LINIKATA.COM, KUDUS – Halaman Pendapa Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mendadak berubah wajah. Tidak ada kesan kaku khas kantor pemerintahan. Sejak Jumat (12/6/2026), area pusat pemerintahan tersebut disulap menjadi lapangan sepak bola mini (mini soccer) hijau yang semarak. Langkah unik ini diambil Pemerintah Kabupaten Kudus untuk menyambut demam Piala Dunia 2026 di Kabupaten Kudus.
Dua gawang mini dan deretan bola sepak kini tersaji di sana. Fasilitas ini sengaja disediakan gratis bagi siapa saja yang ingin menendang si kulit bundar. Anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias memanfaatkan ruang publik baru ini untuk sekadar melepas penat atau berolahraga sore.
Bupati Kudus, Samani Intakoris, menegaskan bahwa Pendapa Kabupaten adalah ruang terbuka milik seluruh warga Kudus. Mengingat sepak bola adalah olahraga sejuta umat, ia ingin masyarakat merasakan langsung atmosfer pesta bola dunia di rumah mereka sendiri.
“Pendapa Kudus ini milik rakyat, jadi semua masyarakat boleh memanfaatkannya. Di sini suasananya enak, sudah disediakan bola dan gawang untuk bermain bersama,” ujar Samani dengan penuh semangat.
Baca juga: Plt Bupati Pati Jagokan Spanyol di Piala Dunia, Jagoanmu Apa?
Alun-Alun Simpang 7 Kudus Siap Diguncang Nobar “Sareng-Sareng Begadang”
Kemeriahan tidak berhenti di halaman pendapa. Akhir pekan ini, Alun-Alun Simpang 7 Kudus siap diguncang oleh riuh suporter lewat agenda nonton bareng (nobar) akbar bertajuk “Sareng-Sareng Begadang”. Acara nonton bersama laga Piala Dunia 2026 ini akan digelar selama dua hari berturut-turut, yakni Sabtu (13/6/2026) dan Minggu (14/6/2026).
Menariknya, nobar ini tidak sekadar menjadi panggung hiburan. Pemkab Kudus merangkul TVRI dan pihak swasta, termasuk PT Sukun, untuk menyulap area nobar menjadi pasar rakyat. Puluhan pelaku UMKM lokal dilibatkan untuk menjajakan kuliner dan produk kreatif mereka di Kabupaten Kudus.
Samani berharap lewat kolaborasi ini, gairah Piala Dunia bisa menular menjadi stimulus positif bagi roda perekonomian daerah. Kehadiran penonton yang memadati alun-alun menjadi peluang besar bagi para pedagang kecil untuk mendulang untung.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, termasuk dari PT Sukun. Nobar ini menjadi ajang hiburan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama UMKM di Kudus,” jelasnya.
Baca juga: Sam’ani Instruksikan OPD Pemkab Kudus Percepat Lelang Proyek Fisik
Bupati Samani Berharap Talenta Lokal Kudus Terinspirasi
Di balik kemeriahan tersebut, terselip harapan besar dari orang nomor satu di Kudus ini. Samani mengingatkan warga yang hadir untuk tetap menjaga ketertiban dan menjadi penonton yang bijak. Ia ingin turnamen akbar ini menjadi inspirasi dan pemantik motivasi bagi talenta muda lokal.
“Menjadi penonton yang bijak dan baik. Kita pelajari, mungkin saja nanti kita (Kudus) bisa berkiprah di Piala Dunia,” pungkas Samani optimis. (LK9)
Editor: Ahmad Muhlisin















