LINIKATA.COM, REMBANG – Videotron yang terpasang di kawasan Alun-Alun Rembang kembali mengalami gangguan meski usia pemakaiannya baru sekira lima bulan. Permasalahan terjadi pada instalasi jaringan yang membuat layar kerap mati mendadak dalam beberapa waktu terakhir.
Diketahui, videotron tersebut mulai dioperasikan setelah pergantian tahun 2025 menuju 2026 dan pembangunannya menelan anggaran hampir Rp1 miliar, tepatnya sekira Rp910 juta.
Fasilitas tersebut dirancang sebagai media penyampaian informasi publik sekaligus sarana promosi berbagai capaian pembangunan daerah. Pengelolaan konten berada di bawah Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), sementara pembangunan fisik dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU).
Baca juga: BKD Serahkan LHP Kasus ASN Mesum, Keputusan di Tangan Bupati Rembang
Lokasinya dipilih di alun-alun karena dianggap sebagai titik keramaian sehingga informasi dapat mudah diakses masyarakat.
DPUTARU Rembang Datangkan Teknisi dari Jakarta
Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Jasa Konstruksi DPUTARU Rembang, Agus Himawan, membenarkan adanya kendala pada fasilitas tersebut. Ia menyebut tim dari pihak penyedia sudah turun langsung untuk melakukan penanganan dan ditargetkan perbaikan rampung pekan ini.
“Penyebab gangguan masih ditelusuri. Indikasi sementara menunjukkan jaringan yang tidak stabil sehingga layar sering mati sendiri. Tim teknisi dari Jakarta juga telah berada di Rembang untuk melakukan pengecekan lebih lanjut,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Agus menjelaskan, saat ini videotron masih dalam masa garansi selama satu tahun. Oleh karena itu, penanganan dilakukan bersama pihak penyedia.
“Perangkat sengaja dimatikan sementara sebagai langkah antisipasi agar kerusakan tidak merembet ke komponen lain. Rencana perbaikan dijadwalkan berlangsung pada pertengahan pekan. Setelah dinyatakan aman, videotron akan kembali dioperasikan,” ucapnya.
Baca juga: Aplikasi Rembang Gemilang Jadi ‘Pajangan’ di Play Store, Warga: Gak Ada Manfaatnya!
Masih Masa Garansi dan Bukan Kerusakan Pertama
Dugaan awal, Agus menyebut gangguan lebih banyak terjadi pada instalasi jaringan, bukan pada perangkat utama.
Masalah pada videotron ini bukan yang pertama. Sebelumnya, kurang dari sebulan setelah beroperasi, panel layar sempat bermasalah akibat kabel yang mengendur.
“Gangguan tersebut waktu itu dapat diatasi dengan cepat melalui penyesuaian kabel dan pengaturan ulang sistem,” pungkasnya. (LK8)
Editor: Ahmad Muhlisin














