• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Ribuan Masyarakat Tumplek Blek Meriahkan Kirab Boyongan Hari Jadi Kabupaten Pati

Redaksi by Redaksi
Agustus 7, 2025
in Regional
0
Bupati Sudewo dan Riyoso Disoraki Warga saat Kirab Boyongan Hari Jadi Pati

Bupati Pati, Sudewo dan istri melewati depan kantor Bupati pati saat Kirab Boyongan Hari Jadi Pati. Foto: Linikata/LK1

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengadakan kirab boyongan sebagai puncak peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Pati, Kamis (7/8/2025). Kirab itu mengarak Pusaka Keris Rambut Pinutung dan Kuluk Kanigoro yang jadi lambang kekuasan dan kekuatan sekaligus simbol kesatuan dan persatuan.

Kirab boyongan yang diadakan setiap lima tahun sekali ini mengambil rute dari Pendapa Kemiri menuju Pendapa Pati. Ribuan masyarakat pun antusias menyaksikan iringan-iringan kirab tersebut dengan memenuhi pinggir jalan sepanjang rute kirab.

Kegiatan ini diikuti oleh Bupati Pati, Sudewo, Wakil Bupati Pati, Risma Adhi Chandra, Plt Sekda Pati, Riyoso, jajaran Forkopimda, DPRD, pimpinan OPD, camat, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pelajar dan pegiat budaya. Mereka diiringi dengan menaiki kereta kuda.

Baca juga: Pemprov Jateng Akan Perbaiki 17 Ribu RTLH, Anggarannya Rp349 Miliar

Rombongan peserta kirab ini mengenakan busana adat, membawa pusaka, dan melibatkan prajurit simbolik dari tiga kadipaten cikal bakal Kabupaten Pati, yakni Mojosemi, Paranggaruda, dan Carangsoka.

Prosesi dimulai dengan pengambilan air suci oleh Kepala Desa Sarirejo dan juru kunci di Pendapa Kemiri. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan tari tradisional Eka Prawira dan Bedhaya.

Setelah itu dilanjutkan dengan doa dan gelar bregodo untuk mengawali prosesi kirab yang menyusuri jalan-jalan kota, mulai dari Gemeces, Jalan Pemuda, melintasi Alun-Alun hingga finis di Kantor Bupati.

Setibanya di Pendapa Pati, acara dilanjutkan dengan bermacam pertunjukan, mulai dari seni beladiri Gongcik, Tari Golek Mugi Rahayu, hingga pembacaan suluk oleh dalang.

Bupati Pati, Sudewo menegaskan bahwa kirab ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap sejarah dan budaya leluhur.

“Kirab ini adalah simbol perjalanan sejarah Kabupaten Pati, dan harus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga identitas dan nilai-nilai budaya lokal,” ujarnya.

Baca juga: Gubernur Jateng Terjunkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa Data Langsung Warga Miskin

Sudewo menyebut kirab ini diadakan lima tahun sekali, sehingga momen yang sifatnya sakral ini sangat dinanti.

“Acara ini lima tahun sekali. Berarti butuh waktu yang agak lama untuk kita lakukan lagi,” terangnya.

Sebagai penutup, dilakukan penanaman pohon ringin dan selametan. Ini sebagai bentuk doa dan harapan untuk masa depan Kabupaten Pati yang lebih baik lagi. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin 

Tags: Bupati SudewoHari Jadi Pati
Previous Post

Gelombang Penolakan PBB-P2 250% Membesar, Bupati Siap Tinjau Ulang 

Next Post

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tanggapi Polemik dan Kericuhan Kenaikan PBB-P2 di Pati

Redaksi

Redaksi

Next Post
Geger! Gubernur Luthfi Diwaduli Bansos di Pati Banyak Tak Tepat Sasaran

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tanggapi Polemik dan Kericuhan Kenaikan PBB-P2 di Pati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

5
777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

September 15, 2026
Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

September 15, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sempat Pingsan, Kini Trauma

Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sudah Sembuh

September 15, 2026
Banyak Kasus Dugaan Keracunan, BEM se-Rembang Desak MBG Dihentikan

Banyak Kasus Dugaan Keracunan, BEM se-Rembang Desak MBG Dihentikan

September 15, 2026

Recent News

Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

September 15, 2026
Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

September 15, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sempat Pingsan, Kini Trauma

Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sudah Sembuh

September 15, 2026
Banyak Kasus Dugaan Keracunan, BEM se-Rembang Desak MBG Dihentikan

Banyak Kasus Dugaan Keracunan, BEM se-Rembang Desak MBG Dihentikan

September 15, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com