• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Dana Desa Dipotong dari Rp1,2 Miliar jadi Rp370 Juta, Kades di Rembang Terpaksa Lakukan Ini

Redaksi by Redaksi
Februari 24, 2026
in Regional
0
Dana Desa Dipotong dari Rp1,2 Miliar jadi Rp370 Juta, Kades di Rembang Terpaksa Lakukan Ini

Kepala Desa Pamotan, Ahmad Masykur Rukhani memberikan santunan kepada anak yatim. Foto: Istimewa

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, REMBANG – Pemerintah pusat memangkas anggaran Dana Desa (DD) tahun 2026 secara signifikan. Jika pada 2025 total alokasi Dana Desa di Kabupaten Rembang mencapai Rp244.386.951.000, maka tahun 2026 turun menjadi hanya Rp87.832.208.000.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Rembang, Teguh Gunawarman mengatakan, penurunan Dana Desa tersebut mencapai sekitar 70 persen secara total alokasi. Sementara rata-rata Dana Desa yang diterima masing-masing desa mengalami penurunan sekitar 30 persen dan berlaku secara nasional.

“Terkait penurunan anggaran Dana Desa itu, Dinpermades telah melakukan rapat koordinasi bersama Pemerintah Desa (Pemdes) dan Pendamping Desa,” ujarnya saat ditemui seusai Rapat Koordinasi lintas sektor terkait penyakit masyarakat di bulan Ramadan di pendapa museum RA Kartini, Senin (23/2/2026).

Baca juga: Efisiensi Biaya Operasional Petani, Pemkab Rembang Optimalkan 7 Drone

Ia menjelaskan, penggunaan Dana Desa tahun 2026 harus menyesuaikan dengan Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 16 Tahun 2025. Dalam aturan tersebut, fokus penggunaan Dana Desa diarahkan untuk penanganan kemiskinan ekstrem melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT), penguatan desa berketahanan iklim dan tangguh bencana, peningkatan layanan dasar kesehatan, program ketahanan pangan atau lumbung pangan, dukungan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga pembangunan infrastruktur melalui program Padat Karya Tunai Desa dan infrastruktur digital.

Dengan kondisi tersebut, Pemdes diminta melakukan efisiensi dan selektif dalam menentukan skala prioritas anggaran.

Salah satu yang langsung menyikapi kebijakan tersebut adalah Kepala Desa Pamotan, Ahmad Masykur Rukhani. Ia menyebut Dana Desa yang sebelumnya sebesar Rp1,2 miliar kini turun menjadi sekitar Rp370 juta.

“Dulu kami dapat Dana Desa Rp1,2 miliar, tahun ini tinggal Rp370 jutaan saja. Itu untuk ketahanan pangan 20 persen. Sisanya untuk pemberdayaan, pembangunan, guru Madin, TK, PAUD serta operasional desa. Untungnya kami punya PADes sehingga guru masih bisa kita kasih 6 bulan,” ujarnya.

Kades yang akrab disapa Aang itu menjelaskan, pihaknya melakukan penyesuaian insentif guru Madrasah Diniyah (Madin), TK dan PAUD. Jika sebelumnya insentif diberikan selama 12 bulan, tahun ini hanya mampu dialokasikan selama 6 bulan, dengan nominal Rp50 ribu per orang.

Baca juga: Jaga Kondusivitas Daerah, Pemkab Rembang Perkuat dengan Rakor Linsek

Ia mengakui kebijakan tersebut merupakan dampak langsung dari pengeprasan Dana Desa 2026. Meski demikian, menurutnya kondisi tersebut masih lebih baik dibandingkan desa lain yang terpaksa menghentikan insentif guru sepenuhnya.

Selain itu, anggaran bantuan untuk anak stunting dihapus karena sudah ada intervensi dari Pemkab Rembang. Bantuan bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu juga dihentikan dari Dana Desa.

Sebagai solusi, Pemdes Pamotan menggandeng pihak ketiga. Proposal bantuan pendidikan yang diajukan ke PT Sukun disetujui untuk 15 anak. Ia juga mengupayakan dukungan dari jejaring relasi di Jakarta.

“Memang kita harus pintar-pintar cari solusi lain,” pungkasnya. (LK8)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Dana Desa
Previous Post

Gerakan “Setop Bayar Pajak” Disebut Tak Berpengaruh di Pati, Pembayaran Normal

Next Post

KPK Kembali Periksa Plt Bupati Pati dalam Kasus Sudewo di Polrestabes Semarang

Redaksi

Redaksi

Next Post
Larang Karaoke Buka saat Ramadan, Plt Bupati Pati: Supaya Masyarakat Lebih Khidmat

KPK Kembali Periksa Plt Bupati Pati dalam Kasus Sudewo di Polrestabes Semarang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Dibuka Plt Bupati Pati, Festival Lamporan di Soneyan Padukan Tradisi dan Seni Rupa

Dibuka Plt Bupati Pati, Festival Lamporan di Soneyan Padukan Tradisi dan Seni Rupa

Juni 20, 2026
Gudang Gula Merah di Kudus Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Gudang Gula Merah di Kudus Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Juni 19, 2026
Seribuan Jemaah Haji Asal Pati Tiba di Kampung Halaman

Seribuan Jemaah Haji Asal Pati Tiba di Kampung Halaman

Juni 19, 2026
Warga Tunggulsari Pati Gelar Aksi Minta Presiden Prabowo Tangani Banjir Rob

Warga Tunggulsari Pati Gelar Aksi Minta Presiden Prabowo Tangani Banjir Rob

Juni 19, 2026

Recent News

Dibuka Plt Bupati Pati, Festival Lamporan di Soneyan Padukan Tradisi dan Seni Rupa

Dibuka Plt Bupati Pati, Festival Lamporan di Soneyan Padukan Tradisi dan Seni Rupa

Juni 20, 2026
Gudang Gula Merah di Kudus Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Gudang Gula Merah di Kudus Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Juni 19, 2026
Seribuan Jemaah Haji Asal Pati Tiba di Kampung Halaman

Seribuan Jemaah Haji Asal Pati Tiba di Kampung Halaman

Juni 19, 2026
Warga Tunggulsari Pati Gelar Aksi Minta Presiden Prabowo Tangani Banjir Rob

Warga Tunggulsari Pati Gelar Aksi Minta Presiden Prabowo Tangani Banjir Rob

Juni 19, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com