LINIKATA.COM, PATI – Sebanyak 453.057 warga di Kabupaten Pati telah mendapatkan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang periode Januari hingga 11 Juli 2026. Program jaminan kesehatan ini merupakan instruksi langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto guna memantau kondisi fisik masyarakat secara berkala.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, Salis Diah Rahmawati, menyebutkan bahwa CKG menjadi satu dari tiga program prioritas bentukan pemerintah pusat di bidang kesehatan.
“CKG itu salah satu program dari pemerintah pusat Pak Presiden Prabowo yang masuk di Kementerian Kesehatan. Satu CKG, dua menurunkan TBC, tiga rumah sakit,” ujar Salis, Kamis (16/07/2026).
Baca juga: Cathlab RSUD Soewondo Pati Belum Bisa Layani Pasien BPJS
Syarat Mudah, Cukup Bawa KTP ke Puskesmas
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, terus gencar mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas pemeriksaan fisik ini secara rutin. Terlebih, program nasional tersebut dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Untuk mendapatkan pelayanan medis ini, masyarakat hanya perlu datang ke Puskesmas di wilayah kecamatan masing-masing dengan membawa kartu identitas diri.
“Itu kan Program Nasional Cek Kesehatan Gratis. Dimana masyarakat bisa datang ke Puskesmas untuk hanya membawa KTP untuk melaksanakan Cek Kesehatan Gratis di puskesmas-puskesmas di Kabupaten Pati,” kata Chandra.
Baca juga: Solar Turun jadi Rp15 Ribu, Ratusan Kapal Nelayan Juwana Pati Siap Melaut Lagi
Sasar Semua Usia Mulai Bayi hingga Lansia
Chandra menambahkan, layanan CKG ini dibuka lebar untuk seluruh warga Kabupaten Pati tanpa batasan kelompok umur, mulai dari usia bayi hingga lanjut usia (lansia).
Adapun jenis pemeriksaan medis yang disediakan meliputi skrining kesehatan berkala dan deteksi dini penyakit tidak menular, seperti pemeriksaan jantung, kolesterol, hingga tekanan darah tinggi.
“Siapa saja boleh. Meliputi jantung ada, terus kolesterol, darah tinggi, jadi gigi juga ada di beberapa puskesmas,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin















