• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Miris, Puluhan Ton Limbah Tapioka-Sampah Penuhi Pantai Bulumanis Kidul Pati

Redaksi by Redaksi
Juli 25, 2026
in Regional
0
Miris, Puluhan Ton Limbah Tapioka-Sampah Penuhi Pantai Bulumanis Kidul Pati
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Kondisi Pantai Lestari yang berada di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati begitu memprihatinkan. Destinasi wisata yang menjadi kebanggaan warga setempat itu dipenuhi puluhan ton limbah industri tapioka dan sampah.

​Pantauan di lokasi, hamparan pasir pantai sepanjang satu kilometer nyaris tak terlihat akibat tertutup limbah kulit ketela yang menggunung. Kondisinya makin diperparah dengan adanya sampah plastik hingga popok bekas yang berserakan mengotori sepanjang bibir pantai.

​Dampak dari pencemaran parah ini membuat warga maupun wisatawan enggan berkunjung sekadar untuk menikmati waktu senggang. Imbasnya, deretan gazebo yang berdiri di sepanjang bibir pantai kini tampak terbengkalai dan mulai rusak tak terawat karena makin jarang terjamah pengunjung.

​Kepala Desa Bulumanis Kidul, Susanto mengatakan, limbah buangan dari daerah atas itu sudah mengotori pantai selama bertahun-tahun. Sampah-sampah tersebut datang setiap hari dengan jumlah banyak dari dua sungai yang mengapit desa.

​”Ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Kami dapat kiriman sampah-sampah ini dari wilayah atas, karena kami itu diapit oleh dua Sungai Suwatu dan Sungai Pangkalan. Tiap hari banyak sampah sehingga masuk ke pantai kami,” bebernya, Sabtu (25/7/2026).

Baca juga: Dugaan Pembalakan Liar di Regaloh, Perhutani Pati Merugi Rp1,1 Miliar

​Upaya Pemdes Terhalang Kiriman Limbah dan Sampah

​Menurutnya, Pemerintah Desa (Pemdes) sudah melakukan berbagai upaya untuk mempercantik pantai tersebut, mulai dari pembuatan gazebo hingga penanaman pohon. Bahkan, jalan menuju pantai juga sudah dicor. Namun, kondisi limbah dan sampah yang tak terkendali membuat berbagai upaya itu berujung sia-sia.

​”Kami sebenarnya sudah berusaha untuk mempercantik pantai, karena ini adalah warisan nenek moyang. Kami sudah menanami banyak tumbuhan di sini tapi memang ini lah keadaannya, sampahnya luar biasa,” keluhnya.

​Kendala yang paling memberatkan Pemdes Bulumanis adalah limbah industri tapioka. Gunungan kulit ari ketela yang sudah mencapai puluhan ton itu tidak bisa dimanfaatkan dan bahkan disebut membuat tanaman mati.

​”Kalau puluhan ton ada. Sampai hari ini kami tidak mampu mengolahnya. Itu kalau ditanami juga tidak bisa,” ungkap Susanto.

Baca juga: Bantu PKL Bangkit dari Sepi, Demokrat Pati Bersihkan Alun-Alun Kembangjoyo

​Desak Solusi Industri Tapioka dan Bantuan Pemerintah

​Makanya, Susanto kini hanya berharap ada solusi nyata dari pemilik Industri Tepung Tapioka. Mengingat, nilai kompensasi yang pihaknya terima selama satu tahun hanya Rp7 juta saja. Dana tersebut bahkan untuk merawat sungai saja tidak cukup.

​”Kami tidak kepingin menutup perusahaan atau apa, kami tidak. Tapi ketika mereka kaya raya, kami juga ingin dapat bagian hidup yang layak juga seperti yang lain,” pintanya.

​Selain berharap solusi dari industri tepung tapioka, Susanto juga menggantungkan penyelesaian masalah dari pemerintah. Permintaannya tak muluk-muluk. Pihaknya hanya berharap air sungai yang dialiri limbah itu bisa dirasakan manfaatnya oleh warga.

​”Harapan kami pada pemerintah kabupaten, provinsi, pusat untuk betul-betul bagaimana solusinya. Karena ini bagian dari hajat hidup kami. Bagaimana mengelola sampah-sampah ini, bagaimana supaya air limbah bisa lebih bisa dimanfaatkan, sehingga kehidupan kami bisa lebih baik,” pungkasnya. (LK1)

​Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: sampah
Previous Post

​Bantah Pacaran, Wanita di Sinomwidodo Pati Dibacok Karena Tolak Ta’aruf

Next Post

Disokong Event Musik, Target PAD Stadion Joyokusumo Pati Capai 80 Persen

Redaksi

Redaksi

Next Post
Lintasan Atletik Stadion Joyokusumo Akan Dibongkar, PASI Rencana Ngungsi ke Kudus

Disokong Event Musik, Target PAD Stadion Joyokusumo Pati Capai 80 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Sampai Juli, Angka Kecelakaan di Pati Capai 986 Kasus, 14 Meninggal

Sampai Juli, Angka Kecelakaan di Pati Capai 986 Kasus, 14 Meninggal

Juli 25, 2026
Lintasan Atletik Stadion Joyokusumo Akan Dibongkar, PASI Rencana Ngungsi ke Kudus

Disokong Event Musik, Target PAD Stadion Joyokusumo Pati Capai 80 Persen

Juli 25, 2026
Miris, Puluhan Ton Limbah Tapioka-Sampah Penuhi Pantai Bulumanis Kidul Pati

Miris, Puluhan Ton Limbah Tapioka-Sampah Penuhi Pantai Bulumanis Kidul Pati

Juli 25, 2026
​Bantah Pacaran, Wanita di Sinomwidodo Pati Dibacok Karena Tolak Ta’aruf

​Bantah Pacaran, Wanita di Sinomwidodo Pati Dibacok Karena Tolak Ta’aruf

Juli 24, 2026

Recent News

Sampai Juli, Angka Kecelakaan di Pati Capai 986 Kasus, 14 Meninggal

Sampai Juli, Angka Kecelakaan di Pati Capai 986 Kasus, 14 Meninggal

Juli 25, 2026
Lintasan Atletik Stadion Joyokusumo Akan Dibongkar, PASI Rencana Ngungsi ke Kudus

Disokong Event Musik, Target PAD Stadion Joyokusumo Pati Capai 80 Persen

Juli 25, 2026
Miris, Puluhan Ton Limbah Tapioka-Sampah Penuhi Pantai Bulumanis Kidul Pati

Miris, Puluhan Ton Limbah Tapioka-Sampah Penuhi Pantai Bulumanis Kidul Pati

Juli 25, 2026
​Bantah Pacaran, Wanita di Sinomwidodo Pati Dibacok Karena Tolak Ta’aruf

​Bantah Pacaran, Wanita di Sinomwidodo Pati Dibacok Karena Tolak Ta’aruf

Juli 24, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com