LINIKATA.COM, KUDUS – Bencana alam angin puting beliung melanda wilayah Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, pada Kamis (30/4/2026) sore. Fenomena cuaca ekstrem ini menyebabkan sedikitnya 30 rumah warga mengalami kerusakan dan memicu kepanikan luar biasa di tengah masyarakat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, berbarengan dengan intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah setempat. Menurut kesaksian warga, angin kencang datang secara tiba-tiba dan menyapu pemukiman dalam waktu yang sangat singkat.
Kesaksian Warga dan Detik-Detik Kejadian
Yatin, salah satu warga terdampak, menggambarkan betapa mencekamnya situasi saat atap rumahnya mulai terlepas satu per satu.
Baca juga: Diterjang Angin Kencang, 4 Kandang Ayam di Gadudero Pati Roboh, Kerugian Ditaksir Rp5 M
“Anginnya langsung kencang sekali, atap rumah pada beterbangan semua. Saat itu memang sedang hujan lebat,” kenang Yatin dengan nada gemetar.
Ia mengaku sempat mendengar suara gemuruh yang menggelegar sebelum bagian atas rumahnya terhempas angin. Beruntung, ia dan seluruh anggota keluarganya segera menyadari bahaya dan berhasil menyelamatkan diri tepat waktu sebelum reruntuhan plafon jatuh.
Dampak Kerusakan dan Penanganan Darurat
Camat Jati, Muhammad Zainuddin, mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil pendataan sementara, terdapat sekitar 30 unit rumah yang mengalami kerusakan. Tingkat kerusakan dilaporkan bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.
“Kondisinya beragam, ada yang sekadar genteng merosot hingga kerusakan berat akibat tertimpa pohon tumbang yang membuat atap jebol,” jelas Zainuddin saat meninjau lokasi bencana.
Baca juga: Puting Beliung Terjang Kudus: 395 Rumah Rusak, 2 Lansia Dilarikan ke RS
Hingga berita ini diturunkan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Kerugian yang dialami warga murni bersifat material. Segera setelah badai mereda, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus bersama relawan dan warga setempat langsung turun ke lapangan untuk melakukan evakuasi.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Kudus dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan. (LK6)
Editor: Ahmad Muhlisin















