• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Tradisi Guyang Cekathak, Doa Minta Hujan dan Uri-Uri Warisan Sunan Muria

Redaksi by Redaksi
September 4, 2026
in Regional
0
Tradisi Guyang Cekathak, Doa Minta Hujan dan Uri-Uri Warisan Sunan Muria
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, KUDUS – Tradisi Guyang Cekathak kembali digelar di lereng Pegunungan Muria, Jumat (19/9/2026). Ritual sakral membasuh pelana kuda peninggalan Syeh Sayyid Umar Said atau yang dikenal Sunan Muria itu, melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari petani, pedagang, hingga tukang ojek setempat.

​Ritual sakral yang rutin digelar setiap Jumat Wage di bulan September ini dipusatkan di Sendang Rejoso, sebagai sumber mata air yang diyakini pernah menjadi tempat berwudlu sang waliyullah itu. Selain memperingati jejak sejarah, tradisi ini dipelihara sebagai simbol permohonan doa agar hujan segera mengguyur bumi di tengah musim kemarau panjang.

​Rangkaian prosesi bermula pukul 7.00 WIB di aula kantor Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria (YM2SM). Acara diawali dengan doa dan tahlil bersama yang dipimpin oleh pemangku adat. Sebuah cekathak (pelana kuda) berbalut kain putih disandingkan anggun di hadapan para tokoh agama, diiringi aroma khas kepulan asap kemenyan dan dupa.

​Usai doa pembuka, cekathak dikirab menuju Sendang Rejoso dengan lantunan selawat dan tabuhan terbang papat. Warga yang memadati area sendang tampak antusias membawa nasi berkat untuk didoakan bersama demi meraih keberkahan (ngalap berkah) Kanjeng Sunan.

Baca juga: Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

​Prosesi Basuh Pelana dan Nasi Berkat

​Setibanya di Sendang Rejoso, pelana kuda dibasuh menggunakan air sendang dan air kembang. Cekathak kemudian disandingkan dengan nasi berkat, dawet muria, bubur ketan, serta sesaji puceng. Prosesi ditutup dengan tradisi kepungan atau makan bersama beralaskan daun jati.

​Dewan Pembina YM2SM, Mastur, menegaskan bahwa esensi utama Guyang Cekathak adalah mengenang jasa Sunan Muria dalam menyebarkan syiar Islam di lereng Muria.

​”Sebagai pengingat untuk masyarakat, khususnya garis keturunan dari Kanjeng Sunan supaya tetap melestarikan perjuangan,” tutur pria yang akrab disapa Mbah Mastur tersebut.

​Mbah Mastur menambahkan, tradisi ini juga identik dengan ritual meminta hujan melalui elemen unik berupa pelemparan cendol tawar ke atas. Cendol tawar tanpa gula maupun garam ini sekaligus berfungsi secara ekologis untuk membersihkan sumber mata air Sendang Rejoso.

Baca juga: Kekeringan Meluas, Polres Kudus Bantu 21 Ribu Liter Air ke Glagahwaru

​Simbol Permohonan Hujan

​”Ini simbolis, saat kemarau panjang kami berdoa supaya hujan segera turun. Namun ketika sudah musim hujan, tradisi ini tetap digelar untuk ngalap berkah,” terangnya.

​Mengenai penentuan waktu, Mbah Mastur menjelaskan bahwa ritual wajib dilaksanakan pada Jumat Wage di bulan September. Jika tidak ada penanggalan tersebut, pengurus adat bakal memilih hari terdekat di akhir Agustus atau awal Oktober.

​Pihak yayasan menaruh harapan besar agar generasi muda Desa Colo terus merawat warisan budaya takbenda yang sarat makna spiritual dan sosial ini. (LK6)

​Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Guyang CekathakSunan Muria
Previous Post

Usai Dugaan Keracunan MBG, 209 Siswa SMAN 1 Lasem Hari Ini Izin Sakit

Next Post

Dugaan Keracunan MBG SMAN 1 Lasem, 9 Siswa Masih Jalani Rawat Inap

Redaksi

Redaksi

Next Post
Dugaan Keracunan MBG SMAN 1 Lasem, 9 Siswa Masih Jalani Rawat Inap

Dugaan Keracunan MBG SMAN 1 Lasem, 9 Siswa Masih Jalani Rawat Inap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

3
Pentas Kesenian Pelajar Pati Memukau, Menbud Fadli Zon Janji Perluas GSMS

Pentas Kesenian Pelajar Pati Memukau, Menbud Fadli Zon Janji Perluas GSMS

3
Dugaan Keracunan MBG SMAN 1 Lasem, 9 Siswa Masih Jalani Rawat Inap

Dugaan Keracunan MBG SMAN 1 Lasem, 9 Siswa Masih Jalani Rawat Inap

September 4, 2026
Tradisi Guyang Cekathak, Doa Minta Hujan dan Uri-Uri Warisan Sunan Muria

Tradisi Guyang Cekathak, Doa Minta Hujan dan Uri-Uri Warisan Sunan Muria

September 4, 2026
Usai Dugaan Keracunan MBG, 209 Siswa SMAN 1 Lasem Hari Ini Izin Sakit

Usai Dugaan Keracunan MBG, 209 Siswa SMAN 1 Lasem Hari Ini Izin Sakit

September 4, 2026
Kemarau Panjang, Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Gagal Panen

Kabar Baik Petani Pati! Irigasi Waduk Kedung Ombo Dibuka 15 September

September 4, 2026

Recent News

Dugaan Keracunan MBG SMAN 1 Lasem, 9 Siswa Masih Jalani Rawat Inap

Dugaan Keracunan MBG SMAN 1 Lasem, 9 Siswa Masih Jalani Rawat Inap

September 4, 2026
Tradisi Guyang Cekathak, Doa Minta Hujan dan Uri-Uri Warisan Sunan Muria

Tradisi Guyang Cekathak, Doa Minta Hujan dan Uri-Uri Warisan Sunan Muria

September 4, 2026
Usai Dugaan Keracunan MBG, 209 Siswa SMAN 1 Lasem Hari Ini Izin Sakit

Usai Dugaan Keracunan MBG, 209 Siswa SMAN 1 Lasem Hari Ini Izin Sakit

September 4, 2026
Kemarau Panjang, Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Gagal Panen

Kabar Baik Petani Pati! Irigasi Waduk Kedung Ombo Dibuka 15 September

September 4, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com