LINIKATA.COM, REMBANG – Belanja ke pasar kini tak lagi perlu menebak-nebak harga. Warga Rembang kini punya “asisten digital” baru bernama Signage Sijagad (Sistem Informasi Jaga Disparitas Harga). Layar digital canggih ini resmi beroperasi di Pasar Rembang sejak Sabtu (7/4/2026) untuk memantau pergerakan harga bahan pokok secara transparan.
Perangkat ini bukan sekadar layar biasa, melainkan pusat informasi yang menampilkan harga 13 komoditas bahan pokok utama yang menjadi indikator inflasi.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang, Mahfudz, mengungkapkan bahwa fasilitas ini merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui program “Ngopeni Ngelakoni Jateng”.
Baca juga: Kapolres Kudus Terjun Langsung Pantau Harga Pangan Jelang Lebaran
Mahfudz menjelaskan, Kabupaten Rembang terpilih sebagai penerima bantuan karena statusnya sebagai salah satu wilayah titik penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK). Kehadiran alat ini diharapkan menjadi senjata ampuh bagi masyarakat untuk mendapatkan keterbukaan informasi harga.
“Jadi pemerintah provinsi memberikan bantuan alat kepada beberapa kabupaten yang menjadi pusat penghitungan IHK atau Indeks Harga Konsumen. Termasuk salah satunya di Kabupaten Rembang,” ujar Mahfudz, Senin (9/4/2026).
Hanya Ada di Pasar Rembang
Meski Rembang memiliki dua titik penghitungan inflasi, yakni Pasar Rembang dan Pasar Lasem, untuk saat ini fasilitas mewah ini baru tersedia di satu lokasi saja.
“Karena bantuan yang diterima hanya satu unit, alat tersebut ditempatkan di Pasar Rembang,” imbuhnya.
Melalui Sijagad, masyarakat bisa melihat harga rata-rata komoditas dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang diperbarui setiap hari. Hal ini memungkinkan warga memiliki acuan harga yang valid sebelum melakukan transaksi tawar-menawar.
“Jadi harga-harga itu sudah dirata-rata dari 35 kabupaten/kota. Mungkin harga di Rembang sekian, di Pati sekian, di Wonosobo sekian. Itu dirata-rata sehingga menjadi harga yang bisa dipedomani oleh masyarakat,” jelasnya.
Baca juga: Harga Cabai dan Telur Naik saat Ramadan, Disdagperin Pati: Masih Normal
Panduan Belanja Cerdas
Dengan adanya layar digital ini, Mahfudz mengimbau masyarakat untuk mengecek pergerakan harga terlebih dahulu sebelum masuk ke area pasar. Mulai dari harga beras, minyak goreng, daging, ikan, hingga telur semuanya terpampang nyata.
Bagi warga yang masih awam dengan teknologi ini, jangan khawatir. Operator di Pasar Rembang telah disiagakan untuk membantu memandu masyarakat mengoperasikan fitur-fitur di dalam perangkat tersebut.
Bagi yang ingin memantau dari rumah, informasi serupa juga bisa diakses secara daring melalui laman jagad.glide.page.
“Harapannya masyarakat bisa memantau harga-harga komoditas yang dijual di pasar, khususnya bagi masyarakat yang berbelanja di Pasar Rembang melalui alat ini,” pungkasnya. (LK8)
Editor: Ahmad Muhlisin













