• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Kisah Mbah Srinah Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot Desa Tunjungrejo Pati

Redaksi by Redaksi
Januari 9, 2026
in Regional
0
Kisah Mbah Srinah Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot Desa Tunjungrejo Pati
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Di usia senjanya, seorang nenek di Desa Tunjungrejo RT 1 RW 5, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, harus menjalani hari-harinya dalam kesunyian dan keterbatasan. Tanpa keluarga yang mendampingi, ia bertahan hidup seorang diri di sebuah gubuk reyot yang nyaris tak layak huni.

Warga bernama Mbah Srinah itu tinggal di sebuah rumah berukuran sekitar 3 x 5 meter. Dinding dari kalsiboard tampak sudah rapuh dan rusak di beberapa titik. Begitupun juga atap asbes yang tampak bocor di sana-sini. Sehari-hari, dia menggantungkan hidup dari uluran tangan warga dan bantuan pemerintah desa.

Gubuk tersebut disekat menjadi dua bagian, yaitu untuk tempat tidur dan menaruh perabotan seadanya, sementara teras rumah terpaksa difungsikan sebagai dapur. Tidak adanya kamar mandi dan sanitasi yang layak membuat kondisi hunian ini tampak kumuh dan sangat memprihatinkan.

Baca juga: Kisah Pilu Pedagang Plaza Pragola Pati, Sehari Belum Tentu Laku Satu Piring

Ironisnya, gubuk yang ditempati Mbah Srinah bukanlah miliknya. Bangunan tersebut berdiri di atas tanah milik warga setempat dan dibangun atas dasar rasa iba serta kepedulian masyarakat sekitar. Sudah lebih dari sepuluh tahun lamanya, Mbah Srinah hidup di lokasi tersebut.

Menurut tetangganya, Yuliati, Mbah Srinah diketahui memiliki dua orang anak. Namun keduanya tidak tinggal bersama sang ibu, karena sudah punya keluarga masing-masing. Mereka tinggal di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati dan Kabupaten Jepara.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Mbah Srinah hanya mengandalkan belas kasih warga sekitar. Setiap hari, makanan diberikan secara bergantian oleh para tetangga.

“Mbah Srinah sudah tinggal di sini lebih dari sepuluh tahun. Makannya dari warga, gantian tiap hari. Kasihan, beliau hidup sendirian, tidak ada yang menemani,” ujar Yuliati.

Baca juga: Kisah Atlet Angkat Berat Pati Dapat Uang Saku Rp400 Ribu Sebulan, Sampai Gadaikan Kalung

Yuliati yang merupakan pemilik lahan itu juga menggaransi tanahnya bisa ditempati Mbah Srinah sampai kapan pun. Namun, pembangunan rumah permanen memang tidak bisa dilakukan karena aturan bantuan dari pemerintah mensyaratkan harus milik pribadi.

“Sampai kapan pun dia mau ya silakan, cuma kan kalau mau dibikinin tempat tinggal nggak bisa, karena bukan miliknya,” tandasnya. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Kemiskinan
Previous Post

Relokasi Pedagang Sayur Pasar Bitingan Kudus Diwarnai Kericuhan

Next Post

Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Rumah Gus Yaqut di Rembang Sepi

Redaksi

Redaksi

Next Post
Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Rumah Gus Yaqut di Rembang Sepi

Usai Ditetapkan Tersangka Korupsi, Rumah Gus Yaqut di Rembang Sepi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

4
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

3
Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

2
Sampah Pasar Rembang Meluber ke Permukiman, Warga Waswas Penyakit

Sampah Pasar Rembang Meluber ke Permukiman, Warga Waswas Penyakit

2
Viral Tabrak Lari Pemotor di Dersalam Kudus, Sopir Pikap Serahkan Diri ke Polisi

Viral Tabrak Lari Pemotor di Dersalam Kudus, Sopir Pikap Serahkan Diri ke Polisi

Agustus 31, 2026
Kuasa Hukum Ungkap Korban Dugaan Teror di Kajar Pati Diancam, Diminta Cabut Laporan

Kuasa Hukum Ungkap Korban Dugaan Teror di Kajar Pati Diancam, Diminta Cabut Laporan

Agustus 31, 2026
Rehab Atap hingga Pompa Kolam Renang Wergu Wetan Kudus Sedot APBD Rp396 Juta

Rehab Atap hingga Pompa Kolam Renang Wergu Wetan Kudus Sedot APBD Rp396 Juta

Agustus 31, 2026
Kemarau Panjang, Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Gagal Panen

Kemarau Panjang, Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Gagal Panen

Agustus 31, 2026

Recent News

Viral Tabrak Lari Pemotor di Dersalam Kudus, Sopir Pikap Serahkan Diri ke Polisi

Viral Tabrak Lari Pemotor di Dersalam Kudus, Sopir Pikap Serahkan Diri ke Polisi

Agustus 31, 2026
Kuasa Hukum Ungkap Korban Dugaan Teror di Kajar Pati Diancam, Diminta Cabut Laporan

Kuasa Hukum Ungkap Korban Dugaan Teror di Kajar Pati Diancam, Diminta Cabut Laporan

Agustus 31, 2026
Rehab Atap hingga Pompa Kolam Renang Wergu Wetan Kudus Sedot APBD Rp396 Juta

Rehab Atap hingga Pompa Kolam Renang Wergu Wetan Kudus Sedot APBD Rp396 Juta

Agustus 31, 2026
Kemarau Panjang, Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Gagal Panen

Kemarau Panjang, Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Gagal Panen

Agustus 31, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com