• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Air Waduk Gembong Kritis, Petani di Pati Diimbau Tak Buru-Buru Tanam Padi

Redaksi by Redaksi
September 4, 2026
in Regional
0
Air Waduk Gembong Kritis, Petani di Pati Diimbau Tak Buru-Buru Tanam Padi
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Kritisnya volume air di Waduk Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, membuat pengelola terpaksa mengetatkan distribusi irigasi. Di tengah ancaman kekeringan ekstrem pada puncak musim kemarau 2026 ini, para petani di wilayah irigasi diimbau agar tidak terburu-buru memulai penanaman padi pada masa tanam (MT) 1.

​Operator Waduk Gembong, Susanto, mengungkapkan bahwa volume air saat ini telah merosot tajam ke kisaran 2,2 juta meter kubik dari kapasitas normal penuh yang mencapai 9,5 juta meter kubik. Guna mencegah risiko gagal panen akibat pasokan air yang terputus di tengah jalan, pihak pengelola bersama instansi terkait langsung mengambil langkah persuasif.

​Langkah tersebut ditempuh lewat penyuluhan intensif yang melibatkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) serta Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) untuk memberikan pemahaman kepada para petani.

​“Kami bersama UPT dan P3A melakukan penyuluhan kepada para petani agar tidak memulai menanam padi, karena debit air semakin berkurang. Selain itu, kami meminimalkan pemakaian air,” ujar Susanto saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).

Baca juga: Volume Air Waduk Gembong Pati Susut 70 Persen, Cadangan Tinggal 2 Pekan

Debit Irigasi Dipangkas

​Sebagai langkah mitigasi di lapangan, pengelola juga telah menurunkan debit air yang digelontorkan ke jaringan irigasi. Jika dalam kondisi normal pengeluaran air bisa mencapai 1.500 liter per detik tergantung permintaan, kini keran distribusi dipangkas turun.

​“Kalau debit air masih banyak biasanya keluar 1.500 liter per detik, itu pun tergantung permintaan petani. Untuk saat ini keluar 900 liter per detik,” kata Susanto.

​Waduk Gembong sendiri selama ini menjadi tumpuan utama sistem irigasi pertanian di sejumlah wilayah, meliputi Kecamatan Margorejo, Pati Kota, Gembong, dan Wedarijaksa, dengan permintaan terbesar berasal dari kawasan Margorejo.

Baca juga: Krisis Air Waduk Gembong Pati: Terparah Sejak 6 Tahun Terakhir

​Sisakan Batas Aman

Kendati demikian, pengelola memastikan tidak akan menyedot seluruh air yang tersisa. Terdapat batas mutlak sebesar 500.000 meter kubik atau yang disebut batas pembasahan (body dam) yang harus dipertahankan. Cadangan mati tersebut wajib dijaga demi menghindari retakan, rembesan, maupun kerusakan struktur pada tubuh bendungan dan bangunan intake.

​“Untuk pembasahan itu digunakan supaya tubuh bendung sendiri tidak ada retakan atau dari bangunan intake sendiri itu lebih aman. Biar nggak ada retakan sama rembesan,” tegasnya.

​Dengan sisa air yang ada, pengelola memperkirakan pasokan untuk irigasi hanya mampu bertahan sekitar dua pekan apabila permintaan dari petani tetap berjalan, sebelum akhirnya ditutup total demi keamanan struktur bangunan waduk.

​“Untuk saat ini dari 2,4 juta, kalau ada permintaan petani sekitar dua mingguan,” ungkapnya.

​Mengingat beratnya beban kemarau tahun 2026 yang dinilai jauh melampaui tahun sebelumnya, pengelola berharap kesadaran penuh dari para petani untuk mematuhi imbauan tersebut demi menghindari kerugian yang lebih besar. (LK1)

​Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Waduk Gembong
Previous Post

Dugaan Keracunan MBG SMAN 1 Lasem, 9 Siswa Masih Jalani Rawat Inap

Redaksi

Redaksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

3
Pentas Kesenian Pelajar Pati Memukau, Menbud Fadli Zon Janji Perluas GSMS

Pentas Kesenian Pelajar Pati Memukau, Menbud Fadli Zon Janji Perluas GSMS

3
Air Waduk Gembong Kritis, Petani di Pati Diimbau Tak Buru-Buru Tanam Padi

Air Waduk Gembong Kritis, Petani di Pati Diimbau Tak Buru-Buru Tanam Padi

September 4, 2026
Dugaan Keracunan MBG SMAN 1 Lasem, 9 Siswa Masih Jalani Rawat Inap

Dugaan Keracunan MBG SMAN 1 Lasem, 9 Siswa Masih Jalani Rawat Inap

September 4, 2026
Tradisi Guyang Cekathak, Doa Minta Hujan dan Uri-Uri Warisan Sunan Muria

Tradisi Guyang Cekathak, Doa Minta Hujan dan Uri-Uri Warisan Sunan Muria

September 4, 2026
Usai Dugaan Keracunan MBG, 209 Siswa SMAN 1 Lasem Hari Ini Izin Sakit

Usai Dugaan Keracunan MBG, 209 Siswa SMAN 1 Lasem Hari Ini Izin Sakit

September 4, 2026

Recent News

Air Waduk Gembong Kritis, Petani di Pati Diimbau Tak Buru-Buru Tanam Padi

Air Waduk Gembong Kritis, Petani di Pati Diimbau Tak Buru-Buru Tanam Padi

September 4, 2026
Dugaan Keracunan MBG SMAN 1 Lasem, 9 Siswa Masih Jalani Rawat Inap

Dugaan Keracunan MBG SMAN 1 Lasem, 9 Siswa Masih Jalani Rawat Inap

September 4, 2026
Tradisi Guyang Cekathak, Doa Minta Hujan dan Uri-Uri Warisan Sunan Muria

Tradisi Guyang Cekathak, Doa Minta Hujan dan Uri-Uri Warisan Sunan Muria

September 4, 2026
Usai Dugaan Keracunan MBG, 209 Siswa SMAN 1 Lasem Hari Ini Izin Sakit

Usai Dugaan Keracunan MBG, 209 Siswa SMAN 1 Lasem Hari Ini Izin Sakit

September 4, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com