• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

YEU Latih Warga Tunggulsari Pati Beradaptasi dengan Banjir Rob

Redaksi by Redaksi
Juli 3, 2026
in Regional
0
YEU Latih Warga Tunggulsari Pati Beradaptasi dengan Banjir Rob
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Ancaman banjir rob yang terus mengepung Desa Tunggulsari, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, mengharuskan warganya untuk bisa cepat beradaptasi. Guna membangun ketangguhan yang merata, masyarakat setempat kini dibekali pemahaman Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI) agar kelompok perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas tidak tertinggal dalam mitigasi bencana.

Edukasi adaptasi iklim ini dikemas dalam bentuk pelatihan intensif yang diselenggarakan oleh YAKKUM Emergency Unit (YEU) melalui program WAVE (Women Advancing in Addressing Climate Vulnerability & Livelihood Empowerment). Pelatihan yang menggandeng BPBD Pati tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juli 2026, bertempat di Balai Desa Tunggulsari dengan melibatkan sedikitnya 30 peserta dari berbagai elemen keterwakilan sosial.

Selama pelatihan berjalan, para peserta ditempa untuk memahami konsep dasar kesetaraan gender, hak-hak penyandang disabilitas, serta penguatan prinsip inklusi sosial yang dikorelasikan langsung dengan ancaman nyata krisis lingkungan di pesisir Utara Pati itu.

Secara teknis, materi pelatihan dibagi ke dalam tiga tahapan. Pada hari pertama, forum membedah sensitivitas iklim di pesisir Pati untuk membangun kesadaran mengenai tingkat kerentanan yang berbeda di tiap kelompok. Hari kedua dilanjutkan dengan analisis kritis pengelolaan sumber daya penghidupan agar tidak habis tergerus iklim. Sementara pada hari penutup, warga ditantang merumuskan rencana aksi adaptasi iklim yang inklusif di tingkat komunitas.

Baca juga: Bantu Korban Banjir Rob di Tayu Pati, YEU Pasok Puluhan Kasur

YEU Dampingi Empat Desa Rentan Hingga 2028

Manajer Proyek YEU Pati, Eli Sunarso, memaparkan bahwa program ini sengaja dirancang secara berkelanjutan. Selain di Desa Tunggulsari, pelatihan serupa juga dilaksanakan di tiga desa pesisir lain, yakni Desa Keboromo, Desa Banyutowo, dan Desa Tegalombo yang tersebar di wilayah Kecamatan Tayu dan Dukuhseti.

“Keempat desa tersebut merupakan desa dampingan YEU hingga 2028. Melalui pelatihan ini diharapkan tumbuh kesadaran mengenai pentingnya saling menghargai, mewujudkan kesetaraan, serta memperkuat kerja sama antara perempuan dan laki-laki dalam membangun ketangguhan desa,” jelas Eli Sunarso.

Eli juga menggarisbawahi bahwa kunci dari ketangguhan desa yang sesungguhnya terletak pada sejauh mana kelompok berisiko dilibatkan dalam rantai pengambilan kebijakan pengurangan risiko bencana.

Baca juga: Tolak Menyerah pada Krisis Iklim, Warga Pesisir Pati Belajar Usaha Baru

Buka Sudut Pandang Baru Perempuan dan Pemuda Lokal

Ikhtiar adaptasi ini disambut positif oleh Sri Wahyuni, salah satu perwakilan kelompok perempuan Tunggulsari. Menurutnya, pemahaman mengenai respons iklim berbasis gender ini memberikan cakrawala baru bagi kaum perempuan di desanya.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk warga kami. Terlebih bagi kami, perempuan-perempuan yang sebelumnya belum tahu apa itu gender dan apa itu kesetaraan. Kiranya ke depan saya dan para perempuan bisa membagikannya pada masyarakat luas,” tuturnya.

Senada dengan itu, salah satu perwakilan pemuda desa, Amiril, berharap output dari pelatihan ini bisa diresonansikan lebih luas ke seluruh lapisan masyarakat agar kesadaran kolektif dalam menghadapi banjir rob bisa terbentuk dengan kokoh.

“Banyak sekali ilmu yang saya dapatkan, terutama terkait perubahan iklim dan hubungannya dengan gender. Ke depan, saya berharap pengetahuan ini dapat menjangkau lebih banyak orang dan tidak terbatas hanya pada peserta pelatihan saja,” pungkas Amiril. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Banjir RobYEU
Previous Post

Plt Bupati Akhirnya Buka Suara Soal Ahmad Husin jadi Plt Direktur RSUD Soewando

Next Post

Segudang PR Plt Direktur RSUD Soewondo Pati yang Baru Dilantik

Redaksi

Redaksi

Next Post
Segudang PR Plt Direktur RSUD Soewondo Pati yang Baru Dilantik

Segudang PR Plt Direktur RSUD Soewondo Pati yang Baru Dilantik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Segudang PR Plt Direktur RSUD Soewondo Pati yang Baru Dilantik

Segudang PR Plt Direktur RSUD Soewondo Pati yang Baru Dilantik

Juli 3, 2026
YEU Latih Warga Tunggulsari Pati Beradaptasi dengan Banjir Rob

YEU Latih Warga Tunggulsari Pati Beradaptasi dengan Banjir Rob

Juli 3, 2026
Plt Bupati Akhirnya Buka Suara Soal Ahmad Husin jadi Plt Direktur RSUD Soewando

Plt Bupati Akhirnya Buka Suara Soal Ahmad Husin jadi Plt Direktur RSUD Soewando

Juli 3, 2026
Dua Gedung Bersejarah Milik Pemkab Kudus Bakal Dijadikan Cagar Budaya

Dua Gedung Bersejarah Milik Pemkab Kudus Bakal Dijadikan Cagar Budaya

Juli 3, 2026

Recent News

Segudang PR Plt Direktur RSUD Soewondo Pati yang Baru Dilantik

Segudang PR Plt Direktur RSUD Soewondo Pati yang Baru Dilantik

Juli 3, 2026
YEU Latih Warga Tunggulsari Pati Beradaptasi dengan Banjir Rob

YEU Latih Warga Tunggulsari Pati Beradaptasi dengan Banjir Rob

Juli 3, 2026
Plt Bupati Akhirnya Buka Suara Soal Ahmad Husin jadi Plt Direktur RSUD Soewando

Plt Bupati Akhirnya Buka Suara Soal Ahmad Husin jadi Plt Direktur RSUD Soewando

Juli 3, 2026
Dua Gedung Bersejarah Milik Pemkab Kudus Bakal Dijadikan Cagar Budaya

Dua Gedung Bersejarah Milik Pemkab Kudus Bakal Dijadikan Cagar Budaya

Juli 3, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com