• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Obat ARV Diganti, Ratusan ODHA di Pati Disebut Alami Mual hingga Gatal-Gatal

Redaksi by Redaksi
Juni 30, 2025
in Regional
0
Obat ARV Diganti, Ratusan ODHA di Pati Disebut Alami Mual hingga Gatal-Gatal

Koordinator Rumah Matahari Pati, Ari Subekti menunjukkan obat ARV yag baru. Foto: Linikata/LK1

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Para pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Pati disebut terkena efek samping penggantian obat Antiretroviral (ARV). Menurut laporan Rumah Matahari Pati, mereka mengalami mual hingga gatal-gatal.

Koordinator Rumah Matahari Pati, Ari Subekti mengungkapkan, saat ini pihaknya mendampingi 550 Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Ia menyebut, hampir semua ODHA tersebut terkena efek samping pergantian obat ARV.

Ari menjelaskan, ada tiga kombinasi obat yang dikonsumsi ODHA. Semula obatnya berjenis Tenofovir, Lamivudine, dan Dolutegravir (TLD). Namun obat tersebut kini diganti menjadi Tenofovir, Lamivudine, Efavirenz (TLE).

“Yang menjadi kegelisahan teman-teman itu ada pergantian obat dari TLD menjadi TLE,” ungkapnya, Sabtu (29/6/2025).

Baca juga: Hampir Seribu Warga Pati Terkena HIV/AIDS

Menurutnya, ada bermacam efek samping yang dirasakan ODHA di Kabupaten Pati akibat pergantian satu salah jenis obat itu, dari mulai mual hingga gatal-gatal.

“Pergantian obat ini ternyata untuk teman-teman ini membuat efek samping yang cukup berat. Seperti mual, muntah, pusing, sampai ruam dan gatal,” ucapnya.

Ia menyebut, pergantian obat ini terjadi awal Juni 2025 ini. Pihaknya juga tidak mengetahui alasan pasti adanya pergantian obat tersebut.

“Sebelumnya tidak ada sosialisasi pergantian, kemudian tiba-tiba ketika teman-teman mengambil obat itu diganti. Alasannya stok di pemerintah sedang kosong,” bebernya.

Baca juga: Bupati Pati Alokasikan Rp42,5 Miliar untuk Renovasi RSUD RAA Soewondo

Pihaknya pun mengeluhkan adanya pergantian obat ini. Pasalnya, hal ini berdampak terhadap kondisi kesehatan para ODHA yang mengonsumsi obat baru ini.

“Itu dikeluhkan mereka karena setelah minum obat ini tidak bisa beraktivitas secara normal. Jadi lebih kecapekan, karena pusing itu tidak bisa bekerja dan lain-lain. Meskipun setiap orang tidak sama efek sampingnya, ada cenderung berat sampai kemudian tidak bisa beraktivitas, ada juga ringan masih bisa beraktivitas tetapi tidak bisa seratus persen,” pungkasnya. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

 

 

 

 

 

 

Tags: HIV
Previous Post

Warga Pesagi Kesulitan Air saat Kemarau, Polresta Pati Bantu Sumur Bor

Next Post

Jengah Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga 2 Desa di Gembong Swadaya Perbaiki Sendiri

Redaksi

Redaksi

Next Post
Jengah Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga 2 Desa di Gembong Swadaya Perbaiki Sendiri

Jengah Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga 2 Desa di Gembong Swadaya Perbaiki Sendiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

4
Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

3
Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

September 6, 2026
Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

September 5, 2026
Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

September 5, 2026
Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

September 5, 2026

Recent News

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

September 6, 2026
Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

September 5, 2026
Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

September 5, 2026
Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

September 5, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com