LINIKATA.COM, PATI – Keberhasilan Kelompok Tani Istana Tani di Desa Tegalombo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati dalam menggelar panen raya melon sukses menarik perhatian pemerintah daerah. Keberhasilan budidaya hortikultura ini langsung didorong oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk menjadi proyek percontohan pertanian modern di Bumi Mina Tani.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat menghadiri langsung momentum panen melon di Desa Tegalombo, Sabtu (18/7/2026). Menurutnya, sektor pertanian berbasis desa harus naik kelas menjadi penggerak utama perekonomian melalui sentuhan modernisasi.
“Bersama Kelompok Tani Istana Tani, kita bisa memulai dari Desa Tegalombo untuk menciptakan pertanian modern, pertanian yang maju, sehingga bisa kembali lagi digunakan untuk mewujudkan perekonomian yang mantap di Desa Tegalombo,” ujar Chandra.
Baca juga: Solar Turun jadi Rp15 Ribu, Ratusan Kapal Nelayan Juwana Pati Siap Melaut Lagi
Disokong Bantuan Teknologi Drone dan Alsintan
Guna mematangkan proyek percontohan ini, Pemkab Pati bergerak cepat mengupayakan bantuan sarana prasarana penunjang ke Kementerian Pertanian. Pemanfaatan teknologi mutakhir seperti drone pertanian, traktor, hingga sistem pompa air akan dihadirkan untuk menggenjot produktivitas lahan.
“Kami akan berupaya menghadirkan dukungan sarana yang dibutuhkan petani. Teknologi harus menjadi bagian dari pertanian kita agar hasilnya semakin optimal,” kata Chandra.
Selain modernisasi alat, Pemkab juga menjamin keberlanjutan proyek ini dengan merencanakan perbaikan infrastruktur fisik, terutama normalisasi talut di sekitar persawahan untuk mengantisipasi risiko banjir genangan saat musim hujan.
Baca juga: Investor China Masuk Pati, Siap Serap 3.500 Tenaga Kerja
Bidikan Pasar Modern dan Solusi Permodalan
Chandra optimistis, komoditas melon hasil panen Desa Tegalombo ini memiliki potensi besar untuk menembus jaringan pasar modern. Kendati demikian, ia mengingatkan para petani agar terus menjaga standardisasi kualitas buah agar mampu bersaing dan mengunci nilai jual yang tinggi.
“Kalau kualitasnya terus dijaga, saya yakin melon Tegalombo mampu bersaing di pasar modern dan memberikan nilai tambah bagi petani,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret penguatan dari hulu ke hilir, Pemkab Pati juga telah menyiapkan skema kerja sama dengan Bank Jateng untuk memfasilitasi akses permodalan bagi para petani guna memperluas skala bisnis budidaya melon modern ini. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














