LINIKATA.COM, KUDUS – Momen Lebaran 2026 menjadi berkah luar biasa bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Kudus. Tak hanya perajin kue kering, produsen minuman tradisional berbahan rempah kini tengah naik daun. Berawal dari dapur rumah di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, minuman kesehatan khas lereng Pegunungan Muria ini sukses menembus pasar Jakarta hingga kewalahan melayani pesanan.
Memanfaatkan kekayaan alam lokal seperti jahe, kunyit, sereh, alang-alang, hingga kayu manis, Rubiyanti—seorang pengusaha UMKM lokal—berhasil menyulap bahan sederhana menjadi minuman kekinian yang higienis. Inovasi produknya yang unik, seperti Teh Kulit Nanas Rempah dan Jarelang (Jahe, Jeruk Nipis, Sereh, Alang-alang), menjadi daya tarik utama bagi konsumen yang mulai jenuh dengan minuman manis kemasan pabrik.
“Kami menyiapkan aneka olahan rempah asli lokal Kudus. Ada varian sereh madu hingga ‘Jarelang’. Namun, yang paling best seller tetap Kunir Asem dengan campuran gula aren dan cengkih,” ujar Rubiyanti saat ditemui di rumah produksinya, Senin (16/3/2026).
Baca juga: Nikmatnya Berbuka dengan Takjil Bunga Telang dan Kuliner Ndeso di Pagerharjo Pati
Kondisi cuaca yang fluktuatif belakangan ini ternyata mendorong masyarakat untuk lebih selektif memilih suguhan Lebaran yang mampu menjaga imunitas tubuh. Hal ini berdampak langsung pada omzet Rubiyanti.
Stok awal sebanyak 100 karton yang disiapkan pada awal Ramadan ludes dalam sekejap. Hingga sepekan jelang Lebaran, total pesanan yang masuk telah menembus angka 15.000 cup atau setara 430 karton. Pesanan datang dari wilayah Muria Raya (Kudus, Pati, Jepara), Semarang, hingga merambah ke DKI Jakarta.
“Permintaannya benar-benar di luar ekspektasi. Kami bahkan sudah menutup pesanan (close order) sejak H-10 karena kewalahan. Kami tidak berani ambil pesanan lagi agar kualitas tetap terjaga,” tambah Rubiyanti dengan wajah semringah.
Kepopuleran minuman rempah ini juga diakui oleh para pelanggan. Munajad, salah seorang pembeli, sengaja memborong varian kunir asem dan teh nanas rempah untuk dijadikan hantaran bagi koleganya di Semarang.
Baca juga: Kue Bolen Milik ASN Pati Ini Banjir Pesanan Selama Ramadan, Sampai Inden
“Jarang sekali ada suguhan Lebaran sehat seperti ini di rumah-rumah. Saya beli untuk stok tamu, tapi ternyata rekan kerja dan saudara di luar kota juga minta dikirimkan karena rasanya cocok dan benar-benar terasa herbalnya,” ungkap Munajad.
Harga Terjangkau dengan Kualitas Premium
Meski diproduksi secara rumahan (UMKM), pengemasan yang modern membuat minuman ini terlihat premium namun tetap terjangkau. Satu karton minuman rempah ini dibanderol mulai dari Rp 42.000 hingga Rp 70.000, tergantung pada jenis varian dan jumlah isi kemasan.
Bagi Anda yang ingin menyajikan suguhan berbeda dan menyehatkan di hari raya nanti, minuman rempah khas Kudus ini bisa menjadi inspirasi menarik untuk menjamu tamu dan keluarga tercinta. (LK6)
Editor: Ahmad Muhlisin














