• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Kekeringan, Petani di Bungasrejo Pati Terpaksa Beli Air demi Selamatkan Padi

Redaksi by Redaksi
September 19, 2026
in Regional
0
Kekeringan, Petani di Bungasrejo Pati Terpaksa Beli Air demi Selamatkan Padi

Petani Bungasrejo, Jakenan, Pati membeli air tangki untuk mengairi sawahnya yang terancam gagal panen. Foto: Linikata/Lk6

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Dampak kemarau ekstrem akibat El Nino memukul para petani di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kekeringan parah membuat lahan pertanian merekah dan Sungai Silugonggo surut total untuk pertama kalinya. Demi menghindari ancaman puso (gagal panen), sebagian petani terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk membeli air bersih dari truk tangki.

Kondisi ini salah satunya terlihat di Kecamatan Jakenan. Tanaman padi berusia muda yang sedang memasuki masa pengisian bulir terancam mati jika tanah dibiarkan mengering. Karena sumber air sungai sudah mengering, pasokan air bersih berbayar menjadi satu-satunya tumpuan.

Para petani harus mengeluarkan biaya sekitar Rp170.000 hingga Rp190.000 untuk satu truk tangki air. Biaya pengairan ini membengkak signifikan karena satu petak sawah membutuhkan hingga belasan tangki air.

Baca juga: Imbas Kemarau Panjang, Petani di Jambean Kidul Pati Nekat Utang Demi Buat Sumur Bor

Pengeluaran Membengkak Demi Selamatkan Padi

Petani muda asal Desa Bungasrejo, Antok, mengaku musim kemarau kali ini merupakan yang terberat. Selain biaya perawatan dan pupuk, ia kini harus menyiapkan dana jutaan rupiah hanya untuk pasokan air.

“Tahun-tahun sebelumnya air sungai masih ada, jadi masih bisa untuk mengairi. Sekarang sudah kering sama sekali. Mau tidak mau beli air tangki sekitar Rp180 ribu sampai Rp190 ribu per tangki. Biaya tanam otomatis membengkak,” ujar Antok saat ditemui di sawahnya, Kamis (17/9/2026).

Hal senada disampaikan Nawi, petani setempat lainnya. Ia rela keuntungan panennya tergerus demi menyelamatkan tanaman padi yang sudah dirawat selama dua bulan. Dalam sehari, Nawi dapat membeli setidaknya dua tangki air.

“Kalau kurang air tidak bisa panen. Lebih baik rugi sedikit untuk beli air daripada gagal panen sama sekali. Yang penting padi selamat,” kata Nawi.

Baca juga: Kemarau Panjang, Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Gagal Panen

Lonjakan Permintaan Air dan Harapan Intervensi Pemerintah

Fenomena ini menjadi berkah tersendiri bagi penyedia jasa air tangki. Suharno, seorang pemilik truk tangki, mengungkapkan permintaan kiriman air ke area persawahan mulai melonjak sejak awal September 2026.

Kebutuhan air tiap lahan bervariasi tergantung kondisi tanah. Untuk tanah yang mulai retak (meletek), petani bisa memesan 6 hingga 12 armada tangki air per petak sawah. Air yang dipasok merupakan air bersih layak konsumsi karena sungai lokal sudah tidak lagi mengalir.

Perjuangan petani di Kecamatan Jakenan ini menuntut perhatian dan intervensi cepat dari pemerintah daerah maupun pusat. Bantuan krisis pengairan sangat dibutuhkan guna menekan biaya produksi dan menjaga stabilitas pasokan beras nasional dari ancaman iklim ekstrem. (LK6)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: KekeringanPetani
Previous Post

89 PPPK di Pati Tak Diperpanjang Kontraknya, Ini Alasannya

Next Post

Pati Bakal Bangun PSEL yang Bisa Serap 1.000 Ton Sampah per Hari

Redaksi

Redaksi

Next Post
Pati Bakal Bangun PSEL yang Bisa Serap 1.000 Ton Sampah per Hari

Pati Bakal Bangun PSEL yang Bisa Serap 1.000 Ton Sampah per Hari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

6
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

5
777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Pati Bakal Bangun PSEL yang Bisa Serap 1.000 Ton Sampah per Hari

Pati Bakal Bangun PSEL yang Bisa Serap 1.000 Ton Sampah per Hari

September 19, 2026
Kekeringan, Petani di Bungasrejo Pati Terpaksa Beli Air demi Selamatkan Padi

Kekeringan, Petani di Bungasrejo Pati Terpaksa Beli Air demi Selamatkan Padi

September 19, 2026
400 Honorer di Pati Tak Dapat SK PPPK, Bupati Sudewo Ngaku Sudah Perjuangkan

89 PPPK di Pati Tak Diperpanjang Kontraknya, Ini Alasannya

September 19, 2026
Tekan Kasus Kecelakaan, Pemkab Pati Fokus Perbaikan Infrastruktur di APBD Perubahan 2026

Tekan Kasus Kecelakaan, Pemkab Pati Fokus Perbaikan Infrastruktur di APBD Perubahan 2026

September 19, 2026

Recent News

Pati Bakal Bangun PSEL yang Bisa Serap 1.000 Ton Sampah per Hari

Pati Bakal Bangun PSEL yang Bisa Serap 1.000 Ton Sampah per Hari

September 19, 2026
Kekeringan, Petani di Bungasrejo Pati Terpaksa Beli Air demi Selamatkan Padi

Kekeringan, Petani di Bungasrejo Pati Terpaksa Beli Air demi Selamatkan Padi

September 19, 2026
400 Honorer di Pati Tak Dapat SK PPPK, Bupati Sudewo Ngaku Sudah Perjuangkan

89 PPPK di Pati Tak Diperpanjang Kontraknya, Ini Alasannya

September 19, 2026
Tekan Kasus Kecelakaan, Pemkab Pati Fokus Perbaikan Infrastruktur di APBD Perubahan 2026

Tekan Kasus Kecelakaan, Pemkab Pati Fokus Perbaikan Infrastruktur di APBD Perubahan 2026

September 19, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com