• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home UMKM Ekonomi

Stok Terbatas, Harga Garam di Pati Meroket Capai Rp2.200 Sekilo

Redaksi by Redaksi
Oktober 21, 2025
in Ekonomi
0
Harga Garam Tinggi, tapi Hasil Panen di Pati Malah Turun Drastis 

Petani garam sedang memanen garam di lahannya. Foto: Linikata/LK1

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Musim kemarau basah berimbas pada minimnya hasil produksi para petani garam di Kabupaten Pati. Kondisi ini menyebabkan harganya meroket hingga mencapai Rp2.200 per kilogram di tingkat petani.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, Hadi Santosa, menyebut, lonjakan harga tersebut terjadi sejak satu pekan terakhir. Biasanya, harga garam di tingkat petani hanya berkisar antara Rp1.000 hingga Rp1.700 per kilogram.

“Sepekan terakhir harga garam berada di kisaran Rp2.000 sampai Rp2.200 per kilogram,” ungkap Hadi saat dihubungi awak media, Senin (20/10/2025).

Baca juga: Harga Garam Tinggi, tapi Hasil Panen di Pati Malah Turun Drastis 

Menurut dia, cuaca menjadi salah satu faktor yang turut mempengaruhi harga. Meskipun saat ini masih musim kemarau, intensitas hujan yang cukup tinggi membuat stok garam di lapangan berkurang.

Selain itu, lonjakan harga juga terjadi akibat meningkatnya permintaan pasar, baik dari dalam maupun luar daerah. Produk garam asal Pati banyak dibutuhkan untuk industri makanan, tekstil, hingga pakan ternak.

“Penyebab harga tinggi karena permintaan dan juga cuaca. Walaupun kemarau, tapi intensitas hujan juga cukup tinggi,” jelasnya.

Dengan kenaikan ini, lanjut dia, banyak petani garam yang kini mulai menikmati hasil jerih payahnya setelah berbulan-bulan bergelut dengan cuaca tak menentu.

“Kebutuhan meningkat, jadi para petani garam sampai memproduksi secara cepat. Itu bagus,” beber dia.

Meski begitu, pihaknya juga mengingatkan bahwa harga garam bersifat fluktuatif. Karena itu, ia meminta para petani tetap menjaga kualitas meski tengah menikmati harga tinggi.

“Kami belum bisa memprediksi karena harga garam cepat berubah. Saya minta petani tetap memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya tanpa mengurangi sisi kualitas,” pesannya.

Soal kemungkinan harga garam kembali turun, Hadi berharap penurunannya tidak terlalu tajam agar petani tidak kembali merugi.

Baca juga: Pati Punya Pabrik Garam Industri, Bisa Jadi Solusi Tak Lagi Impor

“Semoga kalau turun tidak terlalu banyak, jadi petani garam masih punya keuntungan,” pungkasnya.

Tahun ini, lanjut dia, DKP Kabupaten Pati menargetkan produksi garam mencapai 300 ribu ton. Hadi menekankan pentingnya peningkatan kualitas garam agar bisa diserap pasar industri besar.

“Saya dorong teman-teman petani meningkatkan kualitas. Garam Pati sebagian besar masih untuk konsumsi, padahal kalau bisa masuk industri, untungnya jauh lebih besar,” ujarnya. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Harga GaramPati
Previous Post

Taj Yasin Puji Pemkab Kudus Bebaskan Izin PBG dan SLF untuk Pesantren

Next Post

Pengaspalan Halaman Pasar Puri Pati Akan Habiskan Hampir Rp1 Miliar

Redaksi

Redaksi

Next Post
Pengaspalan Halaman Pasar Puri Pati Akan Habiskan Hampir Rp1 Miliar

Pengaspalan Halaman Pasar Puri Pati Akan Habiskan Hampir Rp1 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Tahun Baru Islam, Jateng-DIY Dapat Tambahan 1,3 Juta Elpiji 3 Kg

Tahun Baru Islam, Jateng-DIY Dapat Tambahan 1,3 Juta Elpiji 3 Kg

Juni 16, 2026
Hallo Buket Pati, Tempat Berburu Kado Unik Mulai Rp15 Ribuan

Hallo Buket Pati, Tempat Berburu Kado Unik Mulai Rp15 Ribuan

Juni 16, 2026
Ekonomi Lesu, Pedagang Minta Pemkab Tak Tergesa Revitalisasi Pasar Rembang

Ekonomi Lesu, Pedagang Minta Pemkab Tak Tergesa Revitalisasi Pasar Rembang

Juni 16, 2026
Kandang Kambing di Undaan Kudus Terbakar, 23 Ekor Ternak Mati

Kandang Kambing di Undaan Kudus Terbakar, 23 Ekor Ternak Mati

Juni 16, 2026

Recent News

Tahun Baru Islam, Jateng-DIY Dapat Tambahan 1,3 Juta Elpiji 3 Kg

Tahun Baru Islam, Jateng-DIY Dapat Tambahan 1,3 Juta Elpiji 3 Kg

Juni 16, 2026
Hallo Buket Pati, Tempat Berburu Kado Unik Mulai Rp15 Ribuan

Hallo Buket Pati, Tempat Berburu Kado Unik Mulai Rp15 Ribuan

Juni 16, 2026
Ekonomi Lesu, Pedagang Minta Pemkab Tak Tergesa Revitalisasi Pasar Rembang

Ekonomi Lesu, Pedagang Minta Pemkab Tak Tergesa Revitalisasi Pasar Rembang

Juni 16, 2026
Kandang Kambing di Undaan Kudus Terbakar, 23 Ekor Ternak Mati

Kandang Kambing di Undaan Kudus Terbakar, 23 Ekor Ternak Mati

Juni 16, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com