• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Turun Jadi 3,04% dalam 2 Tahun, Pemkab Kudus Optimis 2030 Bebas Stunting

Redaksi by Redaksi
Agustus 29, 2026
in Regional
0
Turun Jadi 3,04% dalam 2 Tahun, Pemkab Kudus Optimis 2030 Bebas Stunting
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, KUDUS – Angka prevalensi stunting di Kabupaten Kudus menunjukkan tren penurunan yang sangat positif dalam dua tahun terakhir. Berkat kolaborasi intensif antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus bersama Bakti Sosial Djarum Foundation dan MilkLife, kasus stunting di wilayah ini sukses ditekan drastis hingga menyentuh angka 3,04 persen.

​Capaian membanggakan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, di sela-sela pembukaan MilkLife Festival Keluarga Sehat 2026 di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Sabtu (29/8/2026).

​”Kami ucapkan terima kasih kepada Bakti Sosial Djarum Foundation. Angka stunting turun secara signifikan dari sebelumnya 4,08% menjadi 3,04%. Ini membuktikan bahwa program sejak 2024 ini memberikan dampak positif nyata,” puji Sam’ani.

Baca juga:

​Jauh di Bawah Standar WHO

​Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, dr. Abdul Hakam, M.Si, Med, Sp.A, memaparkan bahwa posisi angka stunting Kudus saat ini sudah jauh melampaui standar batas maksimal World Health Organization (WHO) yang menetapkan angka toleransi di bawah 10 persen.

​Dengan hasil positif ini, Pemkab Kudus semakin optimistis mampu mengikis habis kasus stunting secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.

​”Target secara bertahap di 2027 mencapai 2%, lalu menuju 0% sesuai target Pak Bupati di 2030. Selain intervensi gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sanitasi lingkungan serta pencegahan anemia melalui konsumsi protein hewani seperti daging merah dan ampela juga menjadi kunci penting,” terang dr. Hakam.

Baca juga:

​Akselerasi Lewat Layanan Kesehatan Gratis

​Guna mempertahankan tren penurunan angka stunting tersebut, Pemkab Kudus bersama Djarum Foundation terus menggencarkan intervensi langsung ke masyarakat. Salah satunya melalui perhelatan MilkLife Festival 2026 yang mengusung tema “Jaga Generasi Emas, Merdeka Lawan Stunting”.

​Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Achmad Budiharto, menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mengawal Kudus hingga bebas stunting (zero stunting) pada tahun 2030.

​”Kami ingin Kudus menjadi salah satu kabupaten terbaik dalam penanganan kesehatan dan stunting. Kami ingin memberi kontribusi positif bagi warga Kudus karena kami lahir dan besar di sini,” kata Budiharto.

​Selama festival berlangsung pada 29–30 Agustus 2026, warga disuguhi beragam akses layanan kesehatan inklusif secara gratis, mulai dari pemeriksaan kehamilan (USG), pemantauan tumbuh kembang balita, screening anemia remaja, pemeriksaan triple elimination, hingga konsultasi psikolog klinis.

​Langkah ini menjadi puncak dari rangkaian edukasi di tingkat akar rumput yang sebelumnya telah melibatkan ribuan warga lewat program Rumah Resik Sehat (SIKAT) serta Belanja Pinter Gizine Bener (BPGB) di pedesaan. (LK6)

​Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Bupati KudusDjarum FoundationSam'ani IntakorisStunting
Previous Post

Kisah Inspiratif Pensiunan di Pati: Coba Jual Nasi Pecel, Kini Laku 150an Porsi Sehari

Redaksi

Redaksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

3
Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

2
Sampah Pasar Rembang Meluber ke Permukiman, Warga Waswas Penyakit

Sampah Pasar Rembang Meluber ke Permukiman, Warga Waswas Penyakit

2
Mau Demo ke Jakarta, AMPB Minta Sumbangan Rp12 Juta ke 21 Camat

Mau Demo ke Jakarta, AMPB Minta Sumbangan Rp12 Juta ke 21 Camat

2
Turun Jadi 3,04% dalam 2 Tahun, Pemkab Kudus Optimis 2030 Bebas Stunting

Turun Jadi 3,04% dalam 2 Tahun, Pemkab Kudus Optimis 2030 Bebas Stunting

Agustus 29, 2026
Kisah Inspiratif Pensiunan di Pati: Coba Jual Nasi Pecel, Kini Laku 150an Porsi Sehari

Kisah Inspiratif Pensiunan di Pati: Coba Jual Nasi Pecel, Kini Laku 150an Porsi Sehari

Agustus 29, 2026
Diklaim Hemat 50 Persen, Petani di Pati Inovasi Buat Pupuk Cair Nitrobacter

Diklaim Hemat 50 Persen, Petani di Pati Inovasi Buat Pupuk Cair Nitrobacter

Agustus 29, 2026
Polisi Buru Maling Tiga Kotak Amal Masjid Mujahidin Klumpit Kudus

Polisi Buru Maling Tiga Kotak Amal Masjid Mujahidin Klumpit Kudus

Agustus 29, 2026

Recent News

Turun Jadi 3,04% dalam 2 Tahun, Pemkab Kudus Optimis 2030 Bebas Stunting

Turun Jadi 3,04% dalam 2 Tahun, Pemkab Kudus Optimis 2030 Bebas Stunting

Agustus 29, 2026
Kisah Inspiratif Pensiunan di Pati: Coba Jual Nasi Pecel, Kini Laku 150an Porsi Sehari

Kisah Inspiratif Pensiunan di Pati: Coba Jual Nasi Pecel, Kini Laku 150an Porsi Sehari

Agustus 29, 2026
Diklaim Hemat 50 Persen, Petani di Pati Inovasi Buat Pupuk Cair Nitrobacter

Diklaim Hemat 50 Persen, Petani di Pati Inovasi Buat Pupuk Cair Nitrobacter

Agustus 29, 2026
Polisi Buru Maling Tiga Kotak Amal Masjid Mujahidin Klumpit Kudus

Polisi Buru Maling Tiga Kotak Amal Masjid Mujahidin Klumpit Kudus

Agustus 29, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com