LINIKATA.COM, KUDUS – Jalur Pantura kembali memakan korban. Sebuah kecelakaan karambol yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Minggu (8/3/2026) pagi. Insiden maut ini mengakibatkan satu orang pengendara sepeda motor meregang nyawa di lokasi kejadian setelah terlibat “adu banteng” dengan truk tronton.
Peristiwa memilukan ini bermula sekitar pukul 8.50 WIB. Menurut keterangan sejumlah saksi, sebuah truk tronton tanpa muatan tengah melaju kencang dari arah barat (Jakarta) menuju timur (Surabaya). Setibanya di lokasi, sopir truk mencoba mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil lajur kanan.
Nahas, pada saat yang bersamaan, muncul sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi K 4712 HAA dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras tidak dapat dihindarkan.
Baca juga: Wanita di Pati jadi Korban Begal Payudara, Sempat Kejar Pelaku tapi Berhasil Kabur
Pengendara motor tersebut langsung terpental hingga menghantam kendaraan lain yang berada di belakangnya, termasuk dua sepeda motor dan sebuah mobil.
Seorang saksi sekaligus korban selamat bernama Andi, yang saat itu berada tepat di belakang korban, menceritakan detik-detik mencekam tersebut dengan kondisi yang masih tampak terguncang.
“Saya melihat jelas motor di depan saya dihantam truk dari arah berlawanan. Setelah benturan itu, motor korban terpental ke arah saya hingga saya ikut terjatuh. Beruntung saya hanya luka lecet, tapi kejadiannya sangat cepat dan mengerikan,” ungkap Andi.
Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Kudus segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah TKP. Kanit Gakkum Satlantas Polres Kudus, Ipda Moh Jafar, mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia berinisial RB (23), seorang pemuda asal Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati.
Baca juga: Minibus Hantam Truk Tronton di Pantura Kudus, 2 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
“Korban meninggal di tempat adalah pengendara Honda Scoopy yang pertama kali terlibat benturan dengan truk. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut ini,” jelas Ipda Moh Jafar.
Proses evakuasi empat kendaraan yang terlibat kecelakaan sempat menyebabkan kemacetan panjang di kedua arah. Antrean kendaraan mengular cukup jauh sebelum akhirnya lalu lintas kembali normal setelah kendaraan yang ringsek berhasil disingkirkan dari badan jalan. (LK6)
Editor: Ahmad Muhlisin














