LINIKATA.COM, PATI – Mayat seorang pria tanpa identitas ditemukan di persawahan Desa Tawangharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Jumat (24/4). Penemuan mayat ini menggegerkan warga setempat karena mereka tidak mengenali sosok tersebut.
Sekretaris Desa (Sekdes) Tawangharjo, Mukhlis, menjelaskan bahwa mayat tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik sawah pada Jumat siang. Korban diduga meninggal dunia akibat tersetrum jebakan tikus yang dialiri listrik.
Dugaan Identitas Korban
“Iya betul, ditemukan di sawah. Identitasnya belum diketahui karena tidak membawa kartu identitas. Dugaan sementara, korban adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) karena pakaiannya tidak seperti orang pada umumnya, yakni berlapis-lapis,” ujar Mukhlis saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Baca juga: Warga Klaling Kudus Digegerkan Penemuan Mayat Perempuan di Ladang
Saat itu, saksi menemukan tubuh korban tergeletak di tengah sawah. Ia memperkirakan korban sudah meninggal sejak Kamis malam. Atas penemuan itu, saksi segera melaporkannya kepada perangkat desa.
Evakuasi ke RSUD Soewondo
Setelah laporan diterima, perangkat desa langsung berkoordinasi dengan pihak berwenang. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Soewondo Pati untuk penanganan lebih lanjut.
Atas kejadian tersebut, Mukhlis menyayangkan warga desanya yang masih menggunakan aliran listrik untuk jebakan tikus. Padahal, pemerintah desa sudah sering melakukan sosialisasi larangan penggunaan aliran listrik kepada para petani.
Kendala Aturan dan Sanksi
“Sudah ada imbauan dari RT/RW dan sosialisasi bahwa hal itu tidak diperbolehkan. Namun, karena hama tikus banyak, kadang warga tetap nekat menggunakan cara tersebut,” jelasnya.
Mukhlis mengakui bahwa imbauan itu memang belum sepenuhnya berhasil lantaran hingga saat ini belum ada Peraturan Desa (Perdes) yang mengatur sanksi penggunaan jebakan listrik di sawah. Namun, pemerintah desa terus mengingatkan warga melalui berbagai kegiatan masyarakat.
Baca juga: Warga Semirejo Pati Digegerkan Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Sungai
Penyelidikan Polsek Wedarijaksa
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Wedarijaksa, AKP Suntoro, menyatakan bahwa saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan di lokasi.
“Tim masih berada di lokasi kejadian. Untuk kronologi lengkap masih dalam penyelidikan,” ucapnya singkat melalui WhatsApp. (Lk1)
Editor: Ahmad Muhlisin














