• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Terendam Banjir, Petani Ngurenrejo Pati Terpaksa Panen Dini Bawang Merah

Redaksi by Redaksi
Januari 14, 2026
in Regional
0
Petani Ngurenrejo, Wedarijaksa, Pati panen dini bawang merah yang terendam banjir

Petani Ngurenrejo, Wedarijaksa, Pati panen dini bawang merah yang terendam banjir. Foto: Linikata/LK1

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Petani Desa Ngurenrejo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati terpaksa memanen bawang merah lebih awal karena terendam banjir. Mereka khawatir jika tak panen dini, tanaman tersebut akan rusak dan harganya makin anjlok.

Pantauan di lokasi, sejumlah petani tampak menerjang banjir setinggi sekitar 1 meter untuk memanen bawang merah. Mereka membawa terpal yang digunakan untuk wadah. Setelah cukup banyak, mereka lalu menyeretnya ke tepi.

Salah satu petani, Slamet Warsito mengungkapkan, banjir melanda desanya sejak Jumat (9/1/2026) lalu yang juga merendam lahan persawahan. Karena khawatir bawang merah membusuk, petani pun terpaksa memanen dini.

Baca juga: Harga Lebih Murah, Petani Pati Resah Adanya Isu Bawang Merah Impor Ilegal

“Ini dipanen dini agar bawang merah tidak busuk. Kalau 2-3 hari bawang merah terendam air bisa busuk. Ini baru satu malam, jadi tidak apa-apa,” ucapnya.

Menurutnya, seharusnya petani baru memanen bawang putih beberapa minggu ke depan. Namun karena kebanjiran harus segera diselamatkan.

“Dipanen dini, karena ini sudah umur, sudah ada DP dari tengkulak, kurang kira-kira kurang 2-3 sampai 1 minggu sudah panen,” ucapnya.

Warsito menyebut ada belasan hektar lahan persawahan yang ditanami bawang merah di desanya terendam banjir. Akibat kondisi ini, para petani pun mengalami kerugian.

“Luasnya 15 hektare yang terdampak. Padahal 1 hektare bisa mendapatkan 175 juta,” sebutnya.

Menurutnya, karena dipanen dini akan terdampak terhadap harga jual. Akan tetapi panen dini ini dilakukan agar mendapatkan hasil meskipun sedikit.

“Harganya kalau normal yang besar kemarin itu hampir Rp28.000. Kalau di panen dini ada penurunan harga. Terserah nanti harga pasar,” sebutnya.

Petani lainnya, Setiyono menuturkan, selain merugi, petani juga kesulitan memanen bawang merah di lahan yang kebanjiran. Mereka harus mengambil bawang merah di dalam air.

Baca juga: Seluruh Kecamatan di Pati Dilanda Bencana Banjir hingga Longsor

“Saat memanen bawang merah kendala yang dihadapi yakni daun bawangnya tidak kelihatan karena terendam air,” tuturnya.

Selain itu, petani juga kesulitan membawa bawang merah menggunakan terpal di tengah genangan banjir. Apalagi ketinggian airnya hingga mencapai 1,5meter. Ditambah kesulitan lain yakni jalan yang berlumpur dan licin.

“Kedalaman 1,5 meter, sudah terendam 3 hari. Cara membawa bawang merah ke pinggir jalan dengan terpal, kalau dipanggul kesulitan,” pungkasnya. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: banjirBanjir PatiHarga bawang merah
Previous Post

Seluruh Kecamatan di Pati Dilanda Bencana Banjir hingga Longsor

Next Post

Logistik Menipis, Korban Banjir di Bumirejo Pati Bersyukur Dapat Bantuan dari Lindu Aji

Redaksi

Redaksi

Next Post
Lindu AJi menyerahkan bantuan pada korban banjir di Bumirejo, Juwana, Pati

Logistik Menipis, Korban Banjir di Bumirejo Pati Bersyukur Dapat Bantuan dari Lindu Aji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Tak Sekadar Upacara, Hardiknas 2026 di Rembang Tampilkan Kreativitas Pelajar

Tak Sekadar Upacara, Hardiknas 2026 di Rembang Tampilkan Kreativitas Pelajar

Mei 2, 2026
Matangkan Persiapan SPMB Online, Dindikpora Gelar Sosialisasi dan Try Out

Matangkan Persiapan SPMB Online, Dindikpora Gelar Sosialisasi dan Try Out

Mei 7, 2026
Peringati Hardiknas 2026, Bupati Rembang Tekankan Kolaborasi dan Pendidikan Inklusif

Peringati Hardiknas 2026, Bupati Rembang Tekankan Kolaborasi dan Pendidikan Inklusif

Mei 2, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Awal Ramadan, Harga Beberapa Kebutuhan Pokok di Pati Meroket

Stok Melimpah, Harga Cabai Rawit di Pati Anjlok Jadi Rp28 Ribu Sekilo

Juni 10, 2026
Daur Ulang Malam Batik Berbasis IoT, Siswa SMPN 1 Lasem Wakili Rembang ke Jateng

Daur Ulang Malam Batik Berbasis IoT, Siswa SMPN 1 Lasem Wakili Rembang ke Jateng

Juni 10, 2026
Geger, Kurir Frozen Food Ditemukan Meninggal di Kost Pati Kidul

Geger, Kurir Frozen Food Ditemukan Meninggal di Kost Pati Kidul

Juni 10, 2026
Harta Gono-Gini Dijual Sepihak Mantan Suami, Rumah di Karaban Pati Dirobohkan

Harta Gono-Gini Dijual Sepihak Mantan Suami, Rumah di Karaban Pati Dirobohkan

Juni 9, 2026

Recent News

Awal Ramadan, Harga Beberapa Kebutuhan Pokok di Pati Meroket

Stok Melimpah, Harga Cabai Rawit di Pati Anjlok Jadi Rp28 Ribu Sekilo

Juni 10, 2026
Daur Ulang Malam Batik Berbasis IoT, Siswa SMPN 1 Lasem Wakili Rembang ke Jateng

Daur Ulang Malam Batik Berbasis IoT, Siswa SMPN 1 Lasem Wakili Rembang ke Jateng

Juni 10, 2026
Geger, Kurir Frozen Food Ditemukan Meninggal di Kost Pati Kidul

Geger, Kurir Frozen Food Ditemukan Meninggal di Kost Pati Kidul

Juni 10, 2026
Harta Gono-Gini Dijual Sepihak Mantan Suami, Rumah di Karaban Pati Dirobohkan

Harta Gono-Gini Dijual Sepihak Mantan Suami, Rumah di Karaban Pati Dirobohkan

Juni 9, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com