LINIKATA.COM, PATI – Banjir rob yang tak kunjung surut hampir melumpuhkan aktivitas puluhan warga di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Imbasnya, sebagian warga hanya berharap ada bantuan untuk meringankan beban mereka.
Merespons kondisi kritis tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati bersama berbagai lembaga terkait bergerak cepat menerjunkan bantuan logistik ke lokasi terdampak. Langkah cepat ini diambil guna memastikan kebutuhan dasar warga yang terjebak banjir tetap terpenuhi.
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas respons cepat dari Pemprov Jateng serta berbagai instansi terkait.
“Terima kasih Pak Gubernur. Jadi ada bantuan dari Pak Gubernur berupa sembako 150 paket senilai Rp37,5 juta, makanan siap saji 200 paket, family kit ada sekitar 10 paket, kasur, dan air mineral senilai Rp7,5 juta,” beber Chandra di Balai Desa Tunggulsari, Senin (22/6/2026).
Baca juga: Banjir Rob Tunggulsari Pati Kian Parah, Pemprov Jateng Akhirnya Turun Tangan
Dukungan logistik juga datang dari sinergi berbagai lembaga. BPBD Kabupaten Pati menyalurkan 20 paket sembako dan 30 paket makanan instan, disusul oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pati yang mendistribusikan 100 paket sembako.
“Dari Kementerian PKP memberikan 40 paket sembako, serta Dinas Sosial (Pati) menyerahkan 30 paket sembako beserta bantuan sandang dewasa, terpal, kasur, dan selimut,” katanya.
Fokus Perbaikan 450 Meter Tanggul Kritis yang Jebol
Di samping pemenuhan kebutuhan pokok, Chandra menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah perbaikan sementara tanggul yang jebol di area pertambakan warga. Berdasarkan tinjauan di lapangan, ada 450 meter tanggul kritis yang harus segera ditangani di Desa Tunggulsari.
“Ada sekitar 450 meter (tanggul) di empat tempat yang statusnya sangat urgent dan harus kita tangani segera. Kami sudah sampaikan ke Pak Asisten (Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Jawa Tengah) untuk segera diinformasikan ke Pak Gubernur agar bisa ditangani secepat mungkin,” jelas Risma.
Baca juga: Warga Tunggulsari Pati Gelar Aksi Minta Presiden Prabowo Tangani Banjir Rob
Risma menambahkan, setelah tahap darurat sepanjang 450 meter tersebut selesai, pemerintah juga memetakan penanganan tahap kedua untuk jalur sungai menuju laut sepanjang 1 kilometer yang membutuhkan peninggian tanggul.
“Penanganan banjir di Tunggulsari sudah kami tangani, semoga dalam waktu dekat sudah tidak terjadi rob lagi di Desa Tunggulsari,” pungkasnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin















