• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Ngabuburit Produktif Siswa SMAN 1 Jakenan, Riset Melon demi Olimpiade

Redaksi by Redaksi
Februari 24, 2026
in Regional
0
Bupati Sam’ani Pimpin Aksi Bersih Sampah Serentak, Wujudkan Kudus Asri

Siswa SMAN 1 Jakenan melakukan riset di Kebun Melon Desa Pekalongan, Winong, Pati, Selasa (24/2/2026). Foto: Linikata/Lk1

0
SHARES
112
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Belasan siswa berbaju putih abu-abu tampak memadati Wisata Petik Melon di Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Selasa (24/2/2026) sore. Bukan sekadar ngabuburit biasa, Siswa SMAN 1 Jakenan itu rupanya sedang melakukan riset mendalam soal pupuk dan media tanam yang akan dibawa ke olimpiade.

Riset di Tengah Suasana Ramadan

Sore yang hangat itu menemani mereka meneliti tumbuhan melon berjenis Sweet Lavender dan The Blues. Ada yang bertugas memeriksa media tanam dan efektivitas pupuk yang mulai diaplikasikan dua bulan lalu, ada pula yang mengukur diameter buah guna memastikan kualitas pertumbuhannya.

Tak lupa, mereka mencatat setiap detail riset ke dalam buku laporan dan mendokumentasikannya melalui kamera telepon seluler (ponsel) sebagai data pendukung. Di momen Ramadan ini, hampir setiap hari mereka menunggu waktu berbuka dengan mengunjungi kebun melon milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Pekalongan itu. Mereka dengan tekun mempersiapkan diri mengikuti Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) yang akan berlangsung tahun ini.

Baca juga: Khawatir Siswa “Mokel”, Sejumlah Sekolah di Pati Tolak MBG Selama Ramadan

Persiapan Menuju OPSI

Dalam ajang tahunan itu, tim riset SMAN 1 Jakenan mempersiapkan dua tim yaitu Tim Fertiva Smanja yang beranggotakan Riska Oktaviani dan Warsito, dan Tim Coco Smanja berisi Anaya Shiren Febiola dan Reyhan Davin Fernanda. Mereka akan mempresentasikan penelitian pupuk organik cair dan cocopeat.

Riska Oktaviani menjelaskan, selama beberapa bulan ini timnya memang sedang meneliti pupuk organik cair dari alam dan limbah pasar seperti kulit bawang merah, lengkuas, dan air kelapa. Pupuk tersebut lantas diujicobakan pada tanaman melon. Sedangkan satu tim lainya membuat cocopeat dari limbah serabut kelapa sebagai media tanamnya.

“Untuk pupuk organik cari, Prosesnya semua bahan dihaluskan terlebih dahulu lalu dicampurkan. Setelah itu, didiamkan dulu selama 30 hari baru bisa digunakan,” jelasnya.

Riska mengklaim pupuk organik tersebut bisa menekan pengeluaran petani karena bahan-bahannya mudah didapatkan dengan harga terjangkau. Berdasarkan hasil risetnya, hasilnya juga lebih bagus daripada pupuk kimia.

“Dari penelitian saya, melonnya dapat tumbuh lebih baik daripada menggunakan pupuk kimia yang tidak ramah lingkungan dan dapat merusak keseimbangan tanah. Berat melonnya tambah besar dan kualitas tumbuhannya juga sehat,” ungkapnya.

Dukungan Sekolah dan Pemerintah Desa

Kepala SMAN 1 Jakenan, Rumaji menambahkan, siswa sudah melakukan ujicoba pengaplikasian pupuk dan cocopeat ke tanaman melon sejak dua bulan lalu. Menurutnya, sejauh ini hasilnya memuaskan dan sekitar 10 hari lagi sudah panen.

“Hasilnya ini sangat memuaskan. Alhamdulillah ini sudah hampir panen, kira-kira 10 hari lagi sudah bisa dipetik,” katanya.

Baca juga: Larang Karaoke Buka saat Ramadan, Plt Bupati Pati: Supaya Masyarakat Lebih Khidmat

Berbekal kesuksesan ini, lanjut Rumaji, pihaknya akan mencoba menggunakannya untuk jenis tanaman lain. Jika kembali sukses, pupuk ini akan sangat bermanfaat bagi petani karena terbuat dari limbah dan mudah ditemukan di sekitar lingkungannya.

“Sementara ini anak-anak baru mengaplikasikan di melon. InsyaAllah nanti ke depannya akan dicoba untuk ke tanaman yang lainnya,” kata dia.

Kepala Desa Pekalongan, Ukhwatur Roi, mengapresiasi hasil penelitian siswa SMAN 1 Jakenen tersebut. Berkat mereka, tanaman buah melon tersebut tumbuh dengan lebih sehat dan hasilnya makin meningkat.

“Hasilnya cukup bagus dibanding dengan pupuk-pupuk dari pabrikan. Kemarin kami pakai pupuk kimia, beli lah. Kalau ini memang murni buatan anak-anak SMAN 1 Jakenan,” ujarnya.

Selama Ramadan ini, pihaknya juga membuka wisata petik melon yang mendapat sambutan bagus dari masyarakat. Setiap menjelang berbuka, banyak masyarakat yang mampir untuk merasakan sendiri petik buah dan membelinya untuk dibawa pulang.

“Banyak yang ngabuburit di sini. Apalagi ini dekat resto jadi ke sini lihat-lihat sambil beli. Harga per kilogramnya Rp30 ribu untuk semua jenis,” pungkas Roi. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: NgabuburitRamadanSMAN 1 Jakenan
Previous Post

Bupati Sam’ani Pimpin Aksi Bersih Sampah Serentak, Wujudkan Kudus Asri

Next Post

Ratusan ASN dan Pelajar Bersihkan Pantai Kartini Rembang, Terkumpul 369,5 Kg Sampah

Redaksi

Redaksi

Next Post
Ratusan ASN dan Pelajar Bersihkan Pantai Kartini Rembang, Terkumpul 369,5 Kg Sampah

Ratusan ASN dan Pelajar Bersihkan Pantai Kartini Rembang, Terkumpul 369,5 Kg Sampah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Asyiknya Nyore di Angkringan Semar, Cuma 10 Menit dari Alun-Alun Pati

Asyiknya Nyore di Angkringan Semar, Cuma 10 Menit dari Alun-Alun Pati

Januari 3, 2026
Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Januari 2, 2026
Optimalkan Program Jaga Desa, Bupati Sam’ani Kejar Transparansi Anggaran

Optimalkan Program Jaga Desa, Bupati Sam’ani Kejar Transparansi Anggaran

Mei 29, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mei 30, 2026
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Mei 30, 2026
Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Mei 30, 2026
Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Mei 29, 2026

Recent News

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mei 30, 2026
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Mei 30, 2026
Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Mei 30, 2026
Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Mei 29, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com