LINIKATA.COM, PATI – Jadwal tunggu jemaah haji Kabupaten Pati tergolong panjang. Bila mendaftar tahun ini, warga Kabupaten Pati bakal berangkat pada tahun 2052 atau menunggu sampai 26 tahun.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Pati atau Kemenhaj Pati, Rahardian Yunianto memaparkan, tingginya jadwal tunggu ini lantaran banyaknya warga Kabupaten Pati yang telah mendaftar. Setiap tahunnya sekitar seribu warga Bumi Mina Tani mendaftar diri untuk menunaikan ibadah haji untuk menjalankan rukun Islam ke-5 tersebut.
”Jadwal tunggu ada 26 tahun. Setiap tahun belum tentu ada peningkatan pendaftaran. Kadang tahun ini turun, tahun depannya banyak. per tahunnya sekitar 1000 lebih jamaah yang daftar,” ungkap Rahardian Yunianto, Jumat (19/6/2026).
Baca juga:
Kuota dan Realisasi Keberangkatan Jemaah Haji Pati
Kuota jemaah haji Kabupaten Pati sendiri sekitar 1.300 jemaah setiap tahunnya. Jatah jumlah jemaah haji Kabupaten Pati tahun ini sebanyak 1.293 jemaah.
”Kalau jumlah kouta kita pertahun sekitar 1.300-an,” kata Rahardian Yunianto.
Namun dari jumlah tersebut yang berhasil berangkat pada tahun ini sebanyak 1.274 jemaah. Belasan jemaah Kabupaten Pati gagal berangkat lantaran mengidap penyakit dan tak lolos skrining kesehatan.
”Kalau kesehatan sudah sangat ketat. Istitoahnya sudah sangat ketat. Cuma, kalau saat ini belum ada aturan yang membatasi umur untuk berangkat. Tanpa mengurangi hak jemaah untuk berangkat,” tutur Rahardian Yunianto.
Baca juga:
Rincian Biaya Pendaftaran dan Pelunasan Kursi Tunggu
Jemaah yang ingin mendaftar, harus menyiapkan Rp 25 juta untuk mendapatkan ’kursi tunggu’. Bila sudah dijadwalkan berangkat, calon jemaah diwajibkan melunasi biaya haji. Biaya haji tahun ini sendiri berjumlah Rp 54 juta.
”Kalau untuk biaya tahun ini Rp 54 juta sudah termasuk pendaftaran. Pendaftaran setor Rp 25 juta sisanya dilunasi menjelang keberangkatan,” tandas Rahardian Yunianto. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin















