• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

​Ucapan Hari Jadi Pati Pakai Bibit Pohon, Pengusaha Karangan Bunga Meringis

Redaksi by Redaksi
Agustus 7, 2026
in Regional
0
​Ucapan Hari Jadi Pati Pakai Bibit Pohon, Pengusaha Karangan Bunga Meringis
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – ​Wajah Pendopo Kabupaten Pati berubah drastis di Hari Jadi ke-703 ini. Jika biasanya papan bunga warna-warni berjejer memadati pelataran, kini ribuan bibit pohon mengambil alih panggung perayaan sebagai media ucapan selamat.

​Namun, di balik sejuknya pemandangan hijau dan misi ramah lingkungan tersebut, ada jeritan dari para pengusaha karangan bunga lokal. Kebijakan anyar ini seketika membuat dapur mereka ‘dingin’ akibat pesanan yang anjlok drastis.

Salah satunya Jelita Karangan Bunga. Pemilik usaha, Arrafi, mengaku pesanan di tempatnya merosot drastis hingga lebih dari 60 persen dibanding momentum perayaan tahun lalu.

​”Turun lebih 60 persen. Dulu sehari bisa sampai 10 karangan bunga, sekarang cuma 3 karangan bunga,” ungkap Arrafi, Kamis (7/8/2026).

Baca juga: ​Hari Jadi Pati, Plt Bupati Pamer Kemiskinan Turun dan Perbaikan Jalan

​Arrafi menyebutkan, tarif karangan bunga di tempatnya dipatok berkisar Rp300 ribu untuk bunga biasa hingga Rp550 ribu untuk bunga segar. Meski sudah berinisiatif menyediakan opsi bibit tanaman hias seharga Rp250 ribu hingga Rp300 ribu, pihaknya tetap kalah bersaing karena konsumen lebih memilih membeli langsung dari pembudidaya bibit.

​”Sebenarnya ada opsi bibit hias, harganya Rp250 ribu dengan tulisan dan hiasan hingga Rp300 ribu tergantung kesulitan dan jenis bibit. Tapi belum dapat orderan, kebanyakan orang langsung pesan ke pembudidaya,” tambahnya.

​Tekan Timbunan Sampah di TPA Sukoharjo

​Penggunaan bibit pohon sebagai media ucapan selamat ini merupakan instruksi langsung dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Langkah strategis ini diambil guna menekan volume sampah sterofoam dan plastik bekas karangan bunga yang kerap menumpuk usai acara perayaan.

​”Memang kemarin kami sarankan untuk ucapan Hari Jadi Kabupaten Pati kami mohon untuk ucapannya pakai bibit tanaman,” ujar Chandra.

Baca juga: Siap-Siap! Malam Minggu Ini Ada Kirab Budaya Hari Jadi ke-703 Pati di Alun-Alun

​Chandra menilai keberadaan karangan bunga konvensional pada akhirnya hanya akan membebani Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukoharjo di Kecamatan Margorejo yang kapasitasnya semakin terbatas.

​”Kalau ucapan pakai karangan bunga dan yang lainnya kebanyakan jadi sampah. Masalah sampah ini masalah kita semuanya. Tempat pembuangan sampah Kabupaten Pati juga limitnya terbatas,” tegasnya.

​Seluruh bibit pohon yang terkumpul di Pendopo Pati nantinya tidak akan dibiarkan menumpuk, melainkan didistribusikan kembali ke sekolah-sekolah, madrasah, serta kawasan fasum yang membutuhkan penghijauan. (LK1)

​Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Hari Jadi Pati
Previous Post

​Hari Jadi Pati, Plt Bupati Pamer Kemiskinan Turun dan Perbaikan Jalan

Next Post

Setahun Demo 13 Agustus, POS Undang ICW hingga Aksi di Alun-Alun Pati

Redaksi

Redaksi

Next Post
Setahun Demo 13 Agustus, POS Undang ICW hingga Aksi di Alun-Alun Pati

Setahun Demo 13 Agustus, POS Undang ICW hingga Aksi di Alun-Alun Pati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

2
Sampah Pasar Rembang Meluber ke Permukiman, Warga Waswas Penyakit

Sampah Pasar Rembang Meluber ke Permukiman, Warga Waswas Penyakit

2
Mau Demo ke Jakarta, AMPB Minta Sumbangan Rp12 Juta ke 21 Camat

Mau Demo ke Jakarta, AMPB Minta Sumbangan Rp12 Juta ke 21 Camat

2
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

2
​Polisi Ungkap Fakta Kasus Dugaan Teror di Kajar Pati: Pengrusakan dari Dalam Rumah

​Polisi Ungkap Fakta Kasus Dugaan Teror di Kajar Pati: Pengrusakan dari Dalam Rumah

Agustus 27, 2026
Tak Hanya Teori, Pelatihan di Pati Ini Ajari Tukang Praktik Bikin Kanopi Berstandar

Tak Hanya Teori, Pelatihan di Pati Ini Ajari Tukang Praktik Bikin Kanopi Berstandar

Agustus 27, 2026
Resahkan Warga, 11 Pelajar Gangster di Kudus Diamankan Lalu Dibina Dinsos

Resahkan Warga, 11 Pelajar Gangster di Kudus Diamankan Lalu Dibina Dinsos

Agustus 27, 2026
Plt Bupati Pati Tegaskan Tradisi Meron Sukolilo Adalah Aset Daerah

Plt Bupati Pati Tegaskan Tradisi Meron Sukolilo Adalah Aset Daerah

Agustus 27, 2026

Recent News

​Polisi Ungkap Fakta Kasus Dugaan Teror di Kajar Pati: Pengrusakan dari Dalam Rumah

​Polisi Ungkap Fakta Kasus Dugaan Teror di Kajar Pati: Pengrusakan dari Dalam Rumah

Agustus 27, 2026
Tak Hanya Teori, Pelatihan di Pati Ini Ajari Tukang Praktik Bikin Kanopi Berstandar

Tak Hanya Teori, Pelatihan di Pati Ini Ajari Tukang Praktik Bikin Kanopi Berstandar

Agustus 27, 2026
Resahkan Warga, 11 Pelajar Gangster di Kudus Diamankan Lalu Dibina Dinsos

Resahkan Warga, 11 Pelajar Gangster di Kudus Diamankan Lalu Dibina Dinsos

Agustus 27, 2026
Plt Bupati Pati Tegaskan Tradisi Meron Sukolilo Adalah Aset Daerah

Plt Bupati Pati Tegaskan Tradisi Meron Sukolilo Adalah Aset Daerah

Agustus 27, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com