• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Harga Garam Tinggi, tapi Hasil Panen di Pati Malah Turun Drastis 

Redaksi by Redaksi
September 27, 2025
in Regional
0
Harga Garam Tinggi, tapi Hasil Panen di Pati Malah Turun Drastis 

Petani garam sedang memanen garam di lahannya. Foto: Linikata/LK1

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Harga garam di Kabupaten Pati naik tinggi mencapai Rp1.500 per kilogram di tingkat petani. Namun, kondisi ini tidak menguntungkan para petani karena mereka kesulitan produksi di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Pengelola Ekosistem Laut dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, Triana Shinta Dewi, mengatakan, harga garam di tingkat petani mengalami fluktuasi dari hari ke hari. Saat ini, harga garam berkisar Rp1.300 hingga Rp1.500 per kilogram.

“Untuk saat ini harganya di kisaran Rp1.300–Rp1.500 per kilogram. Itu harga di tingkat petani, belum termasuk biaya angkut. Kalau sudah sampai ke pasar atau pengepul, harganya bisa lebih dari Rp1.500,” jelasnya saat ditemui di kantornya, Selasa (23/9/2025).

Baca juga: Pati Punya Pabrik Garam Industri, Bisa Jadi Solusi Tak Lagi Impor

Menurutnya, harga garam bisa berubah sewaktu-waktu, bahkan dalam hitungan hari. Pada Juli lalu, ketika musim produksi mulai berjalan, harga sempat jatuh di kisaran Rp1.100 per kilogram.

“Fluktuasi ini memang terjadi setiap hari. Kadang hari ini bisa turun, besok naik lagi, tergantung ketersediaan produksi di lapangan,” tambah Triana.

Fenomena tersebut erat kaitannya dengan musim produksi garam yang bergantung pada kondisi cuaca. Tahun ini, produksi garam di Pati sempat terhambat karena fenomena kemarau basah, sehingga pasokan tidak seimbang dengan permintaan.

Menurut dia, produksi garam di Kabupaten Pati tahun ini dipastikan anjlok. Sampai Agustus 2025, jumlahnya baru mencapai 15.862 ton. Pada tahun lalu, produksi garam di Bumi Mina Tani mencapai 324 ribu ton.

“Kalau tahun kemarin Mei sudah mulai produksi, tahun ini berbeda. Sampai Juli kemarin masih turun hujan, jadi baru ada data produksi di Juli dan Agustus. Mei dan Juni sama sekali belum ada,” ungkapnya.

Maka dari itu, DKP Pati terus mendampingi petambak garam yang tergabung dalam Kelompok Pugar di 21 desa penghasil garam yang tersebar di empat kecamatan, yakni Batangan, Juwana, Wedarijaksa, dan Trangkil.

Baca juga: Kemarau Basah, Sampai Agustus Produksi Garam di Pati Baru 15 Ton

Pendampingan ini bertujuan untuk memantau ketersediaan garam dan memberikan dukungan teknis dalam meningkatkan kualitas produksi.

“Setiap desa ada tenaga pendamping yang memantau langsung stok dan kondisi petambak. Kami berusaha agar distribusi dan produksi garam tetap terkendali,” paparnya. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: garamHarga GaramPati
Previous Post

Polres Demak Tangkap 4 Penganiaya Warga Kudus hingga Tewas

Next Post

Serunya Anak-Anak TK di Pati Belajar Membatik, Diajak Lestarikan Budaya Sejak Dini

Redaksi

Redaksi

Next Post
Serunya Anak-Anak TK di Pati Belajar Membatik, Diajak Lestarikan Budaya Sejak Dini

Serunya Anak-Anak TK di Pati Belajar Membatik, Diajak Lestarikan Budaya Sejak Dini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

3
Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

September 7, 2026
Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

September 7, 2026
UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

September 7, 2026
1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

September 7, 2026

Recent News

Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

September 7, 2026
Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

September 7, 2026
UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

September 7, 2026
1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

September 7, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com