• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Efisiensi Biaya Operasional Petani, Pemkab Rembang Optimalkan 7 Drone

Redaksi by Redaksi
Februari 19, 2026
in Regional
0
Efisiensi Biaya Operasional Petani, Pemkab Rembang Optimalkan 7 Drone

salah satu drone yang akan digunakan untuk pertanian di Rembang. Foto: Istimewa

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, REMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terus mendorong modernisasi sektor pertanian pada Musim Tanam Pertama (MT-1) 2026. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mengoptimalkan tujuh unit drone pertanian untuk penyemprotan pestisida, pemupukan, dan perawatan tanaman padi.

Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi biaya operasional sekaligus menjaga produktivitas hasil panen petani di berbagai wilayah Rembang.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, mengatakan drone pertanian menjadi alat baru yang dihadirkan untuk membantu petani meningkatkan efektivitas pengelolaan lahan.

Baca juga: Wabup Rembang Larang Sunat Anggaran MBG: Gizi Harus Nomor Satu!

“Drone ini salah satu alat baru. Untuk pemupukan bisa, untuk pestisida bisa, untuk perawatan tanaman juga bisa,” ujarnya.

Tujuh unit drone yang dimiliki Pemkab Rembang akan melayani wilayah barat, tengah, hingga timur. Dengan jangkauan yang lebih luas, layanan penyemprotan diharapkan lebih merata dan cepat menjangkau lahan pertanian.

“Kita sudah punya tujuh unit. Nanti segera dioptimalkan untuk melayani area wilayah barat, timur, maupun tengah,” imbuh Agus.

Dibandingkan metode manual, penggunaan drone dinilai jauh lebih efisien. Selain menghemat waktu dan tenaga, cairan pestisida maupun pupuk dapat tersebar lebih merata.

“Kalau manual tentu lebih lama. Dengan drone lebih cepat. Hama yang ada di bawah tanaman juga bisa terjangkau karena ada hembusan angin dari baling-baling sehingga cairan bisa menyebar merata,” jelasnya.

Teknologi ini juga dirancang aman. Ketinggian terbang dan volume semprotan dapat disesuaikan dengan umur serta kondisi tanaman, sehingga tidak merusak batang maupun perakaran.

Sementara itu, manajemen Unit Jasa Pelayanan (UPJA) Alsintan Kabupaten Rembang, Suheriyanto Andri Wahyudi, menuturkan drone pertanian mulai digunakan di Dintanpan sejak 2025.

Sebelum diterjunkan ke sawah, calon pilot drone wajib mengikuti pelatihan khusus. Setelah dinyatakan lulus, mereka baru diperbolehkan mengoperasikan drone untuk membantu petani mengatasi serangan hama.

Tarif sewa layanan drone saat ini sebesar Rp 200 ribu per hektare. Namun terdapat tambahan biaya BBM untuk transportasi karena pengangkutan drone dan perlengkapannya menggunakan kendaraan roda tiga atau Viar.

Dari tujuh unit yang dimiliki, empat di antaranya merupakan drone merek Ferto yang diterima melalui program Petani Milenial. Drone tersebut memiliki kapasitas tangki 17 liter untuk cairan pestisida dan mampu membawa pupuk hingga 10 kilogram.

Baca juga: Pemkab Rembang Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Rampung Sebelum Idulfitri

“Permintaan layanan drone cukup tinggi, terutama bagi petani yang mengelola lahan lebih dari satu hektare. Penyemprotan menggunakan drone sangat membantu, khususnya pada fase padi bunting tua,” katanya.

Pada Februari ini, mayoritas tanaman padi MT-1 di Rembang mulai memasuki fase keluar malai. Penyemprotan difokuskan pada pemberian nutrisi seperti MKP dan KCL cair, serta fungisida dan pestisida untuk mengendalikan hama belalang dan ulat.

Optimalisasi drone pertanian ini menjadi bagian dari transformasi pertanian berbasis teknologi di Kabupaten Rembang. Dengan sistem kerja yang lebih cepat, presisi, dan efisien, diharapkan produksi padi pada Musim Tanam Pertama 2026 dapat meningkat serta kesejahteraan petani semakin membaik. (Lk1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: DronePetani
Previous Post

Larang Karaoke Buka saat Ramadan, Plt Bupati Pati: Supaya Masyarakat Lebih Khidmat

Next Post

Dewan Pers Sebut Kasus Kekerasan pada Wartawan di Pati Penuhi Unsur UU Pers

Redaksi

Redaksi

Next Post
2 Terdakwa Mengelak, Saksi dan Bukti Perkuat Dugaan Kekerasan pada Wartawan Pati

Dewan Pers Sebut Kasus Kekerasan pada Wartawan di Pati Penuhi Unsur UU Pers

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Tak Sekadar Upacara, Hardiknas 2026 di Rembang Tampilkan Kreativitas Pelajar

Tak Sekadar Upacara, Hardiknas 2026 di Rembang Tampilkan Kreativitas Pelajar

Mei 2, 2026
Matangkan Persiapan SPMB Online, Dindikpora Gelar Sosialisasi dan Try Out

Matangkan Persiapan SPMB Online, Dindikpora Gelar Sosialisasi dan Try Out

Mei 7, 2026
Peringati Hardiknas 2026, Bupati Rembang Tekankan Kolaborasi dan Pendidikan Inklusif

Peringati Hardiknas 2026, Bupati Rembang Tekankan Kolaborasi dan Pendidikan Inklusif

Mei 2, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Sam’ani Instruksikan OPD Pemkab Kudus Percepat Lelang Proyek Fisik

Sam’ani Instruksikan OPD Pemkab Kudus Percepat Lelang Proyek Fisik

Juni 10, 2026
Pemkab Rembang Siapkan Rp400 Juta untuk Perbaikan Permanen Jalan Amblas Sedangagung

Pemkab Rembang Siapkan Rp400 Juta untuk Perbaikan Permanen Jalan Amblas Sedangagung

Juni 10, 2026
Awal Ramadan, Harga Beberapa Kebutuhan Pokok di Pati Meroket

Stok Melimpah, Harga Cabai Rawit di Pati Anjlok Jadi Rp28 Ribu Sekilo

Juni 10, 2026
Daur Ulang Malam Batik Berbasis IoT, Siswa SMPN 1 Lasem Wakili Rembang ke Jateng

Daur Ulang Malam Batik Berbasis IoT, Siswa SMPN 1 Lasem Wakili Rembang ke Jateng

Juni 10, 2026

Recent News

Sam’ani Instruksikan OPD Pemkab Kudus Percepat Lelang Proyek Fisik

Sam’ani Instruksikan OPD Pemkab Kudus Percepat Lelang Proyek Fisik

Juni 10, 2026
Pemkab Rembang Siapkan Rp400 Juta untuk Perbaikan Permanen Jalan Amblas Sedangagung

Pemkab Rembang Siapkan Rp400 Juta untuk Perbaikan Permanen Jalan Amblas Sedangagung

Juni 10, 2026
Awal Ramadan, Harga Beberapa Kebutuhan Pokok di Pati Meroket

Stok Melimpah, Harga Cabai Rawit di Pati Anjlok Jadi Rp28 Ribu Sekilo

Juni 10, 2026
Daur Ulang Malam Batik Berbasis IoT, Siswa SMPN 1 Lasem Wakili Rembang ke Jateng

Daur Ulang Malam Batik Berbasis IoT, Siswa SMPN 1 Lasem Wakili Rembang ke Jateng

Juni 10, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com