• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Wisata

Nikmatnya Kopi Peninggalan Belanda di Pegunungan Muria Pati

Redaksi by Redaksi
Juni 14, 2025
in Wisata
0
Nikmatnya Kopi Peninggalan Belanda di Pegunungan Muria Pati

Pengunjung menikmatai waktu di Agrowisata Kebun Jollong. Foto: Linikata/LK7

0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Menikmati liburan ke tempat wisata di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ada rekomendasi wisata yang menarik sambil menikmati kopi.

Salah satunya dengan merasakan kopi peninggalan Belanda, sambil menikmati kesejukan Pegunungan Muria.

Rekomendasi tersebut yaitu Agrowisata Kebun Jollong, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong. Di tempat wisata tersebut, biji kopi yang ditaruh di wadah dipajang dan menarik perhatian pengunjung.

Baca juga: Menyantap Kuliner Tambak Khas Pati

Tidak hanya itu saja, di sisi yang lain ada peralatan tradisional untuk memproses kopi,  hingga siap diseduh dan dinikmati.

Kopi tersebut dikelola oleh PTPN I Regional III Kebun Jollong yang merupakan peninggalan Belanda sejak 1895.

Kebun kopi yang dikelola Belanda saat itu, mencapai 527 hektare yang berada di pegunungan Muria Kabupaten Pati. Saat ini, pengunjung banyak yang tertarik menikmati kopi jenis robusta, peninggalan Belanda tersebut.

Apalagi, menikmati kopi panas, dengan suasana sejuk dan segar Pegunungan Muria tentu sangatlah menarik.

Salah seorang pengunjung Heri, mengaku memilih berlibur di Wisata Agro Jollong, lantaran cocok untuk bersantai sambil menikmati panasnya kopi.

“Suasananya adem serta bisa melihat salah satu puncak Gunung Muria, sangatlah mengasyikkan sambil menikmati kopi,” ungkapnya.

Menurutnya, kopi robusta peninggalan Belanda  yang berada di pegunungan Muria punya rasa yang khas walaupun sedikit pahit.

“Kopi robusta cenderung pahit jika dibandihgkan dengan arabika. Justru sensasi pahitnya yang membuat ketagihan,” ucapnya.

Baca juga: Wajib Dicoba, Kuliner Segar Ikan Laut Barakuda yang Dimasak Pindang Srani di Kudus 

Asisten Kepala PTPN I Regional III Kebun Jollong, Putut Widdwiantoro, mengatakan, pengunjung banyak yang tertarik mencicipi kopi peninggalan Belanda.

“Suasana adem sangat cocok untuk bersantai, sambil ngopi dengan pemandangan bukit dan puncak Muria. Untuk harga secangkir kopi,  juga sangat terjangkau di kantong,” katanya.

Ditambahkan Putut, tiket masuk Agro Wisata Jollong  sangat terjangkau, hanya Rp10 ribu untuk satu orang. Bagaimana anda tertarik menikmati kopi peninggalan Belanda. (LK7)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: JollongWisata Pati
Previous Post

Pemprov Jateng Terjunkan 4 Pompa Air untuk Kurangi Banjir Rob di Pantura Demak

Next Post

Lestari Moerdijat Terima Penghargaan Pemberi Beasiswa KIP Kuliah Terbanyak

Redaksi

Redaksi

Next Post
Lestari Moerdijat Terima Penghargaan Pemberi Beasiswa KIP Kuliah Terbanyak

Lestari Moerdijat Terima Penghargaan Pemberi Beasiswa KIP Kuliah Terbanyak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

4
Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

3
Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

September 6, 2026
Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

September 5, 2026
Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

September 5, 2026
Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

September 5, 2026

Recent News

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

September 6, 2026
Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

September 5, 2026
Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

September 5, 2026
Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

September 5, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com