LINIKATA.COM, KUDUS – Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H, Wana Wisata Pijar Park di lereng Gunung Muria menghadirkan terobosan unik untuk memanjakan para pengunjung.
Objek wisata yang dikenal dengan kesejukannya ini menyiapkan konsep berbuka puasa spesial bertajuk menu “Hutan” dengan gaya kepungan setiap harinya.
Konsep ini sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman religi yang menyatu dengan alam. Hidangan yang disajikan pun kental dengan cita rasa pedesaan, mulai dari nasi liwet hingga sayur-sayuran segar yang dipetik langsung dari lahan warga di lereng Muria.
Baca juga: Menikmati Staycation di Rumah Pohon Pijar Park Kudus yang Estetik
Pemilik Kafe Berpijar sekaligus Warung Alas Ndeso, Pujiharto, yang akrab disapa Atok, menjelaskan bahwa pihaknya ingin menciptakan atmosfer ngabuburit yang tak terlupakan. Selain menu autentik, pengunjung juga akan dimanjakan dengan takjil gratis dan siraman rohani rutin.
“Kami juga menghadirkan live music selama satu bulan penuh di Alun-alun Pijar untuk menemani waktu menunggu azan Magrib,” ujar Atok pada Rabu (18/2/2026).
Promo Serba Murah dan Hiburan Viral
Tahun ini, Pijar Park mengusung tagline “FYP in Alun-alun Pijar, Ngabuburit Makin Viral”. Tidak hanya menawarkan spot foto instagramable, pengelola juga memberikan diskon 50 persen untuk reservasi resort selama Ramadan.
Pengunjung yang menginap dapat menikmati fasilitas lengkap seperti taman kelinci, domba merino, hingga kolam renang.
Baca juga: Menu Baru Pijar Park, Seduh Kopi Muria dari Panasnya Pasir Ala Turki
Bagi masyarakat yang ingin berbuka puasa dengan anggaran terbatas, tersedia paket mulai dari Rp 5.000 di area food court. Berbagai pilihan kuliner mulai dari soto Kudus, sop iga, hingga kopi Turki siap melengkapi momen berbuka di bawah rindangnya pohon pinus.
Tak ketinggalan, bagi penyuka tantangan, tersedia paket jeep adventure untuk menjelajahi panorama hijau Muria sembari menanti waktu berbuka.
Atok berharap, beragam fasilitas ini dapat menjadikan Pijar Park sebagai destinasi utama pilihan warga Kudus dan sekitarnya selama bulan puasa. (LK9)
Editor: Ahmad Muhlisin













