LINIKATA.COM, DEMAK – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Desa Krandon, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Kamis (18/9/2026) sekira pukul 23.00 WIB. Tiga unit rumah warga hangus dilalap si jago merah.
Insiden tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu rumah kayu yang ditinggal penghuninya berpergian ke luar kota.
Banyaknya material bangunan yang terbuat dari kayu membuat kobaran api berkobar cepat. Warga sekitar yang panik sempat berhamburan keluar dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya agar kebakaran tidak meluas.
Baca juga: 87 Kasus Kebakaran Landa Pati dalam 8 Bulan, Satu Warga Tewas
Kronologi Kebakaran
Danru Damkar Satpol PP Kabupaten Demak, Muhammad Imron, menjelaskan bahwa laporan masuk saat kondisi api sudah membesar. Rumah asal muasal api diketahui dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang berada di Jakarta.
“Yang terbakar ada tiga rumah. Karena konstruksinya dari kayu, api sangat cepat merambat dan membakar seluruh material di dalamnya. Pemilik rumah pertama yang terbakar informasinya sedang di Jakarta,” kata Imron, Jumat (19/9/2026).
Untuk memadamkan kobaran api, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Armada tersebut terdiri dari satu unit Damkar Pos Karangawen dan dua unit dari Pos Demak Kota.
Baca juga: Kebakaran di Loram Wetan Kudus: Gudang Kertas Ludes, 3 Rumah dan Truk Ikut Hangus
Petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam hingga akhirnya api berhasil dijinakkan dan situasi dinyatakan aman.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materiil diperkirakan menembus angka lebih dari Rp300 juta. Kasus kebakaran ini kini masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat untuk memastikan penyebab pasti munculnya api.
Editor: Ahmad Muhlisin














