LINIKATA.COM, KUDUS – Sebanyak 121 siswa SMA Negeri 2 Kudus diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), yang didistribusikan SPPG Purwosari 1, Kecamatan Kudus, Rabu (28/1/2026) siang.
Diketahui, mereka diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG berupa nasi putih, soto ayam suwir, tempe goreng, tauge, dan buah kelengkeng. Menu tersebut didistribusikan pada Rabu, 28 Januari 2026. Namun, sehari setelahnya para siswa mengeluh mual hingga diare dan dilarikan ke rumah sakit sejak Kamis (29/1/2026) pagi.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Kamis (29/1/2026) per pukul 17.00 WIB. Siswa yang diduga keracunan dan dirujuk ke RSUD dr Loekmono Hadi Kudus sebanyak 32 siswa, RS Mardi Rahayu 23 siswa, RS Sarkies Aisyiyah 19 siswa, dan RSI Sunan Kudus 14 siswa. Lalu yang di rujuk ke RS Kumala Siwi 12 siswa, RS Kartika Husada 9 siswa, dan RS Aisyiyah sebanyak 9 siswa.
Baca juga: 11 Bulan MBG di Rembang: 43 SPPG Sasar 104 Ribu Siswa
Dokter jaga Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kudus, Muhammad Resa Perkasa, mengungkapkan, siswa yang dirawat di IGD diduga mengalami keracunan makanan usai mengeluhkan mual hingga diare.
‘’Siswa datang jam 9.30 sampai 10.00 WIB, mual, muntah, nyeri perut, diare. Penyebabnya belum diketahui, curiganya keracunan makanan,’’ kata Resa, Kamis (29/1/2026).
Saat ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan yang komprehensif untuk memastikan kondisi pasien. Fokus utama pada penanganan triase atau kategori kegawatdaruratan yang dibedakan dengan warna hijau, kuning, atau merah.
‘’Ini masih kita pantau, ada yang beberapa tingkat urgensi tapi tidak emergency,’’ tuturnya.
Pihaknya juga membeberkan, berdasarkan keterangan dari pasien, mulai mengeluhkan mual sejak sore kemarin, Rabu (29/1/2026), usai mengonsumsi menu MBG berupa soto ayam. Kemudian, pada malam hari mulai bereaksi hingga diare.
Untuk memastikan penanganan pasien, lanjut Resa, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Termasuk untuk memutuskan pasien tersebut harus rawat inap atau boleh rawat jalan. Terutama pada pasien yang mengalami diare terus menerus.
Baca juga: Dugaan Jual Beli Jabatan di RSUD Kudus Mencuat, Seret Nama Anggota DPRD
Sedang Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris memastikan ratusan siswa SMA 2 Kudus yang diduga keracunan menu MBG, telah menerima perawatan medis di sejumlah rumah sakit.
‘’Ada RSUD Kudus, RS Sarkies Aisyiyah, RS Aisyiyah, RSI Sunan Kudus, RS Kumala Siwi, RS Kartika Husada. Penanganan rumah sakit dilakukan secara cepat dan semua pasien di-cover BPJS,’’ tandasnya.
Salah satu orangtua siswa, Nur Wahidah, terlihat mengantarkan putranya yang masih mengenakan seragam SMA 2 Kudus ke RSUD Kudus dengan membonceng ojek online. Ia mengungkapkan bahwa anaknya merasa mual hingga diare usai menyantap MBG.
‘’Mules-mules, terus mulai tadi malam diare. Lalu ada temannya yang juga merasakan sama,ada yang dibawa ke rumah sakit, saya tanyakan anak saya juga masih diare, jadi saya antar ke rumah sakit,’’ katanya.
Putranya sendiri duduk di bangku kelas 1 SMA 2 Kudus. Nur menceritakan bahwa anaknya baru kali ini terkena diare karena mengonsumsi MBG. Padahal, sebelum-sebelumnya baik-baik saja dengan menu yang disediakan.
‘’Menunya kemarin soto ayam katanya,’’ tutupnya. (LK9)
Editor: Ahmad MuhlisinÂ














