• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Jejak Sore di Meja Kartini: Filosofi Keluarga, Estetika, dan Secangkir Teh Kapulaga

Redaksi by Redaksi
April 21, 2026
in Regional
0
Jejak Sore di Meja Kartini: Filosofi Keluarga, Estetika, dan Secangkir Teh Kapulaga

Meja-kursi tempat santai RA Kartini dan keluarga saat sore hari yang tersimpan rapi di Museum Kartini. Foto: Linikata/LK8

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, REMBANG – Di sebuah ruang tengah yang tampak sederhana di Museum RA Kartini, berdiri sebuah meja kayu yang bagi sebagian orang mungkin tak lebih dari perabot biasa. Namun, di balik permukaannya yang tenang, tersimpan kisah hangat tentang kebersamaan, nilai keluarga, dan pemikiran mendalam dari Raden Ajeng Kartini.

Tradisi Teh Kapulaga Sore Hari di Rembang

Subkoordinator Sejarah, Museum, dan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rembang, Retna Dyah Radityawati, menuturkan bahwa setiap benda di museum tersebut memiliki cerita unik. Salah satunya adalah meja di ruang keluarga yang kerap luput dari perhatian pengunjung.

“Mungkin bagi sebagian orang terlihat seperti meja biasa, tetapi di situ juga mengandung makna bahwa di meja tersebut keluarga Joyodiningrat sendiri ternyata kalau berkumpul bukan di waktu malam atau pagi,” jelas Retna, Senin (20/4/2026).

Baca juga: Lestari Moerdijat dan Menteri PPA Peringati Hari Kartini di Rembang

Ia menjelaskan, momen kebersamaan keluarga Kartini berlangsung pada sore hari. Setelah Raden Adipati Joyodiningrat menyelesaikan pekerjaannya dan membersihkan diri, mereka akan berkumpul di meja tersebut sambil menikmati teh.

“Sore setelah Pak Joyodiningrat ini selesai bekerja dan mandi, sekitar jam 16.00 WIB beliau duduk bareng dengan RA Kartini sambil minum teh,” terangnya di lingkungan Museum Kartini Rembang.

Menariknya, tradisi minum teh tersebut merupakan pengaruh budaya Belanda yang diberi sentuhan lokal dengan menambahkan kapulaga ke dalam seduhan. Rempah tersebut kemungkinan besar didapat dari apotek hidup yang ditanam di pekarangan rumah dinas Bupati Rembang kala itu.

Estetika Kursi Pandawa Lima dan Kresna

Lebih dari sekadar tempat berkumpul, meja tersebut mencerminkan sisi estetika dan filosofi Kartini. Perempuan yang akrab disapa Nana ini menyebut, meja itu didesain langsung oleh Kartini dengan detail sarat makna. Terdapat enam kursi di sekelilingnya, di mana lima kursi dihiasi tokoh wayang Pandawa Lima, sementara satu kursi lainnya menampilkan sosok Kresna.

“Pandawa Lima itu melambangkan keluarga yang solid. Kartini ingin menunjukkan bahwa keluarga harus kuat dan bersatu,” jelas Retna. Sementara kehadiran Kresna, tokoh bijaksana sebagai penengah konflik, menjadi simbol kebijaksanaan dan keberpihakan pada kebenaran.

Baca juga: Peringatan Hari Kartini di Kudus jadi Momentum Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Bagi Nana, keberadaan meja ini adalah representasi pemikiran Kartini yang jauh melampaui zamannya. Ia melihat bagaimana tokoh emansipasi itu menanamkan nilai-nilai kehidupan dalam ruang domestik di Kabupaten Rembang.

“Dari hal sederhana seperti meja dan kursi, kita bisa melihat bagaimana Kartini memaknai keluarga, kebersamaan, dan filosofi hidup. Itu yang kadang tidak disadari oleh pengunjung,” ujarnya.

Di momen peringatan Hari Kartini, kisah tentang meja ini menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan tidak hanya hidup dalam buku dan pidato, tetapi juga dalam detail keseharian yang sarat makna.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Museum KartiniRA Kartini
Previous Post

Peringatan Hari Kartini di Kudus jadi Momentum Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Next Post

Kembalikan “Harta Karun” yang Tercecer, Pemkab Pati Serius Bangun Museum Cagar Budaya

Redaksi

Redaksi

Next Post
Kembalikan “Harta Karun” yang Tercecer, Pemkab Pati Serius Bangun Museum Cagar Budaya

Kembalikan "Harta Karun" yang Tercecer, Pemkab Pati Serius Bangun Museum Cagar Budaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

SELAMAT IDUL FITRI

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Plt Bupati Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Degan Winong

Plt Bupati Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Degan Winong

Maret 27, 2026
Teken Pakta Integritas di Depan Gubernur Jateng, Chandra Tegaskan Pati Bebas KKN

Teken Pakta Integritas di Depan Gubernur Jateng, Chandra Tegaskan Pati Bebas KKN

April 2, 2026
Hadiri Sedekah Laut di Juwana, Plt Bupati Pati: Semoga Hasil Melimpah, Harga Bagus

Hadiri Sedekah Laut di Juwana, Plt Bupati Pati: Semoga Hasil Melimpah, Harga Bagus

Maret 29, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Plt Bupati Pati Minta Maaf Tak Bisa Perbaiki jalan Rusak Sebelum Lebaran

Harga BBM dan Aspal Naik, Anggaran Proyek Jalan di Pati Terpaksa Dirombak

April 23, 2026
Merajut Harmoni Tradisi dan Ketahanan Pangan dalam Sedekah Bumi Kodim Kudus

Merajut Harmoni Tradisi dan Ketahanan Pangan dalam Sedekah Bumi Kodim Kudus

April 23, 2026
Gencarkan Sosialisasi Kepatuhan, Pendapatan Samsat Pati Tembus Rp42 M

Gencarkan Sosialisasi Kepatuhan, Pendapatan Samsat Pati Tembus Rp42 M

April 23, 2026
Saatnya Berkontribusi untuk Rembang! Daftar Pemuda Pelopor 2026, Total Hadiah Rp10 Juta

Saatnya Berkontribusi untuk Rembang! Daftar Pemuda Pelopor 2026, Total Hadiah Rp10 Juta

April 23, 2026

Recent News

Plt Bupati Pati Minta Maaf Tak Bisa Perbaiki jalan Rusak Sebelum Lebaran

Harga BBM dan Aspal Naik, Anggaran Proyek Jalan di Pati Terpaksa Dirombak

April 23, 2026
Merajut Harmoni Tradisi dan Ketahanan Pangan dalam Sedekah Bumi Kodim Kudus

Merajut Harmoni Tradisi dan Ketahanan Pangan dalam Sedekah Bumi Kodim Kudus

April 23, 2026
Gencarkan Sosialisasi Kepatuhan, Pendapatan Samsat Pati Tembus Rp42 M

Gencarkan Sosialisasi Kepatuhan, Pendapatan Samsat Pati Tembus Rp42 M

April 23, 2026
Saatnya Berkontribusi untuk Rembang! Daftar Pemuda Pelopor 2026, Total Hadiah Rp10 Juta

Saatnya Berkontribusi untuk Rembang! Daftar Pemuda Pelopor 2026, Total Hadiah Rp10 Juta

April 23, 2026
Lini Kata

© 2025 Linikata.com All right reserved

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

© 2025 Linikata.com All right reserved