LINIKATA.COM, PATI – Nahdliyyin (Jemaah Nahdlatul Ulama) di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, berhasil membangun sebuah klinik Pratama Rawat Inap NU Winong di Desa Pekalongan. Fasilitas kesehatan ini dibangun warga dengan cara infak Rp5 ribu per bulan.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, Yusuf Hasyim, mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Nahdliyin di Kecamatan Winong. Kunci utama di balik berdirinya klinik umat ini adalah soliditas dan konsistensi jamaah yang tidak pernah surut.
“Kekompakan, kerja keras, dan komitmen yang tinggi dari warga adalah kunci utama terwujudnya cita-cita besar untuk memiliki gedung klinik sendiri,” ujar Yusuf Hasyim saat peresmian klinik yang dihadiri Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra itu, Rabu (1/7/2026).
Baca juga: Lewat Koin NU, Warga Tanggungharjo Grobogan Kini Bisa Sedekah Lewat HP
Murni Hasil Swadaya Program Infak Rp5.000
Lebih lanjut, Yusuf Hasyim memaparkan fakta menarik terkait aspek finansial proyek ini. Gedung representatif berukuran sekitar 12×40 meter tersebut ternyata dibangun murni tanpa utang, melainkan dari dana swadaya masyarakat bawah melalui program inovatif infak non-koin sebesar Rp5.000 per bulan.
Lewat kedisiplinan program bertajuk “Klinik 5000” tersebut, dana yang dikumpulkan dari ribuan kantong jamaah dikelola secara akuntabel dan transparan, hingga menjelma menjadi bangunan fisik klinik yang kini berdiri kokoh dan siap beroperasi melayani masyarakat.
Melalui momentum potong pita peresmian ini, PCNU Pati menaruh harapan besar agar fasilita kesehatan baru ini bisa membawa asas manfaat dan jaminan berkah sosial bagi semua lapisan tanpa memandang latar belakang.
“Melalui peresmian ini, saya berharap kehadiran Klinik NU dapat mendatangkan keberkahan serta dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi jamaah dan masyarakat luas,” tutur KH Yusuf.
Baca juga: Berkat Koin NU, Warga Tanggungharjo Grobogan Dapat Subsidi saat Berobat
Fokus Lengkapi SDM dan Kejar Layanan Paripurna
Di lokasi yang sama, Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Pati, Ahmad Qosim, menambahkan bahwa pascapeluncuran ini, pihaknya akan terus bergerak dinamis untuk menyempurnakan struktur internal klinik. Fokus jangka pendek tim meliputi pemenuhan kuota sumber daya manusia (SDM) tenaga medis, penambahan fasilitas sarana prasarana penunjang yang masih kurang, hingga kelengkapan sisa berkas administratif operasional.
“Langkah akselerasi ini dilakukan agar kami bisa melaksanakan dan memberikan pelayanan kesehatan berbasis kuratif secara maksimal di klinik nantinya,” papar Ahmad Qosim.
Ke depan, manajemen Klinik Pratama Rawat Inap NU Winong tidak hanya diproyeksikan untuk fokus pada ranah pengobatan atau kuratif semata, melainkan juga akan gencar menggalakkan program edukasi pencegahan penyakit (preventif). Formasi ini disiapkan agar seluruh warga di Kecamatan Winong, baik dari struktural Nahdliyin maupun masyarakat umum, mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal, murah, dan bermutu. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin















