• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

4 Warga Terdampak Banjir Pati Meninggal Terserang Leptospirosis

Redaksi by Redaksi
Februari 3, 2026
in Regional
0
4 Warga Terdampak Banjir Pati Meninggal Terserang Leptospirosis
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pati selama tiga pekan ini tak hanya melumpuhkan perekonomian, tapi sudah sampai mengancam nyawa warga yang bertahan di tengah kepungan air. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati mencatat, ada puluhan warga yang terjangkit berbagai penyakit, mulai penyakit kulit hingga Leptospirosis.

Bahkan, khusus penyakit Leptospirosis telah menjangkiti 35 warga dan empat di antaranya meninggal. Mayoritas korban adalah warga lanjut usia (lansia) yang dinilai memiliki daya tahan tubuh lebih rendah. Mereka tersebar di Kecamatan Juwana, Jaken, Margoyoso, Trangkil, Dukuhseti, Batangan, dan Wedarijaksa.

Ketua Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Pati, Yanti, menjelaskan, penyebab penyakit leptospirosis adalah adanya infeksi bakteri leptospira yang ditularkan melalui air atau tanah terkontaminasi urine hewan, terutama tikus. Bakteri masuk ke tubuh manusia melalui luka terbuka, kulit yang lecet, atau selaput lendir saat seseorang beraktivitas di air tercemar.

Baca juga: 3 Pekan Banjir Pati, BPBD Ungkap Penyebab Genangan Sulit Surut

“Leptospirosis menjadi penyakit yang harus diwaspadai pasca-banjir. Bakteri leptospira dapat bertahan lama di genangan air, sehingga risiko penularannya cukup tinggi,” jelas Yanti saat ditemui di kantornya, Senin (2/2/2026).

Dalam penjelasannya, gejala awal leptospirosis antara lain demam tinggi, sakit kepala, mata merah, tubuh lemas, dan nyeri hebat pada betis. Jika tidak segera ditangani, infeksi dapat berkembang menjadi gagal ginjal akut, ditandai dengan kulit dan mata menguning, yang berpotensi menyebabkan kematian.

“Empat pasien yang meninggal dunia diduga mengalami keterlambatan penanganan hingga kondisinya sudah berat. Gagal ginjal akut menjadi komplikasi paling berbahaya,” ungkapnya.

Menurut Yanti, yang membuat penyakit ini mengkhawatirkan adalah, bakteri leptospira mampu bertahan hidup hingga enam bulan di lingkungan lembap, bahkan lebih lama jika berada di genangan air banjir. Maka dari itu, sebagai upaya pencegahan, Dinkes Pati telah menginstruksikan seluruh Puskesmas untuk menyalurkan disinfektan berupa deterjen ramah lingkungan ke wilayah terdampak banjir.

“Warga juga diminta membersihkan lantai rumah dan genangan air menggunakan deterjen guna membunuh bakteri leptospira,” imbaunya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan alat pelindung diri saat beraktivitas di genangan air, menutup luka terbuka, mencuci tangan dan kaki dengan sabun setelah kontak dengan air banjir, serta menjaga kebersihan lingkungan dan makanan.

Baca juga: Banjir Pati: Kerugian Petani Bawang Merah Ditaksir Tembus Rp5,4 Miliar

“Leptospirosis sebenarnya dapat dicegah dan diobati jika ditangani sejak dini,” tegas Yanti.

Karena itu, warga yang mengalami gejala demam setelah banjir diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan antibiotik.

“Kunci utama mencegah kematian akibat leptospirosis adalah kewaspadaan masyarakat dan penanganan medis sedini mungkin,” pungkasnya. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: banjirBanjir Pati
Previous Post

Tak Dicover BPJS, Segini Biaya Pemeriksaan Calon Pengantin di Rembang

Next Post

Sambut Imlek, Kelenteng Hok Tik Bio Pati Gelar Pengobatan Gratis untuk Korban Banjir

Redaksi

Redaksi

Next Post
Sambut Imlek, Kelenteng Hok Tik Bio Pati Gelar Pengobatan Gratis untuk Korban Banjir

Sambut Imlek, Kelenteng Hok Tik Bio Pati Gelar Pengobatan Gratis untuk Korban Banjir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Beasiswa Pemkab Pati Macet 3 Bulan, Ada Mahasiswa Miskin Putus Kuliah!

Beasiswa Pemkab Pati Macet 3 Bulan, Ada Mahasiswa Miskin Putus Kuliah!

Juni 18, 2026
PDIP Rembang Bantah Serobot Lahan Warga: Itu Hoaks, Tanah Dibeli Tahun 1990

PDIP Rembang Bantah Serobot Lahan Warga: Itu Hoaks, Tanah Dibeli Tahun 1990

Juni 18, 2026
Pabrik Kertas di Kudus Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Pabrik Kertas di Kudus Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Juni 17, 2026
Belasan ASN Pemkab Kudus Ketahuan Alpa Absen, Terbanyak di Disdikpora

Belasan ASN Pemkab Kudus Ketahuan Alpa Absen, Terbanyak di Disdikpora

Juni 17, 2026

Recent News

Beasiswa Pemkab Pati Macet 3 Bulan, Ada Mahasiswa Miskin Putus Kuliah!

Beasiswa Pemkab Pati Macet 3 Bulan, Ada Mahasiswa Miskin Putus Kuliah!

Juni 18, 2026
PDIP Rembang Bantah Serobot Lahan Warga: Itu Hoaks, Tanah Dibeli Tahun 1990

PDIP Rembang Bantah Serobot Lahan Warga: Itu Hoaks, Tanah Dibeli Tahun 1990

Juni 18, 2026
Pabrik Kertas di Kudus Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Pabrik Kertas di Kudus Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Juni 17, 2026
Belasan ASN Pemkab Kudus Ketahuan Alpa Absen, Terbanyak di Disdikpora

Belasan ASN Pemkab Kudus Ketahuan Alpa Absen, Terbanyak di Disdikpora

Juni 17, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com