LINIKATA.COM, PATI – Pelaksana Tugas (Plt) Camat Tlogowungu Mohammad Roni mengaku tak punya anggaran untuk menyumbang Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Permintaan dana Rp12 juta itu akan digunakan untuk transportasi demonstrasi ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) pada 27 Agustus 2026.
”Prinsip kalau di kami terkait dengan hal ini, karena memang anggaran di kecamatan memang tidak ada untuk alokasi itu, kami tidak bisa untuk membantu kegiatan AMPB tersebut,” jelas Roni saat ditemui di Desa Sumbermulyo, Jumat (21/8/2026).
Ketika dikonfirmasi adanya isu bahwa Kecamatan Tlogowungu telah memberikan bantuan kepada AMPB, Roni tegas membantahnya.
”Tidak, tidak ada,” tegasnya.
Roni mengatakan, pihak kecamatan bahkan belum menerima surat atau proposal resmi terkait permintaan sumbangan tersebut. Namun, dia memang sudah mengetahui kabar permintaan sumbangan tersebut.
”Kalau di Tlogowungu saat ini memang kami belum menerima surat atau semacam proposal. Tapi memang kami mendengar kabar dari media sosial, memang ada kabar seperti itu,” ujarnya.
Baca juga: Mau Demo ke Jakarta, AMPB Minta Sumbangan Rp12 Juta ke 21 Camat
Alasan Tak Bisa Sumbang
Menurutnya, setiap anggaran pada instansi pemerintah telah ditetapkan untuk memenuhi target dan program yang harus dilaksanakan. Maka dari itu, pihaknya tidak bisa mengeluarkan dana secara mendadak.
”Setiap anggaran yang ada di instansi memang sudah ada target-target yang harus dilaksanakan. Jadi tidak langsung bisa setiap saat, setiap waktu langsung bisa digunakan untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan target itu,” sambung Roni.
Sementara terkait kemungkinan adanya kecamatan lain yang telah memberikan bantuan, Roni mengaku belum mengetahui informasi tersebut.
”Saya belum tahu untuk kecamatan yang lain. Tapi memang tahunya saya dari media sosial. Untuk di Tlogowungu saat ini memang belum ada,” pungkasnya.
Baca juga: Cegah Konflik Horizontal, GP Ansor Pati Desak Pemkab Buat Perda Sound Horeg
Target Rombongan Massa
Sebelumnya, AMPB telah mendatangi Camat Margorejo untuk meminta sumbangan sebesar Rp12 juta untuk pergi demo ke Jakarta. Namun, AMPB memastikan tidak ada paksaan dalam memberikan sumbangan.
Jika seluruh 21 camat memberikan dukungan sesuai target AMPB, massa asal Kabupaten Pati yang berangkat ke Jakarta pada 27 Agustus 2026 disebut berpotensi mencapai lebih dari 1.000 orang. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin













