• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Sejumlah PKL Balai Jagong Kudus jadi Korban Peredaran Uang Palsu

Redaksi by Redaksi
Oktober 22, 2025
in Regional
0
Sejumlah PKL Balai Jagong Kudus jadi Korban Peredaran Uang Palsu

Suasana Balai Jagong Kudus di malam hari. Foto: Linikata/LK9

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, KUDUS – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Kudus, menjadi korban peredaran uang palsu (Upal), baru-baru ini. Informasi yang berhasil dihimpun, PKL yang tertipu sebanyak empat orang, terdiri tiga orang PKL di komplek Balai Jagong Kudus, dan satu pedagang di Pasar Karangbener, Kecamatan Bae.

Salah satu korban, Sheren (22), mengaku tertipu uang palsu pecahan Rp100 ribu, pada Minggu (19/10/2025). Saat itu, lapak es telernya di Balai Jagong sedang ramai pembeli. Hal itu dimanfaatkan seorang ibu-ibu yang diduga pelaku penyebar upal datang dan meminta dilayani segera.

‘’Setelah total belanjaan mencapai Rp30 ribu, ibu itu membayar dengan uang Rp100 ribu dan menerima kembalian Rp70 ribu,’’ ungkapnya, Rabu (22/10/2025).

Baca juga: Warga Karangbener Kudus Digegerkan Penemuan Bayi di Kebun Pisang

Ia mengakui, saat menerima upal itu tidak dicek ulang, dan langsung memasukkannya ke dalam kotak uang. Sebab, saat itu sedang kerepotan melayani pembeli. Kecurigaan baru muncul saat karyawannya menghitung pemasukan.

‘’Kami menyadari ada selembar uang Rp100 ribu yang memiliki tekstur kertas berbeda. Setelah dicermati, uang tersebut ternyata dipastikan palsu,’’ ungkapnya.

Setelah kejadian itu, Sheren pun melaporkan kerugiannya ke paguyuban PKL Balai Jagong. Setelah lapor, ternyata sudah ada tiga PKL lain yang bernasib sama. Sedang kerugian yang ditanggung setiap pedagang sekitar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu.

“Setelah saya laporan itu ternyata sebelumnya ada yang tertipu uang palsu tiga orang,’’ imbuhnya.

Terpisah, nasib serupa juga dialami oleh Sutomo, pedagang sayur dan ikan di Pasar Karangbener Kudus. Saat itu, kebetulan yang jaga lapaknya adalah pekerjanya.

“Uang yang diterima karyawan saya saat itu sekitar Rp150 ribu,’’ jelasnya.

Baca juga: Harga Gabah Ketan di Pati Naik Capai Rp8.500 per Kilogram

Sementara itu, Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kasat Reskrim, AKP Danail Arifin, saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan terkait peredaran upal di Kudus baru-baru ini. Kendati begitu, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pedagang, agar berhati-hati saat menerima pembayaran tunai dari pembeli.

“Pastikan uang yang dibayarkan pembeli adalah uang asli agar tidak tertipu dan merugi,’’ tegasnya. (LK9)

Editor: Ahmad Muhlisin 

Tags: Balai jagongKudusUang palsu
Previous Post

Seleksi Terbuka 7 Kepala Dinas di Pati Ramai Peminat, Sudah Ada 24 Pendaftar

Next Post

APB Ungkap Ada Dugaan Anggota DPRD Pati Ditekan Dukung Pemakzulan Sudewo

Redaksi

Redaksi

Next Post
APB Ungkap Ada Dugaan Anggota DPRD Pati Ditekan Dukung Pemakzulan Sudewo

APB Ungkap Ada Dugaan Anggota DPRD Pati Ditekan Dukung Pemakzulan Sudewo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

2
Mau Demo ke Jakarta, AMPB Minta Sumbangan Rp12 Juta ke 21 Camat

Mau Demo ke Jakarta, AMPB Minta Sumbangan Rp12 Juta ke 21 Camat

2
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

2
Kalahkan Yordania, Indonesia Tantang Tailan di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

Kalahkan Yordania, Indonesia Tantang Tailan di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

2
Harga Garam Tinggi, tapi Hasil Panen di Pati Malah Turun Drastis 

Panen Melimpah Tapi Harga Garam di Pati Anjlok, Petambak Cemas Terulang Rp375 Sekilo

Agustus 24, 2026
Sepakat Soal RUU Perampasan Aset, POS Dukung Aksi AMPB Meski Tak Ikut Ke Jakarta

Sepakat Soal RUU Perampasan Aset, POS Dukung Aksi AMPB Meski Tak Ikut Ke Jakarta

Agustus 24, 2026
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Agustus 24, 2026
​Batal Jadi RS Bhayangkara, Warga Tambahmulyo Pati Desak Aset Balik ke Desa

​Batal Jadi RS Bhayangkara, Warga Tambahmulyo Pati Desak Aset Balik ke Desa

Agustus 24, 2026

Recent News

Harga Garam Tinggi, tapi Hasil Panen di Pati Malah Turun Drastis 

Panen Melimpah Tapi Harga Garam di Pati Anjlok, Petambak Cemas Terulang Rp375 Sekilo

Agustus 24, 2026
Sepakat Soal RUU Perampasan Aset, POS Dukung Aksi AMPB Meski Tak Ikut Ke Jakarta

Sepakat Soal RUU Perampasan Aset, POS Dukung Aksi AMPB Meski Tak Ikut Ke Jakarta

Agustus 24, 2026
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Agustus 24, 2026
​Batal Jadi RS Bhayangkara, Warga Tambahmulyo Pati Desak Aset Balik ke Desa

​Batal Jadi RS Bhayangkara, Warga Tambahmulyo Pati Desak Aset Balik ke Desa

Agustus 24, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com