• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Pati Akan Bangun Museum, Tokoh Sejarah: Jangan Nanggung, Minimal Terbaik se Eks Karesidenan

Redaksi by Redaksi
April 25, 2026
in Regional
0
Batal Jadi Taman, Eks Kantor Satpol PP Pati Akan Dijadikan Kantor OPD

Seorang warga melintasi bekas Kantor Satpol PP Pati. Foto: Linikata/LK1

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk mendirikan Museum Cagar Budaya mendapatkan apresiasi sekaligus catatan kritis dari pemerhati sejarah. Direktur Yayasan Kyai Ageng Penjawi, Ahmadi, menyambut baik langkah ini namun menekankan agar museum tersebut memiliki standar tinggi.

Ahmadi mengungkapkan bahwa keberadaan museum di Bumi Mina Tani sudah sangat lama dinantikan oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan saat ini Pati menjadi satu-satunya daerah di wilayah eks-Karesidenan yang belum memiliki museum sendiri untuk menyimpan kekayaan sejarahnya.

“Ini memang harapan saya sejak lama,” ujar Ahmadi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (25/4/2026).

Peradaban Pati Lebih Tua dari Mataram

Secara historis, Ahmadi menekankan bahwa peradaban di Pati jauh lebih tua dan mapan dibandingkan banyak daerah lain di Jawa Tengah. Hal ini merujuk pada sejarah cikal bakal Mataram Islam yang melibatkan tokoh besar Ki Ageng Penjawi dan Ki Ageng Pemanahan.

Baca juga: Bekas Kantor Satpol PP Pati Bakal Disulap Jadi Museum Cagar Budaya

Saat Sultan Hadiwijaya memberikan kekuasaan, Ki Ageng Penjawi dianugerahi Bumi Perdikan Pati. Wilayah ini merupakan daerah istimewa yang sudah padat penduduk serta memiliki tata aturan peradaban yang berjalan dengan sangat baik pada masa itu.

“Sebaliknya, daerah yang diberikan kepada Pemanahan saat itu adalah Alas Mentaok, sebuah hutan belantara yang kemudian menjadi cikal bakal Mataram. Artinya, saat di sana masih hutan, Pati sudah memiliki peradaban yang tinggi. Namun, simbol keberadaban seperti museum justru belum kita miliki sampai sekarang,” ucap Ahmadi.

Usulan Lokasi di Gedung Eks-Karesidenan

Mengenai rencana penggunaan bekas gedung Kantor Satpol PP sebagai lokasi museum, Ahmadi menilainya sebagai langkah awal. Namun, ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih berani mengambil langkah besar dengan mengincar lokasi yang lebih representatif.

Ia mengusulkan agar Gedung eks-Karesidenan atau Rumah Residen yang berada di depan SMA Negeri 1 Pati dijadikan lokasi museum utama. Bangunan tersebut dinilai memiliki nilai artistik, sejarah, dan filosofis yang sangat kuat untuk level nasional.

“Kalau mau bangun museum, jangan nanggung. Harapan saya, Pati punya museum terbaik minimal di eks Karesidenan atau tingkat Jawa Tengah. Konsepnya harus melompat, jangan cuma mengekor daerah lain,” tegas Ahmadi.

Baca juga: Kembalikan “Harta Karun” yang Tercecer, Pemkab Pati Serius Bangun Museum Cagar Budaya

Museum Harus Hidup dan Kreatif

Terkait manajemen pengelolaan, Ahmadi berharap museum masa depan tidak berkesan kumuh atau sepi. Pengelola harus mampu menciptakan ekosistem yang menarik bagi generasi muda agar museum menjadi tempat yang selalu dikunjungi.

“Museum jangan cuma buat simpan barang. Harus kreatif, misalnya disediakan aula untuk pergelaran seni, ruang workshop, pameran rutin, hingga sentra kuliner khas seperti Nasi Gandul dan Tempe Pedes yang terintegrasi di dalam kompleks,” tambah dia.

Sebelumnya, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, telah menyatakan komitmennya untuk merevitalisasi bekas kantor Satpol PP di Jalan RA Kartini menjadi museum. Langkah ini bertujuan menghimpun kembali artefak asal Pati yang saat ini tersebar di Yogyakarta, Kudus, hingga Museum Ronggowarsito Semarang.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Museum
Previous Post

Dari Beban Pundak ke Baitullah: Kisah Inspiratif Kuli Panggul Kudus yang Berangkat Haji

Next Post

Pati Dapat Alokasi Pupuk Subsidi 84,69 Ribu Ton

Redaksi

Redaksi

Next Post
Waspada Kemarau Panjang, Petani Pati Pilih Tanam Benih yang Panen Lebih Cepat

Pati Dapat Alokasi Pupuk Subsidi 84,69 Ribu Ton

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

SELAMAT IDUL FITRI

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Plt Bupati Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Degan Winong

Plt Bupati Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Degan Winong

Maret 27, 2026
Teken Pakta Integritas di Depan Gubernur Jateng, Chandra Tegaskan Pati Bebas KKN

Teken Pakta Integritas di Depan Gubernur Jateng, Chandra Tegaskan Pati Bebas KKN

April 2, 2026
Hadiri Sedekah Laut di Juwana, Plt Bupati Pati: Semoga Hasil Melimpah, Harga Bagus

Hadiri Sedekah Laut di Juwana, Plt Bupati Pati: Semoga Hasil Melimpah, Harga Bagus

Maret 29, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Dua Siswi SMPN 3 Kudus Bakal Perkuat Timnas Sepakbola Putri U17 di Prancis

Dua Siswi SMPN 3 Kudus Bakal Perkuat Timnas Sepakbola Putri U17 di Prancis

April 25, 2026
UU PPRT Sah, Sarbumusi Pati Tekankan Pentingnya Edukasi Hak Pekerja

UU PPRT Sah, Sarbumusi Pati Tekankan Pentingnya Edukasi Hak Pekerja

April 25, 2026
Waspada Kemarau Panjang, Petani Pati Pilih Tanam Benih yang Panen Lebih Cepat

Pati Dapat Alokasi Pupuk Subsidi 84,69 Ribu Ton

April 25, 2026
Batal Jadi Taman, Eks Kantor Satpol PP Pati Akan Dijadikan Kantor OPD

Pati Akan Bangun Museum, Tokoh Sejarah: Jangan Nanggung, Minimal Terbaik se Eks Karesidenan

April 25, 2026

Recent News

Dua Siswi SMPN 3 Kudus Bakal Perkuat Timnas Sepakbola Putri U17 di Prancis

Dua Siswi SMPN 3 Kudus Bakal Perkuat Timnas Sepakbola Putri U17 di Prancis

April 25, 2026
UU PPRT Sah, Sarbumusi Pati Tekankan Pentingnya Edukasi Hak Pekerja

UU PPRT Sah, Sarbumusi Pati Tekankan Pentingnya Edukasi Hak Pekerja

April 25, 2026
Waspada Kemarau Panjang, Petani Pati Pilih Tanam Benih yang Panen Lebih Cepat

Pati Dapat Alokasi Pupuk Subsidi 84,69 Ribu Ton

April 25, 2026
Batal Jadi Taman, Eks Kantor Satpol PP Pati Akan Dijadikan Kantor OPD

Pati Akan Bangun Museum, Tokoh Sejarah: Jangan Nanggung, Minimal Terbaik se Eks Karesidenan

April 25, 2026
Lini Kata

© 2025 Linikata.com All right reserved

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

© 2025 Linikata.com All right reserved