• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Kejari Pati Tolak Eksepsi Botok Cs, Sebut Masih Pakai KUHAP Lama

Redaksi by Redaksi
Januari 14, 2026
in Regional
0
Teguh Istiyanto dan Botok menemui massa APMB di PN Pati

Teguh Istiyanto dan Supriyono menemui simpastisan AMPB usai sidang ketiga di PN Pati. Foto: Linikata/LK1

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati menolak seluruh eksepsi Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto. Penolakan ini disampaikan JPU dalam persidangan ketiga di Pengadilan Negeri (PN) Pati, Rabu (14/1/2026).

Kasi Intel Kejari Pati Rendra Pardede, menjelaskan, alasan penolakan itu karena pihaknya menggunakan KUHAP lama untuk menetapkan Botok cs sebagai terdakwa. Menurutnya, penetapan terdakwa Botok cs sudah sesuai aturan KUHAP lama

”Pada intinya kami menolak seluruh eksepsi atau tanggapan dari penasehat hukum terdampak yang telah dibacakan dalam persidangan sebelumnya,” ujar dia.

Baca juga: Kuasa Hukum: “Pasal yang Didakwakan pada Botok Cs Pasal Sampah”

Menurut Rendra, eksepsi yang disampaikan Botok Cs sebagian besar sudah masuk ke pokok perkara. Untuk materi eksepsi diatur dalam KUHAP lama, mulai kewenangannya mengadili dan sebagainya.

“Kami masih memakai KUHAP lama. Nanti tergantung majelis hakim menggunakan pasal lama atau KUHAP baru,” tegas dia.

Usai persidangan, Botok cs menilai UU KUHP lama yang digunakan merupakan UU bikinan Belanda.

”UU yang disangkakan kami adalah UU nomor 1 tahun 1946. Itu adalah UU Belanda atau penjajah. UU itu diterapkan Belanda untuk menghalangi pejuang,” ungkap Teguh Istiyanto.

Baca juga: Jalani Sidang Eksepsi di PN Pati, Botok Cs: Kami Diperlakukan Sebagai Penjahat

Ia pun mencontohkan pasal pemblokiran jalan. Menurutnya, aturan itu digunakan Belanda di masa perjuangan untuk menangkap para pejuang kemerdekaan.

”Contoh pemblokiran jalan. Itu digunakan Belanda untuk menangkap pejuang yang merusak Jalan dan jembatan untuk menghambat kendaraan Belanda,” kata Teguh.

Saat ini, aturan tersebut kembali digunakan untuk menjerat Botok cs. Meskipun ada KUHP baru yang telah berlaku sejak 2 Januari 2026 lalu.

”Kali ini UU itu diterapkan kepada kami. Itu sama. kami dianggap mengganggu pemerintah. UU itu untuk menangkap pejuang,” tandas dia.

Diketahui, sidang kasus Botok cs bakal dilanjutkan pada Rabu (21/1/2026) pekan depan dengan materi persidangan putusan sela. Dalam persidangan pekan depan, hakim akan memutuskan eksepsi Botok cs diterima atau ditolak. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Botok CsPN Pati
Previous Post

Kelenteng Hok Tik Bio Pati Bantu 1.500 Nasi untuk Korban Banjir

Next Post

Seluruh Kecamatan di Pati Dilanda Bencana Banjir hingga Longsor

Redaksi

Redaksi

Next Post
Warga Bulumanis Kidul, Margoyoso, Pati membersihkan sisa banjir bandang

Seluruh Kecamatan di Pati Dilanda Bencana Banjir hingga Longsor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Asyiknya Nyore di Angkringan Semar, Cuma 10 Menit dari Alun-Alun Pati

Asyiknya Nyore di Angkringan Semar, Cuma 10 Menit dari Alun-Alun Pati

Januari 3, 2026
Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Januari 2, 2026
Optimalkan Program Jaga Desa, Bupati Sam’ani Kejar Transparansi Anggaran

Optimalkan Program Jaga Desa, Bupati Sam’ani Kejar Transparansi Anggaran

Mei 29, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mei 30, 2026
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Mei 30, 2026
Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Mei 30, 2026
Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Mei 29, 2026

Recent News

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mei 30, 2026
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Mei 30, 2026
Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Mei 30, 2026
Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Mei 29, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com