- Event: Kabupaten Pati / Porprov Jateng 2026 di Semarang Raya (25–31 Oktober 2026)
- Esensi: Pematangan persiapan atlet dan target prestasi kontingen daerah
- Data kunci: 350 atlet dari 38 cabor, target 2 besar (minimal 3–4), dan alokasi bonus APBD Perubahan 2026 senilai Rp7,5 miliar (emas Rp50 juta, perak Rp25 juta, perunggu Rp12,5 juta)
LINIKATA.COM, PATI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pati menggenjot persiapan kontingen jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2026 di Semarang Raya pada 25 hingga 31 Oktober 2026.
Bendahara KONI Kabupaten Pati, Sukarno, mengatakan, pihaknya telah melaksanakan pemusatan latihan yang diikuti 350an atlet dari 38 cabang olahraga (cabor) sejak tiga bulan lalu.
“Dari 38 cabor ini kita melakukan monitoring dan hasilnya cukup bagus,” terangnya lewat telepon, Rabu (23/9/2026).
Baca juga: Atlet Pati Peraih Medali Porprov Jateng 2026 Dijanjikan Bonus hingga Rp50 Juta
Menjelang sisa waktu satu bulan hajatan multi-event terbesar se-Jawa Tengah itu, porsi latihan di tiap cabor juga mulai masuk level maksimal.
“Tiga bulan yang lalu, ini tinggal satu bulan untuk memaksimalkan,” imbuh Sukarno.
Target 2 Besar
Karno menegaskan, Kontingen Pati mematok target ambisius menembus dua besar klasemen medali, atau minimal bertahan di jajaran 3–4 besar.
“Targetnya itu masuk dua besar. Tapi minimal itu bertahan di nomor 4, paling tidak juara tiga. Karena terus terang saja iming-iming bonus ini juga menjadi motivator atlet,” tegas Sukarno.
Baca juga: KONI Pati Kekurangan Rp1,7 M untuk Persiapan 343 Atlet ke Porprov Jateng 2026
Motivasi finansial tersebut disokong alokasi APBD Perubahan Tahun 2026 senilai Rp7,5 miliar yang diproyeksikan mengalir langsung ke kantong peraih podium juara.
Rincian apresiasi prestasi mematok nominal Rp50 juta untuk medali emas, Rp25 juta bagi peraih perak, serta Rp12,5 juta untuk perolehan perunggu per orang.
“Di perubahan ini bonus juga sudah teranggarkan 7,5 miliar. Per orang emas Rp50 juta, perak Rp25 juta perunggu Rp12,5 juta,” tandas Sukarno. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin












