LINIKATA.COM, PATI – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Pati mulai membawa dampak serius bagi kebutuhan dasar warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati mencatat sedikitnya enam desa di lima kecamatan telah resmi dihantam kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa enam desa tersebut tersebar di wilayah Sukolilo, Pati Kota, Winong, Gabus, hingga Jakenan. Menanggapi kondisi sumur warga yang kian mengering, BPBD mulai mengguyur bantuan air bersih ke titik-titik krisis tersebut.
”Desa-desa yang sudah dilayani penyaluran air bersih meliputi Desa Cengkalsewu (Kecamatan Sukolilo), Sinoman (Kecamatan Pati), Sumbersari (Kecamatan Winong), Gebang (Kecamatan Gabus), serta Desa Tondokerto dan Tlogorejo (Kecamatan Jakenan),” ungkap Martinus, Rabu (12/8/2026).
Baca juga: Mulai Kekeringan, Tiga Desa di Pati Ajukan Droping Air Bersih ke BPBD
Ratusan Jiwa Mulai Kesusahan Air
Kekeringan paling terasa di kawasan pesisir selatan dan timur Pati. Di Desa Tlogorejo, Kecamatan Jakenan misalnya, kekeringan merenggut pasokan air bersih bagi sedikitnya 375 jiwa di wilayah RT 03 RW 01 serta RT 03 dan RT 04 RW 02. BPBD terpaksa mendistribusikan dua truk tangki untuk menyokong kebutuhan harian warga setempat.
Kondisi serupa menerpa Desa Tondokerto di kecamatan yang sama. Sebanyak 155 jiwa di lingkungan RT 01 dan RT 02 RW 01 harus bergantung pada pasokan dua truk tangki berkapasitas total 9.000 liter.
Baca juga: Atasi Kekeringan! Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi ke Kementan
Siagakan Armada Tangki hingga Water Cannon
Menghadapi potensi perluasan wilayah kekeringan seiring memuncaknya musim kemarau, BPBD Pati telah menyiagakan armada operasional serta tandon air darurat yang dapat dipinjamkan ke pihak desa.
”Tiga unit tangki BPBD saat ini ready untuk operasional dropping air bersih maupun backup penanganan kebakaran,” jelas Martinus.
Guna mempercepat distribusi bantuan ke desa-desa terdampak kekeringan, jajaran Polresta Pati turut mengulurkan tangan. Seperti di Desa Gebang, Kecamatan Gabus, aparat kepolisian memanfaatkan kendaraan taktis water cannon berkapasitas ribuan liter untuk memasok air bersih langsung ke pemukiman warga. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin













