• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Dibuka Plt Bupati Pati, Festival Lamporan di Soneyan Padukan Tradisi dan Seni Rupa

Redaksi by Redaksi
Juni 20, 2026
in Regional
0
Dibuka Plt Bupati Pati, Festival Lamporan di Soneyan Padukan Tradisi dan Seni Rupa
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Festival Tradisi Obor Lamporan 2026 di Dukuh Sumber, Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati resmi dibuka pada Jumat (19/6/2026) malam. Warisan budaya turun-temurun yang sarat akan nilai sejarah ini dimulai dengan menyuguhkan kolaborasi antara atraksi sakral, seni pertunjukan, hingga pameran lukisan.

Festival tahunan ini dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, yang diawali dengan prosesi Lamporan Wiwitan. Agenda pembuka ini menarik perhatian ribuan warga yang memadati area Pelataran Omah Sumber.

Warga tampak antusias saat para peserta mulai menyemburkan api dari oncor (obor bambu) ke udara secara bergantian. Suasana malam menjadi lebih khas ketika barisan obor mulai diarak keliling kampung untuk menerangi sudut-sudut desa.

Tak sekadar menyajikan ritual inti, festival kebudayaan yang dijadwalkan berlangsung pada 19-25 Juni 2026 ini juga dimeriahkan dengan berbagai ruang kreativitas. Di antaranya Pameran Seni Rupa “Plat K”, pasar kuliner tradisional (Ndjajan Pasar), Ruang Sastra dan Pertunjukan Seni, Pemutaran dan Bedah Film, hingga puncaknya nanti berupa Kirab Tradisi Obor Lamporan.

Baca juga: Upaya Tolak Balak dalam Tradisi Lamporan di Sumber Soneyan Pati

Tradisi Tolak Bala

Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjaga keberlangsungan Tradisi Lamporan agar tidak tergerus zaman.

Chandra mengulas, Lamporan lahir dari memori kolektif sejarah masyarakat Soneyan yang dahulu pernah menghadapi masa sulit akibat pagebluk (wabah penyakit) yang menyerang hewan ternak. Ritual penyalaan obor massal ini dimaknai sebagai simbol penolak bala sekaligus harapan akan kehidupan yang lebih baik.

“Lamporan ini perlu dilestarikan. Tidak boleh berhenti di Soneyan saja, tetapi ragam tradisi lokal lain yang tersebar di desa-desa Kabupaten Pati harus terus digali, dihidupkan, dan diperkenalkan kepada generasi muda,” kata Risma Ardhi Chandra.

Secara khusus, Chandra mengapresiasi kontribusi komunitas perupa “Plat K” dalam mengembangkan sektor seni dan budaya daerah. Menurutnya, kesenian memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Seni dan budaya sangat berpengaruh terhadap pergerakan ekonomi. Karena itu, kami ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi para seniman, termasuk rencana menghadirkan museum sebagai wadah berkarya bagi seniman Kabupaten Pati,” urainya.

Baca juga: Unik! Menikahkan Sepasang Tebu, Tradisi Sakral PG Rendeng Kudus Sebelum Musim Giling

Ruwatan Ternak dan Bersih Desa di Malam Jumat Wage

Sementara itu, Ketua Panitia Lamporan 2026, Teguh Triwaloyo, memaparkan bahwa prosesi Pawai Obor Wiwitan pada malam pertama ini merupakan penanda dimulainya seluruh rangkaian agenda tradisi di Dukuh Sumber.

“Acara pada malam hari ini telah selesai sebagai awal dari kegiatan tradisi Obor Lamporan, yakni Pawai Obor Wiwitan. Ini menjadi pembuka rangkaian acara tradisi Obor Lamporan di Soneyan tahun 2026,” tutur Teguh Triwaloyo.

Teguh menjelaskan, ritual Lamporan rutin dilaksanakan setiap tahun bertepatan dengan bulan Suro dalam penanggalan Jawa. Adapun untuk acara puncak akan diselenggarakan pada malam Jumat Wage mendatang.

Ritual ini melibatkan seluruh warga desa sebagai bentuk ruwatan ternak dan bersih desa.

“Lamporan merupakan ritual yang dilaksanakan seluruh warga Desa Soneyan yang bertujuan untuk ruwatan ternak dan pembersihan hal-hal negatif atau yang sering disebut pagebluk,” pungkas Teguh. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Lamporan
Previous Post

Gudang Gula Merah di Kudus Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Next Post

Daftar Haji di Pati Tahun Ini, Berangkat Tahun 2052

Redaksi

Redaksi

Next Post
Daftar Haji di Pati Tahun Ini, Berangkat Tahun 2052

Daftar Haji di Pati Tahun Ini, Berangkat Tahun 2052

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Sukses Panen Melon, Desa Tegalombo Pati Jadi Proyek Pertanian Modern

Sukses Panen Melon, Desa Tegalombo Pati Jadi Proyek Pertanian Modern

Juli 18, 2026
Kemarau Lebih Kering, Petambak Garam di 4 Kecamatan di Pati Mulai Panen

Kemarau Lebih Kering, Petambak Garam di 4 Kecamatan di Pati Mulai Panen

Juli 18, 2026
Bupati Kudus Pimpin Ratusan Pendaki Eksplor Puncak Songolikur

Bupati Kudus Pimpin Ratusan Pendaki Eksplor Puncak Songolikur

Juli 18, 2026
Diduga Korupsi Dana Desa, Kades Bangunrejo Rembang Dilaporkan ke Inspektorat

Baru Kembali Rp56 Juta, Sisa Uang Negara Rp2 M Kasus TPP Rembang Masih Misteri

Juli 18, 2026

Recent News

Sukses Panen Melon, Desa Tegalombo Pati Jadi Proyek Pertanian Modern

Sukses Panen Melon, Desa Tegalombo Pati Jadi Proyek Pertanian Modern

Juli 18, 2026
Kemarau Lebih Kering, Petambak Garam di 4 Kecamatan di Pati Mulai Panen

Kemarau Lebih Kering, Petambak Garam di 4 Kecamatan di Pati Mulai Panen

Juli 18, 2026
Bupati Kudus Pimpin Ratusan Pendaki Eksplor Puncak Songolikur

Bupati Kudus Pimpin Ratusan Pendaki Eksplor Puncak Songolikur

Juli 18, 2026
Diduga Korupsi Dana Desa, Kades Bangunrejo Rembang Dilaporkan ke Inspektorat

Baru Kembali Rp56 Juta, Sisa Uang Negara Rp2 M Kasus TPP Rembang Masih Misteri

Juli 18, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com