• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Grobogan Penyangga Pangan Jateng dan Nasional, Gus Yasin: Stop Alih Fungsi Lahan

Redaksi by Redaksi
Juli 4, 2025
in Regional
0
Grobogan Penyangga Pangan Jateng dan Nasional, Gus Yasin: Stop Alih Fungsi Lahan

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menyapa petani esa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Jumat (4/7/2025). Foto: Linikata/LK5

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, GROBOGAN – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan pentingnya menjaga lahan pertanian di Kabupaten Grobogan agar tidak dialihfungsikan.

Hal itu disampaikan di tengah upaya pemulihan pascabencana banjir yang merusak ratusan hektare lahan pertanian di wilayah tersebut.

“Kabupaten ini menyumbang hampir 10 persen dari kontribusi pangan Jawa Tengah. Maka lahan pertanian yang sudah masuk Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) harus kita pertahankan. Tidak boleh dialihfungsikan,” tegas Gus Yasin saat menyerahkan bantuan benih padi di Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Jumat (4/7/2025).

Baca juga: Pakai Padi Varietas M70D dan Inpari, Hasil Panen di Jepon Blora Meningkat

Menurutnya, tantangan ketahanan pangan semakin kompleks seiring perubahan iklim dan maraknya alih fungsi lahan. Karena itu, perlindungan terhadap lahan produktif menjadi bagian dari upaya strategis untuk menjaga kedaulatan pangan nasional.

“Panjenengan semua adalah pahlawan pangan Indonesia. Menjaga lahan dan hasil panen adalah bagian dari perjuangan kita bersama,” tambahnya.

Bantuan dari Pemprov Jateng, Kementerian Pertanian, Pemkab Grobogan, dan Bank Indonesia itu berupa 13.625 kilogram benih padi untuk lahan 545 hektare yang dibagikan kepada 16 kelompok tani.

Selain itu, ada mesin pompa air, alat transplater, dan 28 unit Rumah Burung Hantu (Rubuha) untuk pengendalian hama.

Bupati Grobogan, Setyo Hadi, menjelaskan, banjir yang terjadi pada Mei 2025 mengakibatkan 373 hektare sawah puso dan merendam 439 rumah warga.

“Bantuan ini bukan hanya dukungan moril, tapi harapan nyata untuk bangkit demi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Baca juga: Resah Padi Diserang Hama Bertubi-tubi, Petani Pati: Ruginya Banyak Sekali

Setyo Hadi juga menegaskan komitmen Pemkab dalam menjaga potensi pertanian Grobogan yang mencapai 124 ribu hektare dengan komoditas unggulan padi, jagung, kedelai, bawang merah, pisang, tebu, dan tembakau.

Kepala Dinas Pertanian Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, menambahkan, Grobogan bersama Demak menjadi titik strategis dalam program peningkatan produksi pangan nasional.

“Swasembada pangan adalah bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo. Grobogan punya peran besar dalam mewujudkannya,” kata dia. (LK5)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Taj Yasin MaimoenWakil Gubernur Jateng
Previous Post

Siap-siap, Peserta PBI JK Bisa Kembali Aktif di Rembang

Next Post

Bendung Karet Disebut Jadi Biang Kerok Sungai Silugonggo Dipenuhi Eceng Gondok

Redaksi

Redaksi

Next Post
Bendung Karet Disebut Jadi Biang Kerok Sungai Silugonggo Dipenuhi Eceng Gondok

Bendung Karet Disebut Jadi Biang Kerok Sungai Silugonggo Dipenuhi Eceng Gondok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

4
Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

3
Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

September 6, 2026
Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

September 5, 2026
Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

September 5, 2026
Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

September 5, 2026

Recent News

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

September 6, 2026
Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

September 5, 2026
Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

September 5, 2026
Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

September 5, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com