• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Hama Tikus Serang 11 Desa di Jakenan, Petani Gelar Gropyokan

Redaksi by Redaksi
November 8, 2025
in Regional
0
Hama Tikus Serang 11 Desa di Jakenan, Petani Gelar Gropyokan

Warga Jakenan dan personel TNI menggelar gropyokan untuk membasmi hama tikus di persawahan, Sabtu (8/11/2025). Foto: Istimewa

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Petani di Kecamatan Jakenan dibuat resah dengan serangan tikus yang merusak tanaman padi. Kondisi ini membuat mereka melakukan berbagai cara, salah satunya dengan gropyokan.

Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Jakenan, Cholil Anwar, mengatakan, ada 11 desa yang diserang tikus, yaitu Karangrowo, Kedungmulyo, Mantingantengah, Ngastorejo, Sidoarum, Sonorejo, Sendangsoko, Tambahmulyo, Tlogorejo, Tondokerto, dan Tondomulyo.

“Serangan tikus sudah banyak merugikan petani, populasi tikus sudah sangat banyak sehingga serangan tikus sangat merugikan petani. Tikus tidak hanya menyerang tanaman padi yang sudah produksi bahkan tanaman padi di persemaian juga diserang,” ujarnya saat dihubungi awak media, Sabtu (8/11/2025).

Baca juga: Tikus Jadi Mimpi Buruk Petani Pati: Disetrum, Diobat, Diplastik Masih Ada

Selama ini, pihaknya sudah melakukan pengendalian hama tikus menggunakan burung hantu. Namun, minimnya predator itu menyebabkan populasi tikus merajalela.

Ia mengatakan, pemburu tikus semakin punah lantaran tersengat listrik. Apalagi petani lebih suka menggunakan jebakan listrik untuk mengendalikan hama tikus.

“Salah satu penyebab tikus banyak melanda karena banyak burung hantu yang kena setrum (listrik) saat petani mengendalikan hama tikus menggunakan setrum,” ungkapnya.

Makanya, ia memandang gropyokan lebih efektif dalam membasmi tikus. Gropyokan dilakukan dengan koordinasi yang baik antara petani dan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Baca juga: Krompyongan: Cara Unik Petani Desa Wuwur Pati Basmi Hama Tikus

“Cara yang efektif gropyokan. Keunggulan dari gropyokan melibatkan banyak petani sehingga kebersamaan petani bisa terjaga. Juga dengan gropyokan lebih banyak mendapatkan tikus sehingga populasi tikus bisa dikendalikan,” tuturnya.

Dalam gropyokan ini sejumlah pihak terlibat, di antaranya Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, PPL BPP Jakenan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala desa (kades), serta kelompok tani (poktan). Pada Minggu, 9 November 2025 nanti gropyokan dilakukan di Desa Tlogorejo. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: PetaniTikus
Previous Post

Warga Klaling Kudus Digegerkan Penemuan Mayat Perempuan di Ladang

Next Post

HUT ke-14, NasDem Kudus Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Santuni Yatim Piatu

Redaksi

Redaksi

Next Post
HUT ke-14, NasDem Kudus Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Santuni Yatim Piatu

HUT ke-14, NasDem Kudus Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Santuni Yatim Piatu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

4
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

3
Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

2
Sampah Pasar Rembang Meluber ke Permukiman, Warga Waswas Penyakit

Sampah Pasar Rembang Meluber ke Permukiman, Warga Waswas Penyakit

2
Viral Tabrak Lari Pemotor di Dersalam Kudus, Sopir Pikap Serahkan Diri ke Polisi

Viral Tabrak Lari Pemotor di Dersalam Kudus, Sopir Pikap Serahkan Diri ke Polisi

Agustus 31, 2026
Kuasa Hukum Ungkap Korban Dugaan Teror di Kajar Pati Diancam, Diminta Cabut Laporan

Kuasa Hukum Ungkap Korban Dugaan Teror di Kajar Pati Diancam, Diminta Cabut Laporan

Agustus 31, 2026
Rehab Atap hingga Pompa Kolam Renang Wergu Wetan Kudus Sedot APBD Rp396 Juta

Rehab Atap hingga Pompa Kolam Renang Wergu Wetan Kudus Sedot APBD Rp396 Juta

Agustus 31, 2026
Kemarau Panjang, Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Gagal Panen

Kemarau Panjang, Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Gagal Panen

Agustus 31, 2026

Recent News

Viral Tabrak Lari Pemotor di Dersalam Kudus, Sopir Pikap Serahkan Diri ke Polisi

Viral Tabrak Lari Pemotor di Dersalam Kudus, Sopir Pikap Serahkan Diri ke Polisi

Agustus 31, 2026
Kuasa Hukum Ungkap Korban Dugaan Teror di Kajar Pati Diancam, Diminta Cabut Laporan

Kuasa Hukum Ungkap Korban Dugaan Teror di Kajar Pati Diancam, Diminta Cabut Laporan

Agustus 31, 2026
Rehab Atap hingga Pompa Kolam Renang Wergu Wetan Kudus Sedot APBD Rp396 Juta

Rehab Atap hingga Pompa Kolam Renang Wergu Wetan Kudus Sedot APBD Rp396 Juta

Agustus 31, 2026
Kemarau Panjang, Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Gagal Panen

Kemarau Panjang, Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Gagal Panen

Agustus 31, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com