LINIKATA.COM, PATI – Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Desa Mojolawaran, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Rabu (8/4/2026). Insiden yang terjadi di lingkungan RT 002/RW 001 tersebut menghanguskan kediaman milik Ahmad Syaeun (39) hingga mengakibatkan kerugian materi yang cukup besar.
Kasi Damkar Satpol PP Kabupaten Pati, Wahyu Widyatmoko, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kejadian tersebut menjelang siang hari. ”Pos Damkar pati menerima laporan pada pukul 10.22 WIB,” ujar Wahyu.
Kobaran api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat api sudah membesar dari bangunan rumah korban. Masyarakat setempat sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum bantuan dari tim pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.
Baca juga: DPRD Pati Godok Revisi Perda Karaoke dan PKL, Aturan Zona Merah Bakal Berubah?
Guna menangani amukan si jago merah, sebanyak tiga armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, yang terdiri dari satu unit mobil pemadam dari Pos Kayen dan dua unit dari Pos Pati. Sebanyak delapan personel Damkar Satpol PP bersama aparat TNI/Polri dan warga bahu-membahu melakukan proses pemadaman.
”Armada yang digunakan sebanyak 3 armada. Terdiri 1 unit mobil pemadam Pos Kayen dan 2 unit mobil pemadam Pos Pati,” ungkap Wahyu menjelaskan rincian personel dan alat yang diterjunkan.
Api baru berhasil dijinakkan secara total pada pukul 11.46 WIB setelah petugas berjibaku selama lebih dari satu jam. Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian ekonomi yang diderita pemilik rumah ditaksir mencapai lebih dari Rp158 juta.
Baca juga: Dicuri saat Subuh, Motor Warga Bajomulyo Pati Ditemukan Warga di Semak-Semak
”Tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian rumah sekitar Rp 150 juta dan uang tunai sekitar Rp 8 juta. Selain itu, sound system dan sejumlah alat perkabelan ikut ludes terbakar,” tandas Wahyu mengenai rincian kerugian yang dialami korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari kegagalan sistem kelistrikan. Pihak pemadam kebakaran mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan instalasi listrik di rumah masing-masing menggunakan standar yang aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin















