ton,” ucap Kamelan.

Baca juga: Krompyongan: Cara Unik Petani Desa Wuwur Pati Basmi Hama Tikus

Dia menyebut pupuk eceng gondok utu merupakan hasil pendampingan komunitas Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampi Sawan) dan Serikat Petani Pati. Menurutnya, Jampi Sawan banyak memberikan pendampingan dalam sawah percontohan yang digarap di Desa Jambean Kidul. Selain itu, Serikat Petani Pati juga banyak membantu.

“Di antaranya kami memakai pupuk produksi dari Jampi Sawan memang ada penghematan di biaya produksi. Pupuk dari eceng gondok itu meningkatkan hasil panen selain itu menyuburkan tanah dan pupuknya lebih ramah lingkungan dari pada kimia,” imbuhnya.

Dia menyebut, dari hasil demplot diketahui produksi padi miliknya bisa naik di atas 15 persen bila dibandingkan pupuk kimia murni.

“Dari biaya operasionalnya sendiri hemat antara 10 hingga 20 persen dibandingkan pakai pupuk kimia,” ujarnya.

Formulator Divisi Pupuk Komunitas Jampi Sawan, Ali Mustofa, mengatakan, sawah yang menjadi percontohan itu diterapkan asam humat atau sejenis pupuk untuk menutrisi. Pupuk itu memproduksi unsur harapan sekaligus mengikat unsur hara yang ada di dalam tanah agar tidak larut terbawa air.

“Bahan dasarnya dari eceng gondok yang kami ambil dari sungai Juwana. Di mana eceng gondok itu saat ini cukup mengganggu nelayan. Diproses jadi asam humat padat dan cair,” imbuhnya.

Baca juga: Tikus Jadi Mimpi Buruk Petani Pati: Disetrum, Diobat, Diplastik Masih Ada

Selain membuat subur, Ali menyebut pupuk itu membuat nutrisi melimpah lantaran ada mikroba baik, sehingga dapat meningkatkan produktivitas padi yang sedang ditanam.

“Biaya untuk tanaman juga rendah. Karena tahan dari penyakit jadi tak perlu banyak obat,” imbuhnya.

Ali menyebut telah membuat formalisasi dalam menanam padi, yakni saat musim tanam dia akan memakai micro bakteri.

“Jadi jerami yang ada di sawah dapat diurai dengan cepat sehingga jadi pupuk juga. Kemudian diberi asam humat cair untuk memproduksi unsur hara berlimpah. Langkah ketiga diberi asam amino yang juga produksi Jampi Sawan untuk ketahanan penyakit membuat batangnya kuat,” imbuhnya. (LK2)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Petani Pati
Previous Post

Puncak Buka Luwur Sunan Kudus, Ribuan Warga Berdesakan Antre Nasi Jangkrik

Next Post

Kebijakan Sudewo Lima Hari Sekolah Dipastikan Mulai Berlaku Pekan Depan

Redaksi

Redaksi

Next Post
Kebijakan Sudewo Lima Hari Sekolah Dipastikan Mulai Berlaku Pekan Depan

Kebijakan Sudewo Lima Hari Sekolah Dipastikan Mulai Berlaku Pekan Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Ekonomi Lesu, Pedagang Minta Pemkab Tak Tergesa Revitalisasi Pasar Rembang

Ekonomi Lesu, Pedagang Minta Pemkab Tak Tergesa Revitalisasi Pasar Rembang

Juni 16, 2026
Kandang Kambing di Undaan Kudus Terbakar, 23 Ekor Ternak Mati

Kandang Kambing di Undaan Kudus Terbakar, 23 Ekor Ternak Mati

Juni 16, 2026
Sound Horeg Terbakar saat Malam Satu Suro di Pasucen Pati

Sound Horeg Terbakar saat Malam Satu Suro di Pasucen Pati

Juni 16, 2026
Kalah 3 Kali dari 4 Pertandingan, Persipa Juru Kunci Grup A Liga Nusantara

Persipa Diduga Terlibat Pengaturan Skor Demi Hindari Degradasi, Safin Bantah Keras

Juni 15, 2026

Recent News

Ekonomi Lesu, Pedagang Minta Pemkab Tak Tergesa Revitalisasi Pasar Rembang

Ekonomi Lesu, Pedagang Minta Pemkab Tak Tergesa Revitalisasi Pasar Rembang

Juni 16, 2026
Kandang Kambing di Undaan Kudus Terbakar, 23 Ekor Ternak Mati

Kandang Kambing di Undaan Kudus Terbakar, 23 Ekor Ternak Mati

Juni 16, 2026
Sound Horeg Terbakar saat Malam Satu Suro di Pasucen Pati

Sound Horeg Terbakar saat Malam Satu Suro di Pasucen Pati

Juni 16, 2026
Kalah 3 Kali dari 4 Pertandingan, Persipa Juru Kunci Grup A Liga Nusantara

Persipa Diduga Terlibat Pengaturan Skor Demi Hindari Degradasi, Safin Bantah Keras

Juni 15, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com