LINIKATA.COM, PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati berencana membangun sudetan sepanjang kurang lebih 11 meter di Sungai Juwana. Proyek ini bertujuan untuk mengatasi Banjir tahunan yang terjadi di sepanjang aliran.
Saat ini, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, terus membangun koordinasi intensif dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana. Namun, pihaknya belum menjelaskan lebih lanjut soal titik sudetan dan anggaran.
”Kami terus berkoordinasi dengan BBWS untuk pelaksanaan sudetan Sungai Juwana, sekitar 11 kilometer agar dapat mengurangi dampak banjir di wilayah Juwana,” ujar Chandra, Jumat (31/7/2026).
Baca juga: Imbas Bendung Karet Sungai Juwana, Nelayan Disebut Susah Melaut sampai Sedimentasi Parah
Dukungan Normalisasi Alat Berat
Selain mengawal proyek sudetan, Pemkab Pati menyiapkan dukungan operasional penanganan sungai secara mandiri. Langkah pendukung tersebut meliputi program normalisasi serta penyediaan armada alat berat.
Chandra menekankan pentingnya menjaga kelestarian alur sungai tersebut. Pasalnya, kawasan perairan ini memiliki fungsi strategis untuk menopang sektor pertanian, perikanan, air bersih, hingga potensi pariwisata daerah.
”Sungai ini adalah sumber kehidupan masyarakat. Karena itu, kelestariannya harus kita jaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang,” kata Chandra.
Baca juga: Festival Kali Juwana Jadi Momentum Lestarikan Ekosistem Sungai
Solusi Enceng Gondok
Di sisi lain, jajaran eksekutif memetakan sejumlah hambatan teknis yang memicu luapan air, seperti pendangkalan dasar sungai dan pemadatan gulma enceng gondok. Penanganan masalah ini dinilai membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
”Enceng gondok jangan hanya dipandang sebagai masalah. Tanaman ini bisa diolah menjadi kerajinan yang memiliki nilai ekonomi dan membuka peluang usaha bagi masyarakat,” tambah Chandra. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














