LINIKATA.COM, PATI – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menengok warga terdampak banjir rob di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026). Kehadirannya itu untuk memastikan penanganan bencana berjalan dengan cepat dan tepat, sekaligus menyalurkan bantuan logistik secara langsung.
Setibanya di Tunggulsari, Gubernur langsung menyambangi beberapa rumah warga yang terendam rob, salah satunya milik pasangan Suparno dan Sugemi. Bersama Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mereka mendengar berbagai keluhan dari lansia tersebut.
Kepada mereka, Gubernur memastikan bahwa penanganan tanggul yang jebol segera ditangani. Harapannya, banjir rob tak lagi menyambangi permukiman warga.
“Tanggul yang menyebabkan air masuk ke rumah jadi prioritas kami. Jadi nanti bulan depan sudah mulai ditanggul ben ora banyune mlebet (biar airnya tidak masuk rumah),” katanya.
Baca juga:
Selain itu, Luthfi juga memastikan pemerintah selalu hadir untuk membantu warganya yang tertimpa bencana lewat serangkaian bantuan sosial hingga pendidikan.
“Terus nek kurang opo-opo (kalau kurang apa-apa) nanti kita bantu. Bantuan sosial wonten (ada), pendidikan wonten (ada). Sedoyo (semua) kita bantu, sedoyo diopeni (semua diperhatikan) oleh Pak Bupati maupun kami (Pemprov Jateng),” katanya.
Mendapat perhatian dari Gubernur and Plt Bupati, Mbah Suparno mengucapkan terima kasih. Dia juga berharap penanganan tanggul jebol bisa segera selesai agar rumahnya yang berbatasan langsung dengan tambak tak kebanjiran lagi.
“Matur suwun sampun diperhatikke (Terima kasih sudah diperhatikan). Ditangani secepat-cepatnya,” katanya.
Baca juga:
Momen Haru Saat Warga Merangkul Gubernur Luthfi
Ada momen haru saat Gubernur hendak berpamitan. Mbah Sugemi secara spontan langsung merangkul erat dan menciumi sang gubernur sebagai wujud terima kasih atas perhatian yang diberikan. Luthfi pun menyambut baik rangkulan itu dan kemudian berpamitan untuk menuju rumah warga selanjutnya.
Setelah menemui warga, Luthfi mengaku sudah membahas penanganan banjir rob di Desa Tunggulsari. Pihaknya menyiapkan Rp400 juta untuk memperbaiki tanggul rusak sepanjang 450 meter di empat titik.
”Bahwa yang paling utama penanganan yang paling dekat adalah menanggulangi tanggul rusak yang mengakibatkan air masuk rumah. Sehingga kita siapkan Rp 400 juta untuk membikin tanggul,” tutur Luthfi.
Menurutnya, perbaikan darurat ini merupakan jangka pendek agar warga bisa dengan cepat terbebas dari banjir rob. Sedangkan untuk langkah penanganan jangka panjang, Luthfi mengaku bakal melakukan rapat lebih lanjut.
”Jangka panjang banyak yang kita kerjakan. Nanti kita rapat kembali untuk melakukan langkah yang komprehensif. Sungai di sana segera kita perbaiki,” tandas dia. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin















