• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Kisah Mbah Kardi, Setengah Abad jadi Pemain Gongcik

Redaksi by Redaksi
Juni 26, 2025
in Regional
0
Kisah Mbah Kardi, Setengah Abad jadi Pemain Gongcik

Mbah Kardi (depan) saat memainkan peran dalam Kesenian Gongcik. Foto: Linikata/LK2

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Seorang pria lanjut usia tampak berdiri gagah di tengah lapangan yang berada di halaman Makam Mbah Wiro Padi, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Selasa (24/6/2025) malam.

Meski badannya tak lagi tegap, tapi dia tampak terampil dalam memainkan jurus silatnya. Keindahan gerak terlihat dari tubuh pria yang telah renta itu. Sorot lampu temaram di bawah pohon karet membuat kesenian Gongcik yang tengah dimainkannya terlihat lebih eksotis.

Pria itu bernama Mbah Kardi. Usianya kini telah menginjak 70 tahun. Meski tenaganya tak sekuat dulu, namun Mbah Kardi masih aktif di kelompok Gongcik di Desa Pasucen. Dia bahkan telah bermain Gongcik lebih dari setengah abad.

Baca juga: Gongcik, Seni Pencak Silat Berbalut Tarian yang Awalnya untuk Lawan Penjajah

“Dulu belajar Gongcik sejak tahun 1970. Sudah agak dewasa. Kalau sampai sekarang berarti sudah 50 tahun lebih menggeluti Gongcik,” ujar Mbah Kardi.

Kardi muda mulai belajar Gongcik sejak tahun 1970. Ada setidaknya tiga generasi yang diingatnya saat itu.

“Awalnya dulu Mbah Kadirun yang mengajari Sukardi yang dilanjutkan diajarkan ke saya,” ujarnya.

Meski tak lagi semata-mata untuk bela diri, tapi dia mendapatkan kesenangan tersendiri dalam mendalami seni Gongcik. Terlebih saat ini Gongcik telah menjadi salah satu kesenian yang menjadi ikon di desanya tersebut.

“Tapi tetap saja ini juga menjadi bekal. Saat situasi genting, dasar pencak dari Gongcik juga bisa menjadi dasar dalam membela diri saat dibutuhkan,” ucapnya.

Lebih dari itu, lewat Gongcik, dia juga bisa berkumpul bersama teman-temannya saat itu. Apalagi saat ini Gongcik telah didalami lintas generasi. Mulai anak-anak, dewasa hingga orang tua.

Mbah Kardi juga cukup aktif untuk ikut mengajari anak-anak saat berlatih Gongcik. Baginya melihat generasi muda yang mau meneruskan kesenian Gongcik menjadi kebahagiaan tersendiri.

“Senang juga bisa mengumpulkan anak-anak, melihat mereka bisa meneruskan kesenian ini,” ujarnya.

Baca juga: Peduli Palestina, Warga Pati Ini Jual Kaus Wood Block Printing Sambil Sedekah

Gongcik diketahui merupakan perpaduan antara pencak silat dan tari. Warga Desa Pasucen menamakannya dengan Gongcik. Dari kata “Gong” yang berupa alat musik gamelan dan “Cik” yang berasal dari kata Pencak-Pencik atau silat Jawa. Menurut warga kesenian itu diyakini sudah ada sejak tahun 1835.

Awalnya, dia menyebut kesenian itu dibuat untuk membentengi diri saat melawan penjajah. Gerakan tari itu dibuat untuk menyamarkan latihan bela diri yang dilakukan oleh masyarakat.

Setelah merdeka, Gongcik kemudian menjadi bentuk pertunjukkan kesenian. Sekarang ini digunakan untuk meramaikan acara ritual kebudayaan yang ada di desa. Seperti saat momen Maulud, Suro, sedekah bumi maupun hajatan. (LK2)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Gongcik
Previous Post

PMI Pati Akan Bentuk Relawan hingga Tingkat Desa

Next Post

Punya Potensi Besar, Bupati Pati Minta UMKM Jangan Dibiarkan Berjalan Sendiri

Redaksi

Redaksi

Next Post
Punya Potensi Besar, Bupati Pati Minta UMKM Jangan Dibiarkan Berjalan Sendiri

Punya Potensi Besar, Bupati Pati Minta UMKM Jangan Dibiarkan Berjalan Sendiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

3
Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

September 7, 2026
Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

September 7, 2026
UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

September 7, 2026
1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

September 7, 2026

Recent News

Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

September 7, 2026
Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

September 7, 2026
UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

September 7, 2026
1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

September 7, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com