• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Pati Waspada Kusta, Ini Cara Penularan dan Langkah Pengobatannya

Redaksi by Redaksi
Maret 27, 2026
in Regional
0
Pati Waspada Kusta, Ini Cara Penularan dan Langkah Pengobatannya

Ketua Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Pati, Yanti. Foto: Linikata/LK1

0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Sampai pertengahan Maret 2026, 11 warga Kabupaten Pati terjangkit penyakit kusta. Penyakit yang menyerang saraf tepi dan kulit ini jadi perhatian serius karena bisa menyebabkan cacat fisik.

Ketua Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Pati, Yanti, mengungkapkan, penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae ini menyerang jaringan saraf penderitanya. Salah satu ciri khas yang paling menonjol adalah munculnya bercak putih pada kulit yang disertai dengan mati rasa (anestesi). Kondisi ini sering kali mengecoh masyarakat karena kemiripannya dengan penyakit kulit ringan seperti panu.

Gejala awal kusta ada gangguan pada saraf, tidak terasa sakit ketika dicubit itu salah satu gejala khusus. Kemudian muncul bercak dan mati rasa, bedanya sama panu, kalau panu masih ada rasa,” jelas Yanti.

Baca juga: Waspada Penyakit Kusta di Pati: Sampai Maret Ada 11 Kasus

Meskipun masa inkubasi bakteri ini tergolong lama—bisa mencapai 5 hingga 7 tahun—tingkat penularannya sebenarnya relatif kecil. Penularan biasanya terjadi melalui kontak fisik erat yang berulang atau melalui percikan cairan pernapasan (droplet).

“Inkubasi masuk jadi sakit lama bisa 5, 6, 7 tahun. Bisa kena keluarga inti yang kontak erat dengan pasien, bisa juga penularannya akibat kontak kulit atau percikan nafas bisa dahak waktu batik atau bersin,” urai Yanti.

Pihak Dinkes menekankan bahwa kusta dapat disembuhkan secara total asalkan pasien disiplin dalam menjalani pengobatan yang memakan waktu satu hingga dua tahun. Seluruh layanan pemeriksaan dan obat-obatan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) seperti Puskesmas disediakan secara gratis.

“Misalkan kalau ada bercak kita suspek untuk tes anestesi. Kalau menemui segera melaporkan ke fasyankes terdekat, bisa puskesmas, bisa ke bidan desa menjalani pemeriksaan dan pengobatan juga gratis,” sarannya.

Baca juga: Waspada! 6 Kasus Campak Muncul di Pati Mayoritas Serang Anak-Anak

Selain pengobatan medis, kebersihan lingkungan menjadi faktor kunci dalam memutus rantai penyebaran bakteri. Dinkes Pati juga terus menggencarkan berbagai program seperti Rapid Village Survey (RVS) dan Integrasi Layanan Primer (ILP) untuk mendeteksi kasus secara dini.

“Penyakit ini bisa menular tetapi bisa diobati sehingga bisa sembuh. Sejauh ini, masyarakat perlu diedukasi, kita harus memotivasi pasien tersebut,” pungkas Yanti. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Kusta
Previous Post

Tak Kantongi RKAB, 17 Perusahaan Tambang di Rembang Dilarang Beroperasi

Next Post

Lindungi Anak dari Predator Digital, Pemkab Kudus Dukung Pembatasan Usia Medsos

Redaksi

Redaksi

Next Post
Lindungi Anak dari Predator Digital, Pemkab Kudus Dukung Pembatasan Usia Medsos

Lindungi Anak dari Predator Digital, Pemkab Kudus Dukung Pembatasan Usia Medsos

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

5
777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

September 15, 2026
Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

September 15, 2026
Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

September 15, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sempat Pingsan, Kini Trauma

Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sudah Sembuh

September 15, 2026

Recent News

MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

September 15, 2026
Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

September 15, 2026
Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

September 15, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sempat Pingsan, Kini Trauma

Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sudah Sembuh

September 15, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com